Red Bull Racing dan Mercedes Waspadai Kebangkitan Ferrari di 2022

1 Januari 2022, 12:00 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Ferrari menyatakan tak ada kompromi untuk F1 2022.
Ferrari menyatakan tak ada kompromi untuk F1 2022. /Twitter @ScuderiaFerrari

  • Kebangkitan Ferrari pada 2022 diwaspadai Red Bull Racing dan Mercedes.
  • Karena kurang kompetitif di 2021, Ferrari disebut telah fokus mempersiapkan 2022.
  • Untuk Toto Wolff, dia tak hanya mewaspadai Ferrari tetapi juga tim lain termasuk Aston Martin dan Alpine.

SKOR.id - Red Bull Racing dan Mercedes-AMG Petronas menjadi dua kuda pacu dalam perebutan gelar juara dunia pembalap maupun konstruktor pada Formula One (F1) 2021.

Mereka bersaing sengit hingga akhir musim. Bahkan dua bos tim besar ini, Christian Horner (Red Bull Racing) dan Toto Wolff (Mercedes), kerap terlibat perang komentar di media.

Namun pada F1 2021, cerita bisa berbeda. Tim-tim lain, terutama Ferrari dapat memberikan gangguan kepada Red Bull Racing dan Mercedes.

Bahkan, melihat perkembangan di akhir 2021, bisa saja Ferrari bakal masuk persaingan lapis pertama bersama Red Bull Racing dan Mercedes pada 2022.

Christian Horner mengatakan bahwa perubahan regulasi sangat mungkin membuat Ferrari tampil hebat.

Ia juga meyakini kalau Tim Kuda Jingrak membuat perubahan sumber daya untuk menjadi penantang pada 2022.

"Ketika Ferrari muncul dengan mobil tercepat dan menghancurkan kami pada balapan pertama, maka anda harus mengatakan bahwa itu sangat mungkin terjadi," ujar Horner.

"Tapi, saya pikir kami semua sudah tahu bahwa perubahan regukasi akan datang pada 2022 dan kami telah menerapkan sumber daya untuk menyesuaikan dengan itu," ucap Horner.

Sementara Toto Wolff mengatakan perubahan regulasi memang menguntungkan tim pesaing Mercedes dan Red Bull Racing. Tidak hanya Ferrari tettapi juga tim-tim lainnya.

Pasalnya, mereka tidak bertarung memperebutkan juara dunia pada 2021 sehingga bisa fokus mengembangkan mobil 2022 pada musim lalu.

"Kami semua beroperasi di bawah batasan keuangan yang sama dan konsepnya sangat baru," ujarnya

"Kemudian yang diperkenalkan adalah regulasi aerodinamis, di mana tim lain bisa fokus mengembangkan itu saat peluang di 2021 sudah tidak ada."

"Jadi sangat mungkin tim seperti Ferrari, McLaren, Aston Martin, maupun Alpine mampu menghasilkan konsep cerdas," kata Toto Wolff.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

George Russel: Saya Sudah Siap Gabung Mercedes sejak 2020

Legenda F1 Jagokan Max Verstappen Pertahankan Gelar, Ini Alasannya

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Jumat, 31 Desember 2021

    Jika Lewis Hamilton Pensiun, Mercedes Siap Rebut Piere Gasly dari Red Bull

    Demi mencari pengganti Lewis Hamilton, Mercedes disebut akan merusak rencana jangka panjang Red Bull pada F1 2023 mendatang dengan merekrut Pierre Gasly.

    Formula 1

    Jumat, 31 Desember 2021

    Tak Ada Lagi Kompromi, Ferrari Harus Berprestasi di F1 2022

    Ferrari menegaskan sudah tidak ada kompromi lagi untuk pencapaian di F1 2022.

    Formula 1

    Jumat, 31 Desember 2021

    Punya Pengalaman Pelik, Sebastian Vettel Tetap Sarankan Mick Schumacher Merapat ke Ferrari

    Sebastian Vettel tak segan untuk menurunkan ilmu kepada Mick Schumacher di F1.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X