IIMS

Selebrasi Berlebihan, Max Verstappen dapat Peringatan dari FIA

28 Juni 2021, 18:40 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Tangkapan layar saat Max Verstappen melakukan selebrasi burnout jelang melintasi garis finis di GP Styria 2021.
Tangkapan layar saat Max Verstappen melakukan selebrasi burnout jelang melintasi garis finis di GP Styria 2021. /(YOUTUBE F1)

SKOR.id - Max Verstappen mendapat peringatan atas selebrasi yang dilakukan kala menang F1 GP Styria 2021 di Red Bull Ring, Austria pada Minggu (27/6/2021).

Start dari pole position, pembalap Red Bull Racing itu mampu menjaga posisinya dengan baik sejak awal hingga akhir balapan.

Keunggulan Max Verstappen makin mutlak setelah Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas) yang berada di peringkat kedua mengambil pit stop pada lap terakhir.

Lewis Hamilton yang tak kunjung bisa menyalip Max Verstappen mengganti ban menjadi soft demi memburu satu poin ekstra via torehan fastest lap.

Keputusan itu membuat Verstappen makin nyaman memimpin balapan dengan unggul lebih dari 30 detik dari Hamilton yang keluar pit lane tetap di posisi kedua.

Unggul jauh, Verstappen pun berulah sesaat sebelum melintasi bendera finis. Ia menepi ke sisi pit wall dan melakukan trik burnout di depan kru Red Bull Racing yang telah menanti.

Selebrasi nyeleneh pembalap asal Belanda itu pun mendapat perhatian dari Direktur Balapan FIA, Michael Masi. Ia menganggap tindakan Verstappen berlebihan dan membahayakan.

"Ya, saya melakukannya (peninjauan atas tindakan Verstappen) segera setelah itu terjadi," ujar Masi dilansir dari Crash.

"Itu bukan situasi yang ideal. Itulah sebabnya saya segera berbicara dengan Red Bull Racing dan memberi tahu bahwa kami tak akan mentoleransi tindakan yang sama di masa depan."

Peringatan Masi cukup beralasan. Kendati Verstappen memimpin jauh, finis dengan gap 35,743 detik dari Hamilton, selebrasi tersebut dinilai cukup berisiko.

Pasalnya, Verstappen melakukan selebrasi saat F1 GP Styria 2021 belum sepenuhnya berakhir.

Apalagi, garis start/finis yang menjadi lokasi selebrasi adalah titik di mana para pembalap memacu mobilnya habis-habisan.

Tentu sangat berbahaya jika ada mobil melintas saat Verstappen sedang melakukan selebrasi tersebut.

Sementara itu, Pasal 43.3 dalam Regulasi Olahraga F1 menyatakan bahwa setiap selebrasi pasca-balapan mesti dilakukan dalam batas-batas yang ketat.

Pasal tersebut berbunyi:"Pembalap yang menang dapat melakukan perayaan sebelum mencapai parc ferme, asalkan tindakan itu dilakukan dengan aman dan tidak membahayakan pengemudi lain atau pejabat manapun, tidak mempersoalkan legalitas mobilnya, dan tidak menunda upacara podium."

Peraturan tersebut bukannya dibuat tanpa alasan. FIA tentu tak ingin insiden yang terjadi di Formula Renault 3.5 di Red Bull Ring pada 2015 terjadi lagi.

Kala itu, Roberto Merhi diberi hukuman larangan balapan karena menyebabkan kecelakaan besar dengan Nicholas Latifi di garis start/finis.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Formula 1 lainnya:

Max Verstappen Puas dengan Mobil Red Bull di F1 GP Styria 2021

Hasil F1 GP Styria 2021: Asapi Duo Mercedes, Max Verstappen Juara

F1 GP Styria 2021: Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas Berbagi Setelan Mobil

  • Sumber: Crash
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Sabtu, 26 Juni 2021

    Hasil Kualifikasi F1 GP Styria 2021: Max Verstappen Sabet Pole Position

    Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, sukses meraih pole position GP Styria 2021.

    Formula 1

    Sabtu, 26 Juni 2021

    F1 GP Styria 2021: Jalurnya Terganggu, Max Verstappen Memaki Lewis Hamilton

    Peseteruan Max Verstappen dan Lewis Hamilton kembali memanas di GP Styria 2021.

    Formula 1

    Minggu, 27 Juni 2021

    Lewis Hamilton: Red Bull dan Max Verstappen Sangat Cepat di F1 GP Styria 2021

    Sesi pra-balapan F1 GP Styria 2021 diwarnai dengan penampilan impresif pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen.

    Terbaru

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Bos Ferrari Merendah, Sebut Masih Sulit Bersaing dengan Mercedes dan Red Bull

    Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menyebut belum saatnya Ferrari menandingi Mercedes dan Red Bull.

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Perpanjang Kontrak hingga 2028, Singapura dan F1 Sepakat soal Balapan Ramah Lingkungan

    Formula 1 (F1) dipastikan menggelar balapan di Singapura hingga 2028 mendatang.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Max Verstappen Akui Dirinya Bukan Pembalap Sempurna

    Max Verstappen mengaku dirinya bukan pembalap sempurna meski berhasil menjuarai F1 2021.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Catat, Ini Jadwal Tes Pramusim F1 2022 di Barcelona dan Bahrain

    Agenda tes pramusim F1 2022 akhirnya diumumkan.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bos Ferrari Puji Carlos Sainz Jr, Cepat Beradaptasi Sepanjang F1 2021

    Mattia Binotto memuji kemampuan belajar cepat Carlos Sainz Jr, terutama soal pemahaman power unit Ferrari di F1 2021.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Sambut F1 2022, Ferrari Gelar Tes 4 Hari di Fiorano

    Ferrari mengintensifkan persiapan jelang bergulirnya F1 2022 mulai Maret mendatang.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Direktur Teknis Mercedes Keluhkan Regulasi Baru di F1 2022

    Direktur Teknis Mercedes-AMG Petronas, James Allison, sedikit mengeluhkan perubahan regulasi di F1 2022

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Lewis Hamilton Sabet Hawthorn Trophy untuk Kali ke-11 dalam 15 Tahun

    Hawthorn Trophy merupakan penghargaan yang diberikan kepada pembalap F1 asal Persemakmuran Inggris tersukes setiap tahunnya.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Bos Red Bull Mengklaim Tidak Ada Noda, Max Verstappen Layak Juara

    Balapan F1 2021 sarat adegan dramatis. Bos Red Bull Christian Horner mengklaim gelar juara perdana Max Verstappen tidak ternoda oleh kontroversi di GP Abu Dhabi.

    Formula 1

    Senin, 24 Januari 2022

    Lakukan Perubahan Regulasi Mulai 2022, F1 Pernah Gagal pada 2009

    F1 melakukan perubahan regulasi mulai 2022 untuk meningkatkan aksi salip menyalip di lintasan.
    X