Soal Power Unit Baru, Carlos Sainz Selalu Dukung Keputusan Ferrari

15 Oktober 2021, 16:15 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Lily Indriyani
Sosok pembalap Ferrari, Carlos Sainz Jr.
Sosok pembalap Ferrari, Carlos Sainz Jr. /(INSTAGRAM CARLOS SAINZ JR)

  • Pembalap Ferrari, Carlos Sainz Jr, akan selalu mendukung timnya untuk memakai power unit baru pada Grand Prix (GP) Turki 2021.
  • Meski hilang kesempatan untuk mengalahkan McLaren dan podium, Carlos Sainz Jr yakin Ferrari punya alasan kuat.
  • Carlos Sainz Jr hanya finis di urutan kedelapan pada F1 GP Turki, akhir pekan lalu.

SKOR.id - Carlos Sainz Jr menegaskan selalu mendukung timnya, Scuderia Ferrari, untuk menggunakan power unit baru pada Grand Prix (GP) Turki 2021.

Meski konsekuensinya, Ferrari akan sulit mengimbangi para rival seperti Mercedes-AMG Petronas dan Red Bull Racing.

Pembalap asal Spanyol itu mengikuti jejak rekan setimnya, Charles Leclerc, yang memakai mesin baru pada GP Rusia. 

Namun, melihat betapa kompetitifnya Charles Leclerc pada latihan bebas, Jumat (15/10/2021), Carlos Sainz Jr mengaku sedikit menyesal. 

Sebagai informasi, Ferrari dan Charles Lecrec sempat memperjuangkan podium di F1 GP Turki. Sayang, dia akhirnya gagal finis di zona podium.

Carlos Sainz Jr yang memakai mesin baru, finis di urutan kedelapan atau tertinggal empat detik dari Lando Norris (McLaren), di depannya.

Carlos Sainz Jr mengaku akan tetap mendukung setiap keputusan Ferrari yang terkait dengan balapan seperti mendapatkan penalty grid.  

"Saya tak ingin mengubah keputusan dan berpikir ini balapan yang sempurna untuk mengambil penalti grid lalu bangkit dan mengambil alih posisi."

"Tanpa penalti grid dengan mesin lama, mungkin saya bisa start lebih baik. Tapi, di musim yang panjang, Anda perlu membuat perspektif lain." 

Anak kandung dari pereli senior, Carlos Sainz, itu meyakini Ferrari memiliki alasan yang tepat dalam setiap kebijakan yang diambil. 

"Seperti yang Anda lihat, saya bisa mudah menyalip dan ini berkat kerja bagus semua orang di Maranello dalam mengembangkan power unit," katanya.

Dalam keterangannya, Ferrari menjelaskan upaya peningkatan mesin dengan power unit baru lebih ditujukan untuk F1 2022.

Dua pembalap Ferrari, Carlos Sainz Jr (kanan depan) dan Charles Leclerc (kiri belakang), saat beraksi di F1 GP Prancis, Minggu (20/6/2021).
Dua pembalap Ferrari, Carlos Sainz Jr (kanan depan) dan Charles Leclerc (kiri belakang), saat beraksi di F1 GP Prancis, Minggu (20/6/2021). (TWITTER SCUDERIA FERRARI)

Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menyebut Charles Leclerc bisa start lebih bagus jika menggunakan power unit spesifikasi lama dari Maranello.

"Jika melihat ke belakang, (Charles) sangat dekat dan saya cukup yakin dia akan kehilangan beberapa posisi tanpa mesin baru," katanya. 

Soal apakah power unit baru Ferrari bisa mengalahkan McLaren dalam perebutan tiga besar F1 2021, Carlos Sainz Jr mengaku tergantung sisa balapan.

"Kami masih lebih cepat dibandingkan McLaren. Di Sochi, mereka lebih cepat daripada kami. Jadi, saya yakin ini tak menentu hingga akhir musim."

"Apa yang bisa diberikan mesin ini, pada beberapa sirkuit mungkin kami bisa sedikit lebih dekat saat berada di belakang mereka."

"Kami juga bisa sedikit menjauh saat berada di depan mereka walau itu di trek-trek tertentu," Carlos Sainz Jr menuturkan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya: 

Lewis Hamilton Ungkap Alasannya Pilih Mercedes ketimbang Ferrari

Bangkit di F1 2021, Carlos Sainz Jr Ungkap Resep Kekompakan di Skuad Ferrari

  • Sumber: motorsport.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 10 Oktober 2021

    Update Klasemen F1 2021: Pertarungan Verstappen-Hamilton Makin Panas Usai GP Turki

    Pertarungan memperebutkan gelar juara dunia F1 2021 kembali memanas usai GP Turki 2021, Minggu (10/10/2021) malam WIB.

    Formula 1

    Senin, 11 Oktober 2021

    Telat Masuk Pit di F1 GP Turki, Lewis Hamilton Berselisih dengan Toto Wolff

    Lewis Hamilton berselisih paham dengan Prinsipal Mercedes, Toto Wolff, soal pit stop di F1 GP Turki, akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Selasa, 12 Oktober 2021

    Red Bull Tak Pernah Menang di GP AS sejak 2013, Posisi Max Verstappen di Puncak Klasemen Terancam

    Max Verstappen harus berhati-hati sebab balapan F1 berikutnya digelar di Sirkuit Austin, AS, wilayah kekuasaan Mercedes.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 25 Mei 2022

    ''Mengintil'' Mobil Sergio Perez di F1 GP Spanyol, Lewis Hamilton Diduga Lakukan Pelanggaran

    Beredar video Lewis Hamilton berjalan di belakang mobil Red Bull milik Sergio Perez usai balapan Formula 1 GP Spanyol.

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.
    X