IIMS

Tanpa Reverse Grid, F1 2021 Masih Tunggu Kepastian Seri Ketiga

6 Februari 2021, 20:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Doddy Wiratama
Aksi pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, dalam sesi latihan bebas F1 GP Sakhir 2020 yang berlangsung di outer track Sirkuit Internasional Sakhir, Bahrain, pada Jumat (4/12/2020).
Aksi pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, dalam sesi latihan bebas F1 GP Sakhir 2020 yang berlangsung di outer track Sirkuit Internasional Sakhir, Bahrain, pada Jumat (4/12/2020). /(twitter.com/redbullracing)

  • Presiden dan CEO F1, Stefano Domenicali, menyatakan bahwa kalender musim 2021 bakal digelar mendekati normal.
  • Parameter utamanya adalah peniadaan reverse grid atau posisi start terbalik.
  • Terkait seri ketiga F1 2021 yang masih kosong, Stefano Domenicali berjanji akan memberikan pernyataan segera.

SKOR.id - Presiden dan CEO F1, Stefano Domenicali, membeberkan rencana yang akan dibangun pihaknya untuk menjalankan musim kompetisi 2021.

Pria yang baru menjabat Bos F1 per 1 Januari lalu itu meyakinkan semua pihak bahwa musim 2021 akan digelar mendekati normal, tidak seperti musim lalu.

Rencana penerapan reverse grid pun dipadamkan. Sistem ini sebelumnya bakal dipakai pada F1 2020 karena beberapa venue menggelar balapan ganda.

Dalam sistem start terbalik itu, pemenang balapan pertama bakal start dari posisi paling belakang yang disepakati pada balapan kedua. Begitu juga sebaliknya dan berurutan.

Reverse grid diharapkan bisa membuat balapan kedua berlangsung lebih seru karena menyajikan situasi yang berbeda dari pekan sebelumnya.

"Rencana reverse grid sudah berakhir. Kami tidak ingin kehilangan balapan tradisional kami," tutur Stefano Domenicali dilansir dari Formula1.com.

"Mengubah sistem kualifikasi setiap dua hari sangat menyusahkan. Jadi, kami harus menghindarinya. Sekarang saya pikir formulanya mulai stabil."

Domenicali justru tengah mempertimbangkan sistem sprint race sebagai babak kualifikasi untuk kelas F1.

"Kami tengah mempertimbangkannya untuk musim ini. Ada beberapa diskusi yang tengah dilakukan dengan para tim."

"Saya pikir itu mungkin akan menjadi satu hal yang menyenangkan," pria asal Italia itu menambahkan.

Terkait soal kalender F1 yang belum rampung, termasuk seri ketiga yang masih kosong, Domenicali mengatakan akan segera membuat keputusan akan hal tersebut.

 

Aksi Valtteri Bottas (Mercedes AMG Petronas) ketika FP1 F1 GP Portugal 2020 di Sirkuit Algarve pada Jumat (23/10/2020).
Aksi Valtteri Bottas (Mercedes AMG Petronas) ketika FP1 F1 GP Portugal 2020 di Sirkuit Algarve pada Jumat (23/10/2020). (twitter.com/F1)

Muncul rumor bahwa Sirkuit Algarve, Portugal akan menjadi destinasi ketiga F1 2021 setelah GP Bahrain (Sirkuit Sakhir) dan GP Italia (Sirkuit Imola).

Namun, Domenicali menegaskan bahwa belum ada keputusan resmi mengenai seri ketiga yang dijadwalkan bergulir sekitar awal Mei 2021, atau bisa lebih cepat.

"Secepatnya (diumumkan). Kami akan mengumumkan sesuatu dalam beberapa hari ke depan," ujarnya.

"Saya ada beberapa pertemuan akhir pekan ini untuk memahami situasi yang sedang terjadi. Rencana kedua kami adalah menggelar balapan ganda di Bahrain."

"Namun, ini baru rencana dan belum ada keputusan. Kami tengah fokus untuk tetap menggelar balapan sesuai kalender," Stefano Domenicali memungkasi.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Formula 1 Lainnya:

Tak Kunjung Teken Kontrak, Lewis Hamilton Belum Sepakat Soal Gaji?

5 Penantian Terpanjang di Sejarah Formula 1: Poin, Podium, dan Gelar Juara Dunia

  • Sumber: formula1.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Selasa, 2 Februari 2021

    Pembangunan Sirkuit F1 di Rio de Janeiro Resmi Dihentikan

    Pemerintah Kota Rio de Janeiro akhirnya menghentikan secara total pembangunan sirkuit F1 yang ada di wilayah mereka.

    Formula 1

    Sabtu, 6 Februari 2021

    Bos Aston Martin Dibuat Terkesan dengan Performa Sebastian Vettel

    Penampilan Sebastian Vettel mengundang decak kagum Otmar Szafnauer, bos tim Aston Martin.

    Terbaru

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Bos Ferrari Merendah, Sebut Masih Sulit Bersaing dengan Mercedes dan Red Bull

    Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menyebut belum saatnya Ferrari menandingi Mercedes dan Red Bull.

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Perpanjang Kontrak hingga 2028, Singapura dan F1 Sepakat soal Balapan Ramah Lingkungan

    Formula 1 (F1) dipastikan menggelar balapan di Singapura hingga 2028 mendatang.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Max Verstappen Akui Dirinya Bukan Pembalap Sempurna

    Max Verstappen mengaku dirinya bukan pembalap sempurna meski berhasil menjuarai F1 2021.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Catat, Ini Jadwal Tes Pramusim F1 2022 di Barcelona dan Bahrain

    Agenda tes pramusim F1 2022 akhirnya diumumkan.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bos Ferrari Puji Carlos Sainz Jr, Cepat Beradaptasi Sepanjang F1 2021

    Mattia Binotto memuji kemampuan belajar cepat Carlos Sainz Jr, terutama soal pemahaman power unit Ferrari di F1 2021.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Sambut F1 2022, Ferrari Gelar Tes 4 Hari di Fiorano

    Ferrari mengintensifkan persiapan jelang bergulirnya F1 2022 mulai Maret mendatang.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Direktur Teknis Mercedes Keluhkan Regulasi Baru di F1 2022

    Direktur Teknis Mercedes-AMG Petronas, James Allison, sedikit mengeluhkan perubahan regulasi di F1 2022

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Lewis Hamilton Sabet Hawthorn Trophy untuk Kali ke-11 dalam 15 Tahun

    Hawthorn Trophy merupakan penghargaan yang diberikan kepada pembalap F1 asal Persemakmuran Inggris tersukes setiap tahunnya.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Bos Red Bull Mengklaim Tidak Ada Noda, Max Verstappen Layak Juara

    Balapan F1 2021 sarat adegan dramatis. Bos Red Bull Christian Horner mengklaim gelar juara perdana Max Verstappen tidak ternoda oleh kontroversi di GP Abu Dhabi.

    Formula 1

    Senin, 24 Januari 2022

    Lakukan Perubahan Regulasi Mulai 2022, F1 Pernah Gagal pada 2009

    F1 melakukan perubahan regulasi mulai 2022 untuk meningkatkan aksi salip menyalip di lintasan.
    X