Selidiki Ban Hancur di GP Inggris, Pirelli Pakai Teknologi 360 Derajat

3 Agustus 2020, 19:40 WIB
Editor: Hedi Novianto
Pembalap Mercedes AMG, Lewis Hamilton, finis di F1 GP Inggris 2020 dengan ban kiri depan Pirelli yang hancur, Minggu (2/8/2020).
Pembalap Mercedes AMG, Lewis Hamilton, finis di F1 GP Inggris 2020 dengan ban kiri depan Pirelli yang hancur, Minggu (2/8/2020). /Twitter.com/Koolietech

  • Pirelli yakin tingkat keausan bukan penyebab utama dalam insiden ban hancur di F1 GP Inggris 2020.
  • Serpihan yang tertinggal di trek diduga memainkan peran besar.
  • Pirelli akan mencari penyebab ban hancur secepat mungkin dengan teknologi 360 derajat.

SKOR.id - Bos Pirelli Mario Isola menegaskan timnya bakal memakai teknologi 360 derajat untuk mencari penyebab hancurnya ban di F1 GP Inggris 2020.

Pirelli mendapat sorotan setelah tiga pembalap dipaksa finis dengan ban kiri depan yang hancur pada lap terakhir Grand Prix (GP) Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (2/8/2020).

Tiga pembalap tersebut adalah sang juara Lewis Hamilton, rekan setimnya di Mercedes AMG Valtteri Bottas, dan pembalap McLaren Carlos Sainz Jr.

Mereka, serta Max Verstappen dari Red Bull Racing yang finis di posisi kedua, mengalami pecah ban depan kiri saat balapan menyisakan dua lap.

Verstappen masih sempat masuk pit untuk mengganti bannya yang mulai aus. Sementara Lewis, Bottas dan Sainz Jr terpaksa finis dengan ban hancur serta mobil tak bisa dikendalikan.

Lewis Hamilton beruntung masih bisa finis pertama karena punya keunggulan waktu yang cukup signifikan. Pembalap Inggris ini akhirnya hanya unggul dua tikungan dari Verstappen.

Pirelli mengaku belum tahu pasti penyebab hancurnya ban di dua lap terakhir GP Inggris. Namun, Mario Isola menduga serpihan bekas kecelakaan yang tertinggal di trek diduga memainkan peran besar.

Pasalnya, mobil Kimi Raikkonen mengalami kerusakan pada bagian sayap depan pada lap-lap terakhir. Serpihan kecil yang tertinggal di trek bisa membuat ban pecah.

Belum lagi ada kecelakaan yang melibatkan Kevin Magnussen dari Haas pada lap pertama.

"Jelas kami akan melakukan investigasi tentang apa yang terjadi pada putaran terakhir. Masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan,” kata Isola seperti dikutip dari Motorsport.com.

"Bisa jadi karena tingkat keausan yang tinggi, mengingat mereka menggunakannya selama 38 lap atau lebih. Tapi saya ragu jika keausan ban jadi penyebab utama," ujarnya.

Pirelli Menduga Peranan Serpihan

Dugaan terhadap serpihan juga diajukan team principal Red Bull Racing, Christian Horner. Ia mengatakan ban kiri depan mobil Max Vertsappen terdapat goresan yang cukup dalam.

"Itu bisa saja karena serpihan, karena kami melihat puing-puing sayap depan Kimi ada di trek, tapi juga ada beberapa serpihan dari insiden sebelumnya," ujar Isola.

"Jadi, untuk itu kami akan melakukan investigasi, bukan hanya pada ban yang mengalami kerusakan tapi semua ban yang digunakan pada lap-lap terakhir.

"Kami ingin memahami apakah ada serpihan yang menempel di ban atau ada indikasi lain yang menyebabkan hal tersebut," kata Isola.

Berlomba di Sirkuit Silverstone, Inggris, yang memiliki karakter cepat dan berlomba di bawah cuaca cukup panas memang membuat ban bekerja lebih keras.

Mobil harus memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi dan membuat tingkat keausan ban sangat besar.

"Kami tak ingin mengecualikan apa pun, kami ingin menganalisis segalanya dangan teknologi 360 derajat," kata Isola.

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, saat melintasi salah satu tikungan di Sirkuit Silverstone, Inggris, dalam sesi latihan bebas F1 GP Inggris 2020 yang digelar pada Jumat (31/7/2020).
Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, saat melintasi salah satu tikungan di Sirkuit Silverstone, Inggris, dalam sesi latihan bebas F1 GP Inggris 2020 yang digelar pada Jumat (31/7/2020). Twitter.com/redbullracing

"Dalam penyelidikan, Anda tak boleh melakukan pengecualian sebab hal itu adalah kesalahan besar. Kami harus mempertimbangkan semua kemungkinan," katanya.

