Robert Kubica Sebut Mobil F1 Lama Lebih Mudah Dikendalikan, Ini Alasannya

16 Februari 2022, 19:50 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Pembalap asal Polandia, Robert Kubica, menjadi pembalap penguji (cadangan) Tim Alfa Romeo Racing Orlen di F1 2020.
Pembalap asal Polandia, Robert Kubica, menjadi pembalap penguji (cadangan) Tim Alfa Romeo Racing Orlen di F1 2020. /Twitter/Robert Kubica (@R_Kubica)

  • Pembalap penguji Alfa Romeo, Robert Kubica, angkat bicara soal mobil Formula 1 dahulu dan sekarang.
  • Menurut Kubica, mobil F1 lama lebih mudah dikemudikan.
  • Hal ini dikarenakan mobil jaman dahulu lebih cepat bereaksi terhadap gerakan steering wheel.

SKOR.id - Nama Robert Kubica tidaklah asing di telinga para penggemar F1.

Pembalap asal Polandia tersebut telah lama berkarier di ajang balap mobi jet darat, tepatnya sejak melakoni debut di Renault pada 2006 silam.

Dengan kiprah yang terentang selama 16 tahun, Kubica tentunya telah merasakan perbedaan mobil F1 dari masa ke masa.

"Saya pergi selama delapan tahun (dari F1), lalu kembali pada 2018. Saya merasakan mengemudikan mobil 2012 dan 2017 secara berurutan," kata Kubica, dilansir dari Motorsport.

"Itu pengalaman mengemudi yang benar-benar berbeda. dan cukup mengejutkan. Anda bisa merasakan bobot ekstra di kokpit."

"Mobil bereaksi lebih pelan di tikungan lambat. Mobil rasanya jauh lebih besar, seperti pindah dari mobil kecil ke mobi besar," tuturnya.

Pembalap penguji Alfa Romeo, Robert Kubica.
Pembalap penguji Alfa Romeo, Robert Kubica. (INSTAGRAM ROBERT KUBICA)

Kubica tak membual. Pada 2005 silam, sebuah mobil F1 termasuk dengan pembalapnya memilik berat sekitar 605kg.

Sedangkan di masa sekarang, bobotnya mencapai 795kg. Kubica tergolong pembalap beruntung karena bisa merasakan dua-duanya.

Kubica pun menyebut perilaku mobil F1 lama dan baru sangat berbeda. Jika yang dahulu gesit dan kompak, mobil F1 yang sekarang butuh lebih banyak keterampilan untuk bermanuver di tikungan.

Inilah, menurut Kubica, yang menjadi perbedaan terbesar mobil F1 lawas dengan yang dikendarainya sekarang.

"Apa yang dilakukan mobil, misalnya, saat grip-nya hilang. Seberapa mudah atau sulitnya adalah untuk membawa mobil kembali ke jalurnya," tutur Kubica.

"Jika Anda melihat video dari masa lalu, Anda bisa tahu bahwa mobil bereaksi lebih cepat dan lebih langsung terhadap gerakan steering wheel."

"Dulu lebih mudah mengendalikan mobil. Hari ini, jika Anda mendorong batasnya terlalu jauh, Anda akan terbang," ia memungkasi.

Berita Formula 1 lainnya:

Gara-gara Insiden Abu Dhabi, Pembalap F1 Ini Dapat Ancaman Pembunuhan

Yuki Tsunoda Ingin Buka F1 2022 seperti Akhir Musim Lalu

Sprint Race Resmi Digelar di 3 GP pada F1 2022, Ini Aturan Barunya

Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id
Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 14 Februari 2022

    Helmut Marko Akui Max Verstappen Makin Mendewasa di F1

    Menurut Helmut Marko, Max Verstappen yang dulu sering marah-marah di garasi ketika menghadapi masalah.

    Formula 1

    Senin, 14 Februari 2022

    Eks Pembalap F1: George Russel Tak Lebih Baik daripada Valtteri Bottas

    George Russel adalah salah satu pembalap yang paling dinantikan aksinya pada F1 2022.

    Formula 1

    Senin, 14 Februari 2022

    Bos AlphaTauri Prediksi Efek Cost Cap Baru Sepenuhnya Terasa di F1 2023

    Franz Tost sebut tim besar masih dapat keuntungan walau ada pemotongan anggaran di F1 2023.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.

    Formula 1

    Senin, 16 Mei 2022

    Charles Leclerc Hancurkan Mobil Klasik Niki Lauda saat Ekshibisi di Monako

    Charles Leclerc menabrakkan mobil Ferrari 312 B3 keluaran 1974 ke pembatas Sirkuit Monako pada Minggu (15/5/2022).
    X