pon-papua

Red Bull Ancam Bakal Tinggalkan Formula 1

17 Oktober 2020, 22:30 WIB
Editor: Tri Cahyo Nugroho
Dua tim milik Red Bull, Red Bull Racing (kiri) dan AlphaTauri, akan meninggalkan F1 jika tidak juga mendapatkan mesin pengganti Honda mulai 2022 atau regulasi engine freeze tidak jadi diberlakukan. Tampak pembalap Tim AlphaTauri, Pierre Gasly (kanan), melibas Alex Albon (Red Bull) di lomba GP Eifel, Jerman, 11 Oktober 2020 lalu.
Dua tim milik Red Bull, Red Bull Racing (kiri) dan AlphaTauri, akan meninggalkan F1 jika tidak juga mendapatkan mesin pengganti Honda mulai 2022 atau regulasi engine freeze tidak jadi diberlakukan. Tampak pembalap Tim AlphaTauri, Pierre Gasly (kanan), melibas Alex Albon (Red Bull) di lomba GP Eifel, Jerman, 11 Oktober 2020 lalu. /(Twitter/@PierreGASLY)

SKOR.idRed Bull belum laman ini dikabarkan mengancam akan meninggalkan Formula 1 (F1) pada akhir 2021 jika semua pabrikan pemasok mesin tidak setuju membatasi pengembangan mesin (engine freeze) mulai 2022.

Perusahaan minuman berenergi asal Austria itu sedang dipusingkan dengan power unit (sebutan di F1 untuk paket mesin, turbo, dan komponen pembangkit energi panas) setelah pekan lalu Honda selaku pemasok mesin mereka memutuskan mundur dari F1 setelah 2021.

Praktis, tim Red Bull Racing dan AlphaTauri harus bisa menemukan penyuplai power unit baru paling lambat pada akhir tahun ini.

Hubungan Red Bull dengan Renault tidak terlalu bagus sejak 2018. Mercedes mengaku tidak tertarik dan tak memiliki sumber daya untuk memasok lima tim, setelah selama ini menyuplai power unit untuk tim mereka sendiri, Racing Point-BWT, dan Williams.

Sementara itu, Ferrari sepertinya bukan solusi bagi Red Bull untuk mendapatkan power unit kendati Mattia Binotto, Prinsipal Tim Scuderia Ferrari, mengatakan masih harus berpikir soal proposal Red Bull.

Pilihan paling realistis bagi Red Bull adalah meneruskan program power unit milik Honda. Namun, akuisisi hak intelektual atas power unit Honda itu baru bisa dilakukan Red Bull bila Federasi Automobil Internasional (FIA) bisa memuluskan aturan engine freeze mulai 2022.

Red Bull mengajukan syarat tersebut karena sudah memperhitungkan besarnya anggaran untuk mengembangkan power unit baru.

Media asal Jerman, Auto Motor und Sport, mengungkapkan, bila syarat dari Red Bull itu tidak terwujud, Helmut Marko sebagai penasihat Red Bull akan menarik kedua tim mereka di F1.

Pengurangan drastis jumlah tim dari 10 menjadi 8 akan merusak citra Kejuaraan Dunia Grand Prix F1.

Kru Tim Aston Martin Red Bull Racing melakukan pit stop untuk Max Verstappen di GP Eifel di Sirkuit Nurburgring, Jerman, 11 Oktober 2020 lalu.  F1 akan kehilangan besar jika tim sekelas Red Bull Racing yang juara dunia konstruktor dan pembalap empat kali (2010-2013) mundur dari F1.
Kru Tim Aston Martin Red Bull Racing melakukan pit stop untuk Max Verstappen di GP Eifel di Sirkuit Nurburgring, Jerman, 11 Oktober 2020 lalu. F1 akan kehilangan besar jika tim sekelas Red Bull Racing yang juara dunia konstruktor dan pembalap empat kali (2010-2013) mundur dari F1. (Twitter/@redbullracing)

Auto Motor und Sport menyebut Mercedes cukup terbuka dengan engine freeze mulai 2022. Renault baru setuju jika engine freeze mampu membuat performa power unit tidak jauh berbeda di antara ketiga pabrikan pemasok.

Ferrari sudah menolak engine freeze karena ingin membuat power unit yang benar-benar baru setelah menelan hasil buruk dalam beberapa tahun terakhir, utamanya musim ini.

Mulai 2022, ada aturan tentang penggunaan biofuel sebanyak 20 persen dari bahan bakar. Setahun kemudian, 2023, F1 ingin turun dengan bahan bakar 100 persen bebas C02.

Dengan aturan dari engine freeze tersebut, Red Bull masih mungkin menggunakan power unit dari Honda (jika jadi mengakuisisi) pada 2022. Tetapi untuk perubahan di 2023, mereka harus membuat kepala silinder baru untuk power unit.

