Punya Mobil Terberat di Trek, Red Bull Belum Bisa Turunkan Bobot Mobil, Ini Penyebabnya

21 September 2022, 10:15 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Max Verstappen melintasi sudut Red Bull Ring yang dipadati pendukungnya setelah memenangi sesi sprint F1 GP Austria 2022 yang digelar pada Sabtu (9/7/2022).
Max Verstappen melintasi sudut Red Bull Ring yang dipadati pendukungnya setelah memenangi sesi sprint F1 GP Austria 2022 yang digelar pada Sabtu (9/7/2022). /twitter.com/redbullracing

  • Red Bull memiliki mobil dengan bobot terberat di grid saat ini.
  • Sebenarnya, Red Bull sudah menyiapkan sasis baru yang lebih ringan.
  • Namun ada dua penyebab mengapa Red Bull masih memakai sasis baru.

SKOR.id - Red Bull Racing memang memiliki mobil yang sangat fenomenal di Formula One (F1) 2022. Meskipun punya mobil paling berat di trek, namun mereka tetap tak tertandingi.

Namun, suka tidak suka, beratnya bobot mobil ini sedikit mempengaruhi performa dari mobil RB18 yang dikendarai Max Verstappen dan Sergio Perez.

Berbagai cara sudah digunakan Red Bull untuk mengurangi berat termasuk mengikis cat. Meski begitu, mereka tak kunjung mencapai batas dan tetap jadi yang paling berat di grid.

Desainer Red Bull, Adrian Newey sudah membuat desain sasis yang lebih ringan. Bahkan, tes kecelakaan dalam kaitannya dengan homologasi FIA sudah dilakukan Juli 2022 silam.

Sasis ini lolos sehingga diizinkan digunakan sampai jeda musim panas. Skuad yang bermarkas di Milton Keynes, Inggis ini berniat membuat sasis baru.

Di mana masing-masing satu untuk Max Verstappen dan satu untuk Sergio Perez. Serta satu sasis cadangan.

Namun, dalam perjalanan, mereka memilih menahan diri menggunakan sasis baru ini. Dengan kata lain, Red Bull tetap menggunakan sasis dengan bobot yang berat.

Penyebabnya adalah karena Ferrari loyo akhir-akhir ini. Dengan bobot mobil yang berat saja, Red Bull masih tidak terkalahkan. Jadi mereka merasa belum perlu memakai sasis baru.

Red Bull bisa saja memakai sasis anyar pada sisa F1 2022. Namun, hal itu tergantung hasil F1 GP Singapura. Jika terlihat ada ancaman dari Ferrari atau Mercedes, sasis baru akan mereka turunkan sebagai senjata pamungkas.

Namun, selain karena tak bisa ditandingi Ferrari, ada penyebab lain yang membuat Red Bull masih memakai sasis lama.

Hal ini ada kaitannya dengan budget cap. FIA tentu ingin tahu, apakah dana untuk konstruksi sasis tersebut dimasukkan ke dalam neraca musim ini atau msim depan.

Secara logika, dana tersebut dikurangi dengan budget cap 2022. Jika tidak, maka Red Bull mesti mengurangi pos pengeluaran lain ke depannya karena beban pembuatan sasis musim ini.

Berita Lainnya Red Bull Racing:

Bos Red Bull Bicara Peluang Max Verstappen Curi Kemenangan di 6 Race Tersisa F1 2022

Prediksi Chelsea vs Red Bull Salzburg: Menanti Debut Graham Potter di Liga Champions

 

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 30 Maret 2020

    Red Bull Berpacu dengan Tuntutan Verstappen

    Kini, tantangan tertuju pada Red Bull Racing, tim yang dibela Max Verstappen.

    Formula 1

    Senin, 22 Agustus 2022

    18 Tahun Bersama, Christian Horner Ingin Bantu Red Bull Racing Lebih Lama

    Christian Horner masih berkeinginan bersama Red Bull Racing hingga beberapa tahun ke depan.

    Terbaru

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Hasil F1 GP Singapura 2022: Sergio Perez Menang, Marina Bay Banjir Drama Safety Car

    Minggu (2/10/2022), Sergio Perez sukses memenangi F1 GP Singapura 2022 setelah menaklukkan lintasan basah Marina Bay.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    F1 Singapura 2022 Catat Rekor Penonton Terbanyak, Tembus 302 Ribu Pasang Mata

    F1 Singapura 2022 dihadiri hingga 302.000 penonton.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Gegara Perhiasan Lewis Hamilton, Mercedes Kehilangan Uang Rp373 Juta

    Lewis Hamilton membuat Mercedes dihukum karena menggunakan anting saat melakoni latihan bebas F1 GP Singapura 2022.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Singapura 2022: Menangi Duel Sengit, Charles Leclerc Sabet Pole ke-9

    Pertarungan sengit mewarnai sesi kualifikasi F1 GP Singapura 2022 yang digelar Sabtu (1/10/2022).

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Bos Williams Minta Tim Pelanggar Budget Cap F1 Dihukum Berat

    Bos Williams, Jost Capito meminta agar pelanggar budger cap F1 dihukum berat

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Hasil FP3 F1 GP Singapura 2022: Sempat Tertunda, Charles Leclerc Torehkan Waktu Lap Terbaik

    Dalam sesi yang sempat tertunda akibat cuaca buruk, Charles Leclerc keluar sebagai pembalap tercepat.

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    F1 GP Singapura 2022: George Russell Optimistis Rebut Pole Position

    George Russel pun optimistis merebut pole position pada F1 GP SIngapura 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Red Bull Optimistis Tak Lewati Budget Cap F1

    Prinispal Red Bull, Christian Horner, tegaskan timnya sudah memenuhi aturan budget cap yang ditetapkan F1

    Formula 1

    Jumat, 30 September 2022

    AlphaTauri Disebut telah Capai Kesepakatan dengan Nyck de Vries

    Nyck de Vries dikabarkan makin mendekat ke AlphaTauri.

    Formula 1

    Jumat, 30 September 2022

    Hasil FP1 F1 GP Singapura 2022: Lewis Hamilton Bukukan Waktu Lap Tercepat

    Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, membuat kejutan dengan menjadi pembalap tercepat pada FP1 F1 GP Singapura 2022.
    X