IIMS

Red Bull Racing Resmi Rekrut Sergio Perez untuk F1 2021

18 Desember 2020, 21:35 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Selebrasi Sergio Perez (Racing Point) setelah memenangi balapan di outer track Sirkuit Bahrain dalam F1 GP Sakhir 2020 yang digelar Senin (7/12/2020) dini hari WIB.
Selebrasi Sergio Perez (Racing Point) setelah memenangi balapan di outer track Sirkuit Bahrain dalam F1 GP Sakhir 2020 yang digelar Senin (7/12/2020) dini hari WIB. /(twitter.com/F1)

  • Red Bull Racing resmi mengikat Sergio Perez dengan durasi kontrak setahun untuk membalap pada kompetisi F1 2021.
  • Sergio Perez bakal menggantikan posisi Alexander Albon yang kini didaulat sebagai pembalap penguji dan cadangan Red Bull Racing.
  • Dengan direkrutnya Sergio Perez, maka bursa perpindahan pembalap F1 2021 tinggal menyisakan satu kursi di tim Mercedes.

SKOR.id - Teka-teki terkait komposisi pembalap Red Bull Racing untuk kompetisi Formula 1 (F1) 2021 akhirnya terjawab sudah.

Pada Jumat (18/12/2020) malam WIB, Red Bull Racing secara resmi mengumumkan perekrutan Sergio Perez sebagai salah satu pembalap mereka.

Pembalap yang pada F1 2020 memperkuat Racing Point itu diikat dengan kontrak berdurasi setahun dan akan menjadi rekan setim Max Verstappen.

Sergio Perez bakal menggeser posisi Alexander Albon yang pada musim depan bakal didaulat sebagai pembalap penguji sekaligus cadangan tim Red Bull Racing.

Keputusan ini pun disambut bahagia oleh Sergio Perez yang sebelumnya tersingkir dalam proyek Racing Point yang bakal berganti nama menjadi Aston Martin pada musim depan.

"Saya sangat berterima kasih kepada Red Bull yang telah memberi kesempatan untuk membalap pada musim 2021," kata Sergio Perez dalam rilis resmi tim Red Bull Racing.

"Kesempatan membalap untuk tim kandidat juara (konstruktor) adalah sesuatu yang saya harapkan sejak pertama berkiprah di F1."

"Akan menjadi momen membanggakan bisa melangkah ke grid dengan seragam Red Bull bersama dengan Max Verstappen," pria asal Meksiko itu melanjutkan.

Perez pun berjanji akan mencurahkan seluruh fokusnya untuk musim depan. Menurutnya, Red Bull Racing merupakan tim dengan mental pemenang dan ia bertekad untuk tampil apik.

Sementara itu, Christian Horner selaku pimpinan Red Bull Racing menjelaskan terkait posisi Alexander Albon yang disebutnya masih penting untuk pengembangan tim.

Christian Horner mengaku butuh waktu yang panjang untuk mengambil keputusan alot dalam memilih Alexander Albon atau Sergio Perez.

Pada akhirnya, Horner merasa Perez adalah sosok pembalap yang tepat untuk mendampingi Verstappen pada musim 2021 dan Albon diberikan posisi sebagai test driver.

"Alex tetap menjadi bagian penting di dalam tim kami sebagai pembalap penguji dan cadangan," Horner menjelaskan.

"Fokus utamanya adalah mengembangkan mobil untuk musim 2022 dan kami ingin berterima kasih untuk kerja dan kontribusi yang telah diberikannya."

Dengan ditunjuknya Sergio Perez oleh Red Bull Racing, maka bursa perpindahan pembalap untuk F1 2021 tinggal menyisakan satu kursi di Mercedes.