Solusi lain adalah memberlakukan power unit yang benar-benar baru untuk 2023 yang memungkinkan pabrikan baru bergabung.

Semua problem dan polemik soal engine freeze ini akan dibicarakan pada 26 Oktober 2020 mendatang dalam pertemuan seluruh prinsipal tim F1 di Portimao, atau pada Senin, sehari setelah lomba GP Portugal

Rancangan regulasi soal penggunaan mesin baru mulai 2023 sepertinya bakal ramai diperdebatkan dan Ferrari diyakini bakal menjadi pabrikan yang paling ngotot untuk mendukung. Bahkan, mungkin meminta aturan itu dibuat lebih cepat.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia

Berita Red Bull di F1 Lainnya:

Max Verstappen Bicara Masa Depan Red Bull Racing Tanpa Honda

Renault Siap Kembali Pasok Mesin F1 untuk Red Bull Racing

Ditinggalkan Honda, Red Bull Racing Jaga Komitmen di F1

  • Sumber: f1i.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Kamis, 15 Oktober 2020

    November 2020, Pembalap Muda Red Bull akan Tes Mobil F1 Tim AlphaTauri

    Pembalap muda Red Bull, Yuki Tsunoda, akan menjajal mobil AlphaTauri sebagai syarat debut F1 pada 4 November 2020.

    Formula 1

    Jumat, 16 Oktober 2020

    Red Bull Berharap Temukan Pengganti Honda Akhir F1 2020

    Red Bull berharap keputusan tentang pemasok mesin untuk Formula 1 (F1) 2022 bisa diketahui setidaknya akhir musim ini.

    Formula 1

    Jumat, 16 Oktober 2020

    Lewis Hamilton Masih Haus Rekor dalam F1

    Lewis Hamilton masih ingin mencetak lebih banyak rekor baru di F1 dan tak ingin dibandingkan dengan para pendahulunya.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 7 Desember 2021

    5 Momen Lewis Hamilton Berebut Gelar Juara Dunia F1 hingga Balapan Terakhir

    Selama 15 tahun berkarier di F1, Lewis Hamilton lima kali berebut gelar juara dunia yang harus ditentukan lewat balapan terakhir.

    Formula 1

    Selasa, 7 Desember 2021

    13 Fakta Menarik F1 GP Arab Saudi 2021: Puncak Pertarungan 2 Calon Jawara

    Akhir pekan lalu, Sirkuit Jeddah Corniche akhirnya tuntas menjalankan tugasnya sebagai tuan rumah balap jet darat.

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Diwarnai Banyak Insiden, George Russell Minta Sirkuit Jeddah Corniche Dibuat Lebih Aman

    Pembalap Williams, George Russell, telah meminta Sirkuit Corniche Jeddah untuk dimodifikasi setelah gagal finis dari F1 GP Arab Saudi perdana.

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Max Verstappen: F1 Sekarang Bukan Perkara Balapan tetapi Hukuman

    Ajang F1 GP Arab Saudi 2021 telah rampung digelar pada Minggu (6/12/2021).

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Juara Dunia F1 2021 Ditentukan Seri Terakhir, Max Verstappen vs Lewis Hamilton Ukir Sejarah

    Duel perebutan gelar juara dunia F1 2021 antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton dipastikan berlangsung hingga seri terakhir.

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Hasil F1 GP Arab Saudi: Lewis Hamilton Menang Dramatis, Persaingan Perebutan Juara Dunia Makin Sengit

    Dipenuhi sejumlah insiden, Lewis Hamilton berhasil menjadi yang tercepat di GP Arab Saudi.

    Formula 1

    Minggu, 5 Desember 2021

    FI GP Arab Saudi 2021: Tak Mau Kena Penalti, Max Verstappen Putuskan Tak Ganti Gearbox

    Max Verstappen mengalami nasib sial dalam rangkaian F1 GP Arab Saudi.

    Formula 1

    Minggu, 5 Desember 2021

    Rumor, Musim Depan F1 Gelar 6 Sprint Race

    F1 telah melakukan uji coba format sprint race pada tiga seri, musim ini.

    Formula 1

    Minggu, 5 Desember 2021

    Link Live Streaming F1 GP Arab Saudi: Menanti Reaksi Max Verstappen usai Kecelakaan di Kualifikasi

    Persaingan Max Verstappen vs Lewis Hamilton dapat disaksikan para penggemar balap di Champion TV 4

    Formula 1

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Lewis Hamilton Sebut Sirkuit Jeddah Corniche Sangat Berbahaya

    Lewis Hamilton menyebut Jeddah Corniche Circuit berbahaya karena punya trek yang sempit dan berkarakter cepat.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X