Red Bull Pernah Minta Jos Verstappen Tak Ikut Campur dalam Karier Putranya di Formula 1

7 Januari 2022, 18:50 WIB
Penulis: Arin Nabila
Editor: Doddy Wiratama
Momen saat Jos Verstappen (kiri) berbincang dengan sang anak, Max Verstappen (kanan), sesaat setelah F1 GP Abu Dhabi 2021 tuntas digelar di Sirkuit Yas Marina pada Minggu (12/12/2021).
Momen saat Jos Verstappen (kiri) berbincang dengan sang anak, Max Verstappen (kanan), sesaat setelah F1 GP Abu Dhabi 2021 tuntas digelar di Sirkuit Yas Marina pada Minggu (12/12/2021). /twitter.com/Max33Verstappen

  • Jos Verstappen seringkali ikut campur saat Max Verstappen mengawali kariernya di Formula 1.
  • Hal ini membuat pihak tim yang diperkuat Max Verstappen agak terganggu dan sempat menimbulkan masalah.
  • Hingga akhirnya Red Bull Racing meminta Jos Verstappen untuk mundur dan tidak diberikan izin melakukan sesuatu di luar kapasitasnya.

SKOR.id - Jos Verstappen memiliki andil besar dalam karier sang anak, Max Verstappen, di arena balap.

Sejak Max Verstappen memulai debut Formula 1 pada 2015 bersama Scuderia Toro Rosso, Jos Verstappen sering coba mengatur dan menentukan langkah yang diambil putranya.

Bahkan, mantan pembalap itu tak segan mengutarakan keraguan jika kurang puas dengan kinerja tim dan berusaha melakukan sesuatu di luar kapasitasnya.

Kehadiran Jos Verstappe mulai agak mengganggu dan sempat menimbulkan masalah antara Max Verstappen dengan rekan setimnya, Carlos Sainz Jr., pada musim 2015.

Meski terhitung sukses menjalani debut F1 pada musim itu, nyataya kehadiran ayah kedua pembalap menyebabkan lebih banyak masalah ketimbang sang anak.

Hal ini diungkapkan manajer tim Scuderia AlphaTauri, Graham Watson, saat diwawancarai Motorsport

"Lucunya, saya sudah mengenal Carlos Sainz Sr (ayah Carlos Sainz) dari waktu saya di reli, jadi saya mengenal kedua ayah dengan baik," ujarnya.

"Dia (Jos Verstappen) sangat bersemangat dan selalu terlihat sedikit curiga jika pembalap lain dalam tim mendapatkan sesuatu yang tidak dimiliki putranya."

 

"Saya pernah bentrok dengannya di Barcelona selama tes musim dingin 2016. Dia (Jos) belajar tentang cara orang-orang kami bekerja dengan mobil dan merasa itu tidak adil," katanya.

"Kemudian saya seperti, 'tunggu sebentar,' dan saya menjelaskan kepadanya bahwa kedua pembalap mendapatkan perlakuan yang sama persis."

Kecurigaan Jos tentunya beralasan. Ia hanya tak ingin putranya mengalami ketidakadilan seperti yang dulu dirasakannya saat menjadi pembalap Benetton.

"Jos juga merasa dirugikan dalam kariernya dan tentu saja berpikir bahwa dia diperlakukan tidak adil oleh Benetton," kata Graham Watson.

Bahkan, Watson ingat bahwa Jos beberapa kali mengungkapkan keraguannya terhadap tim dan merasa bahwa dia tahu lebih baik dan mencoba menyelesaikan masalah yang ada.

“Jos tentu saja juga terbiasa memiliki kendali penuh atas karier Max sejak masa karting,” ia menambahkan.

 

Max Verstappen saat tampil pada balapan F1 GP Abu Dhabi 2021 yang digelar di Sirkuit Yas Marina pada Minggu (12/12/2021).
Max Verstappen saat tampil pada balapan F1 GP Abu Dhabi 2021 yang digelar di Sirkuit Yas Marina pada Minggu (12/12/2021). twitter.com/redbullracing

“Ketika Max datang ke kami, tim terlihat berbeda dari sekarang, kurang profesional. Jos mungkin meragukan apakah tim kami punya level untuk membantu putranya lebih jauh di F1."

“Saya memperhatikan ini terutama pada kenyataan bahwa Jos menepuk bahu saya setiap hari dan bertanya, 'Graham, bagaimana dengan ini dan bagaimana dengan itu?'" ujarnya.

"Pada satu titik saya harus sedikit blak-blakan dan berkata, 'Demi Tuhan, biarkan saja anggota tim melakukan pekerjaan mereka.'”

Akhirnya, saat Max Verstappen dipromosikan ke Red Bull Racing pada tahun 2016, tim meminta Jos Verstappen mundur dan tidak diizinkan ikut campur dalam karier sang putra.

“Mereka (Red Bull Racing) memberi tahu Jos bahwa dia benar-benar harus mundur selangkah,” ujar Graham Watson.

“Saya sendiri tidak punya anak, tetapi saya bisa membayangkan bahwa melepaskan putra Anda sendiri cukup sulit.” 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Baca Berita Formula 1 Lainnya:

Merasa Dirugikan pada F1 2021, Mercedes Tak Setuju Ide Pemecatan Michael Masi

Apple Siap Garap Fim Bertema F1, Brad Pitt Jadi Aktor Utama

  • Sumber: planetf1, Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 2 Januari 2022

    Tahan Lewis Hamilton di GP Abu Dhabi, Max Verstappen Siap Traktir Sergio Perez

    Sergio Perez memainkan peran kunci dalam membantu Max Verstappen mengalahkan Lewis Hamilton di seri F1 GP Abu Dhabi 2021.

    Formula 1

    Senin, 3 Januari 2022

    Max Verstappen Belajar dari Kegagalan Karier sang Ayah di F1

    Jos Verstappen sukses mendidik sang anak, Max Verstappen hingga menjadi pembalap hebat

    Formula 1

    Kamis, 6 Januari 2022

    Tak Punya Alasan Pindah, Max Verstappen Ingin Selamanya di Red Bull

    Max Verstappen menyatakan ingin selamanya berada di Red Bull Racing.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X