Kursi tersebut kemungkinan besar bakal tetap menjadi milik Lewis Hamilton yang bakal segera memperpanjang kontraknya bersaa tim Silver Arrows.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

Max Verstappen Peraih 10 Kemenangan Pertama Termuda dalam Sejarah F1

Scuderia AlphaTauri Resmi Rekrut Yuki Tsunoda

Tag

Video

Berita Terkait

Formula 1

Jumat, 27 November 2020

Terancam Dicoret dari Red Bull Racing, Pembalap F1 asal Thailand Bertekad Beri Pembuktian

Pembalap F1 asal Thailand, Alexander Albon, mengaku ingin fokus menjalani tiga balapan terakhir demi sebuah pembuktian kepada Red Bull Racing.

Formula 1

Senin, 14 Desember 2020

Max Verstappen Layak Menang di F1 GP Abu Dhabi 2020

Ross Brawn selaku managing director F1 menganggap Max Verstappen memang layak memenangi GP Abu Dhabi 2020.

Formula 1

Selasa, 15 Desember 2020

Scuderia Ferrari Tutup F1 2020 dengan Peringkat Terburuk Sepanjang Milenium Baru

Scuderia Ferrari menutup kompetisi F1 2020 dengan menduduki peringkat keenam atau posisi terburuknya sejak memasuki milenium baru.

Terbaru

Formula 1

Kamis, 27 Januari 2022

Bos Ferrari Merendah, Sebut Masih Sulit Bersaing dengan Mercedes dan Red Bull

Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menyebut belum saatnya Ferrari menandingi Mercedes dan Red Bull.

Formula 1

Kamis, 27 Januari 2022

Perpanjang Kontrak hingga 2028, Singapura dan F1 Sepakat soal Balapan Ramah Lingkungan

Formula 1 (F1) dipastikan menggelar balapan di Singapura hingga 2028 mendatang.

Formula 1

Rabu, 26 Januari 2022

Max Verstappen Akui Dirinya Bukan Pembalap Sempurna

Max Verstappen mengaku dirinya bukan pembalap sempurna meski berhasil menjuarai F1 2021.

Formula 1

Rabu, 26 Januari 2022

Catat, Ini Jadwal Tes Pramusim F1 2022 di Barcelona dan Bahrain

Agenda tes pramusim F1 2022 akhirnya diumumkan.

Formula 1

Rabu, 26 Januari 2022

Bos Ferrari Puji Carlos Sainz Jr, Cepat Beradaptasi Sepanjang F1 2021

Mattia Binotto memuji kemampuan belajar cepat Carlos Sainz Jr, terutama soal pemahaman power unit Ferrari di F1 2021.

Formula 1

Selasa, 25 Januari 2022

Sambut F1 2022, Ferrari Gelar Tes 4 Hari di Fiorano

Ferrari mengintensifkan persiapan jelang bergulirnya F1 2022 mulai Maret mendatang.

Formula 1

Selasa, 25 Januari 2022

Direktur Teknis Mercedes Keluhkan Regulasi Baru di F1 2022

Direktur Teknis Mercedes-AMG Petronas, James Allison, sedikit mengeluhkan perubahan regulasi di F1 2022

Formula 1

Selasa, 25 Januari 2022

Lewis Hamilton Sabet Hawthorn Trophy untuk Kali ke-11 dalam 15 Tahun

Hawthorn Trophy merupakan penghargaan yang diberikan kepada pembalap F1 asal Persemakmuran Inggris tersukes setiap tahunnya.

Formula 1

Selasa, 25 Januari 2022

Bos Red Bull Mengklaim Tidak Ada Noda, Max Verstappen Layak Juara

Balapan F1 2021 sarat adegan dramatis. Bos Red Bull Christian Horner mengklaim gelar juara perdana Max Verstappen tidak ternoda oleh kontroversi di GP Abu Dhabi.

Formula 1

Senin, 24 Januari 2022

Lakukan Perubahan Regulasi Mulai 2022, F1 Pernah Gagal pada 2009

F1 melakukan perubahan regulasi mulai 2022 untuk meningkatkan aksi salip menyalip di lintasan.
X