Saat Kimi Raikkonen Diminta Memilih Jadi Presiden F1 atau Finlandia

8 Desember 2021, 21:00 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Pembalap veteran tim Alfa Romeo Racing Kimi Raikkonen optimistis bisa mendulang poin dalam dua seri F1 2020 yang akan berlangsung di Sirkuit Silverstone Inggris mulai akhir pekan ini.
Pembalap veteran tim Alfa Romeo Racing Kimi Raikkonen optimistis bisa mendulang poin dalam dua seri F1 2020 yang akan berlangsung di Sirkuit Silverstone Inggris mulai akhir pekan ini. /(Twitter.com/Alfa Romeo Racing/@alfaromeoracing)

  • Kimi Raikkonen bakal menjalani balapan pamungkasnya dalam ajang F1 pada akhir pekan ini di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
  • Publik sudah bertanya-tanya terkait masa depan Kimi Raikkonen termasuk kemungkinan jadi Presiden F1 atau Finlandia.
  • Kimi Raikkonen ingin lebih dulu menghabiskan waktu dengan keluarga, sesuatu yang jarang dirasakan selama aktif jadi pembalap F1.

SKOR.id - Seri pamungkas F1 2021 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab akhir pekan ini menghadirkan banyak momen penting, salah satunya untuk Kimi Raikkonen.

Setelah berkarier sebagai pembalap F1 sejak 2001, Kimi Raikkonen akhirnya memutuskan pensiun pada pengujung musim 2021.

Pria 42 tahun asal Finlandia itu pun sudah menyusun rencana yang bakal dijalani begitu tak lagi menjadi pilot "jet darat". Prioritas utamanya adalah keluarga.

"F1 memakan banyak waktu tetapi itu tidak pernah menjadi hal utama bagi saya," ujar Raikkonen dalam sebuah kesempatan di tengah GP Arab Saudi 2021 akhir pekan lalu.

"Ada hal yang lebih penting daripada F1 dalam hidup saya. Saat ini, jadwal (balap) saya memengaruhi seluruh anggota keluarga."

"Jadi, saya menantikan hari di mana saya tidak memiliki agenda (balap) apa pun dan dapat melakukan apa yang keluarga saya inginkan," ayah dua anak itu menjelaskan.

Pada kesempatan itu, Raikkonen juga mendapat pertanyaan terkait kelanjutan kariernya. Termasuk peluang menjadi presiden di masa depan, entah untuk F1 atau Finlandia.

Pertanyaan itu terlontar didasari oleh fenomena gerakan 'Kimi for President' yang mulai menggaung sejak beberapa tahun yang lalu.

Sebagai pembalap yang sudah kenyang pengalaman, The Iceman dianggap mumpuni untuk mengemban tugas sebagai Presiden F1.

Sedangkan faktor popularitas bisa saja mengantar Rakkonen jadi Presiden Finlandia, sama seperti yang tengah diperjuangkan eks petinju Manny Pacquiao di Filipina.

Mendapat pertanyaan seperti itu, Raikkonen menanggapi dengan santai meski tetap terselip kritikan di dalam jawabannya.

"Itu (menjadi presiden) akan terasa menyenangkan. Tetapi bukan di F1, sebab itu lebih sulit daripada jadi Presiden Finlandia," ujar sang pembalap diiringi senyum khasnya.

"Bukan di F1, terlalu banyak politik. Lihatlah tempat ini (GP Arab Saudi), Anda tahu, uang berbicara."

Banner 'Kimi for President' terbentang di salah satu sudut Sirkuit Imola saat F1 GP Emilia Romagna 2021 digelar 16-18 April 2021.
Banner 'Kimi for President' terbentang di salah satu sudut Sirkuit Imola saat F1 GP Emilia Romagna 2021 digelar 16-18 April 2021. instagram.com/alfaromeoracingorlen

Raikkonen tampaknya belum mau berbicara jauh soal karier. Juara dunia F1 2007 itu masih ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, sesuatu yang tak bisa dilakukan selama ini.

Meski ada hal yang dikorbankan, ia menekankan bahwa dirinya tak menyesali keputusan berkarier sebagai pembalap dan bisa berkiprah selama dua dekade.

"Setiap tahun ada momen bagus dan buruk (sebagai pembalap), ini seperti kehidupan biasa," ujar Raikkonen.

"Ada satu hari yang terasa lebih buruk karena Anda tak tidur nyenyak atau dapat hari buruk. Jika beberapa tahun berjalan tak menyenangkan, saya tak akan bertahan selama ini."

"Tak selalu menyenangkan meninggalkan rumah dan terbang 10 jam. Begitu bisa melakukan apa yang benar-benar Anda inginkan pada Jumat, Sabtu, dan Minggu, itu tidak apa-apa."

"Namun, saya senang hal tersebut bakal segera berakhir," Kimi Raikkonen memungkasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

5 Momen Lewis Hamilton Berebut Gelar Juara Dunia F1 hingga Balapan Terakhir

Umumkan Pensiun, Ini Pencapaian Kimi Raikkonen di F1

  • Sumber: AFP, Bangkok Post
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Diwarnai Banyak Insiden, George Russell Minta Sirkuit Jeddah Corniche Dibuat Lebih Aman

    Pembalap Williams, George Russell, telah meminta Sirkuit Corniche Jeddah untuk dimodifikasi setelah gagal finis dari F1 GP Arab Saudi perdana.

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Max Verstappen: F1 Sekarang Bukan Perkara Balapan tetapi Hukuman

    Ajang F1 GP Arab Saudi 2021 telah rampung digelar pada Minggu (6/12/2021).

    Formula 1

    Selasa, 7 Desember 2021

    13 Fakta Menarik F1 GP Arab Saudi 2021: Puncak Pertarungan 2 Calon Jawara

    Akhir pekan lalu, Sirkuit Jeddah Corniche akhirnya tuntas menjalankan tugasnya sebagai tuan rumah balap jet darat.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X