Red Bull Pecat 154 Karyawan Demi Hindari Pelanggaran Budget Cap

13 Januari 2023, 18:40 WIB
Penulis: Arin Nabila
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Prinsipal Red Bull Racing, Christian Horner (kiri),  berbincang dengan Max Verstappen di sela-sela F1 2020.
Prinsipal Red Bull Racing, Christian Horner (kiri), berbincang dengan Max Verstappen di sela-sela F1 2020. /

  • Red Bull Racing melakukan pengurangan karyawan untuk menghadapi F1 2023.
  • 154 orang diberhentikan dari Red Bull Racing dan Red Bull Technologies antara tahun 2020 dan 2021.
  • Hal ini dilakukan tim balap asal Austria itu agar tak lagi terkena pelanggaran budget cap F1.

SKOR.id - Red Bull Racing dilaporkan akan menghadapi kompetisi Formula 1 (F1) 2023 dengan tenaga kerja lebih sedikit dibandingkan tim yang lain.

Hal ini dilakukan agar tim balap asal Austria itu agar tak lagi terkena pelanggaran aturan batasan anggaran atau budget cap F1.

Red Bull dinyatakan bersalah oleh FIA karena terbukti melanggar batas anggaran untuk musim 2021.

Atas skandal tersebut, tim yang dipimpin oleh Christian Horner itu dijatuhi denda Rp108 miliar dan pengurangan tes aerodinamika sebanyak 10%.

Menurut laporan Motorsport, 154 orang diberhentikan dari Red Bull Racing dan Red Bull Technologies antara tahun 2020 dan 2021. Namun, mereka tidak semuanya bekerja untuk tim di F1.

Sementara itu dari kubu rival, Mercedes memiliki 300 karyawan lebih banyak daripada Red Bull karena mendapat gaji lebih rendah.

Seorang karyawan Red Bull dibayar rata-rata 173 ribu dolar AS (setara Rp2,6 miliar) pada tahun 2021. Sedangkan karyawan Mercedes dibayar rata-rata (Rp2,06 milar).

Terkait batasan anggaran atau budget cap untuk F1 2023, FIA mengizinkan tim F1 menghabiskan 135 juta dolar AS (setara Rp2,04 triliun) dalam satu musim.

Jumlah tersebut berkurang 5 juta dolar AS dibandingkan pada tahun 2022.

Tiga karyawan berpenghasilan tertinggi di setiap tim tidak termasuk dalam anggaran. Diikuti oleh gaji pembalap F1 yang juga tidak masuk dalam budget cap.

Sementara itu, Formula 1 akan memulai musim terpanjangnya ketika F1 2023 mulai bergulir pada bulan Maret di Bahrain.

Musim 2023 akan terdiri dari 24 seri, yakni terbanyak dalam sejarah ajang balap jet darat tersebut.

Selain itu mulai tahun depan, F1 akan menggelar enam sprint race setelah hanya menggelar tiga sprint race pada dua musim terakhir.

Baca Berita F1 Lainnya:

Red Bull Racing Rekrut Daniel Ricciardo Karena Alasan Nyeleneh

Red Bull Racing Yakin Max Verstappen Masih Bisa Berkembang di F1 2023

  • Sumber: Crash
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Jumat, 23 Desember 2022

    Christian Horner Jelaskan Peran Daniel Ricciardo di Red Bull

    Christian Horner menjelaskan peran Daniel Ricciardo pada F1 2023.

    Formula 1

    Selasa, 27 Desember 2022

    Daniel Ricciardo Kembali, Sergio Perez Tepis Rumor Terancam dari Red Bull Racing

    Checo menganggap Daniel Ricciardo sebagai aset penting Red Bull Racing di F1 2023.

    Formula 1

    Sabtu, 7 Januari 2023

    Penasihat Red Bull Racing Lebih Waspadai Mercedes ketimbang Ferrari dalam F1 2023

    Penasihat Red Bull Racing, Helmut Marko, mulai menabuh genderang perang untuk F1 2023.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 31 Januari 2023

    Audi Perkirakan Bakal Temui Kesulitan Awali Formula 1

    Audi sudah memperkirakan akan menemui sejumlah kendala saat turun di Formula 1 mulai 2026 nanti.

    Formula 1

    Selasa, 31 Januari 2023

    Kontrak Charles Leclerc belum Jadi Prioritas Ferrari

    Fred Vasseur menyebut jika kontrak Charles Leclerc bukanlah prioritas utamanya.

    Formula 1

    Senin, 30 Januari 2023

    Demi Rebut Titel Konstruktor F1, Ferrari Paksa Mekanik Lakukan Latihan 1.000 Kali Pit Stop

    Ferrari berambisi memenangi lagi gelar konstruktor F1 yang terakhir mereka raih pada 2008 silam.

    Formula 1

    Senin, 30 Januari 2023

    1 Kesalahan Fatal yang Sebabkan Mattia Binotto Pisah dengan Ferrari

    Pengamat Formula 1, Peter Windsor, menyebut ada satu kesalahan fatal yang dilakukan Mattia Binotto, yang membuatnya berpisah dengan Ferrari.

    Formula 1

    Minggu, 29 Januari 2023

    Frederic Vasseur Senang Dapat Bantuan Mattia Binotto pada Awal Masa Tugasnya di Ferrari

    Prinsipal baru Tim F1 Ferrari, Frederic Vasseur, masih mendapatkan bantuan dari sosok yang digantikannya, Mattia Binotto.

    Formula 1

    Minggu, 29 Januari 2023

    Max Verstappen Menumpuk Uang di Luksemburg

    Max Verstappen terus menangani uang yang berasal dari nama dan logo merek dagangnya melalui perusahaan Luksemburg.

    Formula 1

    Jumat, 27 Januari 2023

    AlphaTauri Gaet Orlen, Alfa Romeo Gandeng Stake

    Dua tim Formula 1 Scuderia AlphaTauri dan Alfa Romeo Racing mendapatkan sponsor besar menjelang bergulirnya musim balap 2023.

    Formula 1

    Kamis, 26 Januari 2023

    5 Pembalap yang Wajib Dongkrak Performa pada Formula 1 2023

    Para pembalap Formula 1 memang wajib selalu turun dalam performa terbaik. Namun, beberapa di antaranya bakal lebih tertekan daripada lainnya untuk mendapatkan hasil lebih baik.

    Formula 1

    Rabu, 25 Januari 2023

    Lewis Hamilton Mengaku Bersitegang dengan Toto Wolff Karena 2 Hal Ini

    Lewis Hamilton dan Toto Wolff sempat berselisih paham ketika Mercedes mengganti livery dari perak ke hitam di tahun 2020.

    Formula 1

    Rabu, 25 Januari 2023

    Formula 1 2023 Terungkap: Kapan Ferrari Rilis Mobilnya?

    Balapan F1 tahun 2022 adalah tahun dengan emosi campur aduk bagi Ferrari. Tim kuda jingkrak melakukan lompatan besar. Tapi juga memudar karena banyak kesalahan sendiri.
    X