Pirelli pun harus cepat menemukan jawaban dari insiden keausan ban itu karena Formula 1 (F1) akhir pekan ini bakal digelar lagi di Sirkuit Silverstone.

"Kami memiliki laboratorium di trek. Jelas kami tak memiliki banyak waktu untuk investigasi, karena balapan selanjutnya kurang dari sepekan," ujar Isola.

"Jika harus melakukan tes di trek, kami tak akan melakukannya di sini. Kami akan mengirimkan ke fasilitas tes di dalam ruangan di Milan."

Meski begitu, Pirelli yakin mereka tak perlu melakukannya di Milan. Isola optimistis jawaban masalah keausan ban bisa diperoleh dari laboratorium yang ada di trek.

Ikuti juga Instagram, Facebook, YouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Baca berita F1 lainnya:

F1 GP Inggris 2020: Tanggapan Max Verstappen soal Masuk Pit Saat Pimpin Balapan

Update Klasemen F1 2020: Menangi GP Inggris, Lewis Hamilton Unggul 30 Poin di Puncak

  • Sumber: motorsport.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 2 Agustus 2020

    Hasil F1 GP Inggris 2020: Lewis Hamilton Menang dengan Ban Hancur

    Lewis Hamilton sukses meraih kemenangan di F1 GP Inggris 2020 meski ia mengalami sebuah insiden pada lap terakhir.

    Formula 1

    Minggu, 2 Agustus 2020

    Lewis Hamilton: Saya Belum Pernah Mengalami Ini, Jantungku Hampir Copot!

    Lewis Hamilton merasa beruntung bisa memenangi GP Inggris 2020 meski finis dengan kondisi ban yang rusak.

    Formula 1

    Senin, 3 Agustus 2020

    F1 GP Inggris 2020: Daniel Ricciardo dan Renault Rayakan Hasil Finis Terbaik

    Daniel Ricciardo finis keempat di GP Inggris 2020, sekaligus jadi catatan terbaiknya sejak bergabung dengan Renault pada 2019.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 7 Desember 2022

    Charles Leclerc Resmi Umumkan Perpisahan dengan Sang Kekasih

    Lewat unggahan di media sosial, Charles Leclerc resmi mengumumkan perpisahan dengan sang kekasih, Charlotte Sine.

    Formula 1

    Rabu, 7 Desember 2022

    Alasan Gerhard Berger Dinilai Ideal Menduduki Posisi Prinsipal Tim Ferrari F1

    Gerhard Berger dinilai sosok yang tepat untuk menggantikan Mattia Binotto sebagai Prinsipal Tim Scuderia Ferrari.

    Formula 1

    Selasa, 6 Desember 2022

    Christian Horner Tak Kaget Mattia Binotto Mundur dari Ferrari

    Prinsipal Red Bull Racing Christian Horner membantah kemungkinan gabung Ferrari menyusul mundurnya Mattia Binotto.

    Formula 1

    Selasa, 6 Desember 2022

    Pierre Gasly Anggap AlphaTauri sebagai Saksi Kunci Perjalanan Kariernya di F1

    Pierre Gasly bersyukur melewati balapan pertama hingga kemenangan perdana bersama dengan AlphaTaury.

    Formula 1

    Senin, 5 Desember 2022

    Damon Hill Komentari Karier Mick Schumacher di F1

    Damon Hill sebut kegagalan Mick Schumacher di F1 karena dia tak mampu menghadapi tekanan balap.

    Formula 1

    Senin, 5 Desember 2022

    Kesampingkan Hamilton, Tost Sebut Verstappen Akan Bersaing dengan Leclerc dan Russell pada F1 2023

    Bos Tim AlphaTauri yakin George Russell sudah mampu menggantikan Lewis Hamilton di Tim Mercedes.

    Formula 1

    Senin, 5 Desember 2022

    Toto Wolff Sesumbar Budget Cap Untungkan Mercedes sebagai Tim Terhebat di F1

    Menurut Prinsipal Mercedes Toto Wolff, budget cap juga akan menjadikan Lewis Hamilton pembalap terbaik sepanjang masa.

    Formula 1

    Minggu, 4 Desember 2022

    Mercedes Buka Pintu Datangkan Mick Schumacher

    Mercedes dikabarkan siap menampung putra dari Mick Schumacher.

    Formula 1

    Sabtu, 3 Desember 2022

    Lewis Hamilton-Carlos Sainz Bayar Denda Terbanyak di F1 2022

    Lewis Hamilton dan Carlos Sainz Jr masing-masing harus membayar denda hingga 26 ribu dolar AS atas sejumlah pelanggaran yang mereka lakukan sepanjang F1 musim 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 3 Desember 2022

    Munculnya Kabar Perselisihan Mattia Binotto dan Charles Leclerd Diragukan Eks Musuh Ferrari Ini

    Eks pembalap McLaren, Mika Hakkinen meragukan kabar yang menyebut Charles Leclerc bersilisih dengan Mattia Binotto

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X