Petik Pelajaran dari GP Inggris, Bos Mercedes Ingatkan Timnya Tak Boleh Jemawa

3 Agustus 2020, 20:05 WIB
Editor: I Gede Ardy Estrada
Prinsipal Tim Mercedes AMG Petronas F1, Toto Wolff, berada di kokpit Mercedes-Benz W196 "Type Monza" yang diturunkan dalam Formula 1 1954 dan 1955.
Prinsipal Tim Mercedes AMG Petronas F1, Toto Wolff, berada di kokpit Mercedes-Benz W196 "Type Monza" yang diturunkan dalam Formula 1 1954 dan 1955. /(Twitter/Mercedes-AMG F1/@MercedesAMGF1)).

  • Toto Wolff meminta timnya tidak berpuas diri meski mendominasi empat race awal F1 2020.
  • Prinsipal Tim Mercedes AMG Petronas tersebut mengaku selalu memikirkan kemungkinan terburuk.
  • Toto Wolff bakal menerapkan strategi pitstop jika situasi seperti di GP Inggris terulang.

SKOR.id – Prinsipal Mercedes AMG-Petronas Toto Wolff mengingatkan timnya tidak boleh berpuas diri karena berhasil mendominasi putaran awal Formula 1 (F1) 2020.

Menurut Toto Wolff, apa pun bisa terjadi dalam F1 seperti yang dialami oleh Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas pada lap terakhir Grand Prix (GP) Inggris, Minggu (2/8/2020).

Mercedes hampir sukses menempatkan dua pembalapnya itu dalam podium pertama dan kedua. Tapi pada tiga lap terakhir, Valtteri Bottas mengalami pecah ban.

Tak lama kemudian, Lewis Hamilton juga mengalami hal yang sama. Untungnya, pembalap asal Inggris itu masih bisa mengendalikan mobil dan berhasil menyentuh garis finis.

“Kami bisa dengan mudah kehilangan dua mobil dalam balapan, poin, dan keunggulan akan hilang dalam hitungan detik,” kata Toto Wolff seperti dikutip Skor.id dari Motorsport.com.

“Kami memang menjadi mobil tercepat di Srikuit Silverstone, tetapi pulang dengan tangan hampa,” pria 48 tahun asal Austria tersebut menambahkan.

Mercedes AMG-Petronas menjadi salah satu tim yang berhasil membuat mobilnya bekerja dengan baik pada ajang balap Formula 1 tahun ini.

Namun, Toto Wolff menegaskan bahwa segala sesuatu bisa terjadi di luar dugaan mereka dan itu menjadi tugas tim untuk bertindak cepat.

“Inilah yang selalu saya waspadai. Kejuaraan belum berakhir sampai secara matematis mustahil bagi yang lainnya untuk mengejar kami,” Wolff menuturkan.

Pembalap Mercedes AMG, Lewis Hamilton, finis di F1 GP Inggris 2020 dengan ban kiri depan Pirelli yang hancur, Minggu (2/8/2020).
Pembalap Mercedes AMG, Lewis Hamilton, finis di F1 GP Inggris 2020 dengan ban kiri depan Pirelli yang hancur, Minggu (2/8/2020). (Twitter.com/Koolietech)

“Dalam hal itu, saya tak senang jika prediksi saya kadang jadi kenyataan. Tapi itu juga yang saya suka dari balapan, ada hal-hal tak terduga sebelum balapan berakhir.” 

Lewis Hamilton memang dapat dengan mudah kehilangan posisinya jika bannya tidak bertahan hingga garis finis di Sirkuit Silverstone, kemarin.

Toto Wolff juga mengakui jika Mercedes tak menyangka ban mobil Lewis Hamilton bisa mengalami kerusakan karena sebelumnya baik-baik saja.

“Ada diskusi ketat di pitstop, apakah kami akan meminta Lewis masuk pitstop atau tidak? Tapi kami memiliki keunggulan yang cukup bagus atas Max (Verstappen),” kata Wolff.

“Balapan juga menyisakan satu lap, jadi kami memutuskan Lewis tetap di trek. Kami juga melihat ban Lewis dalam kondisi yang lebih baik daripada Valtteri,” lanjutnya.

Pihak Pirelli juga sedang melakukan investigasi guna mencari tahu penyebab kerusakan ban yang berdampak pada tiga mobil di lap-lap terakhir GP Inggris.

“Jika dipikir-pikir, mungkin pergantian ban akan lebih baik. Kami belum tahu apa penyebabnya. Mungkin saja karena serpihan,” ujar Toto Wolff.

“(Logikanya) Ban baru memiliki kekuatan yang lebih besar dan mungkin akan lebih tahan jika terkena serpihan.”

“Kami belajar dari hal tersebut dan jika kami memiliki keunggulan, mungkin kami akan melakukan pitstop jika ban berada dalam kondisi yang buruk,” pungkasnya.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

BBerita F1 lainnya:

F1 GP Inggris 2020: Tanggapan Max Verstappen soal Masuk Pit Saat Pimpin Balapan

3 Pembalap Finis F1 GP Inggris 2020 dengan Ban Hancur, Pirelli Disorot

 

  • Sumber: motorsport.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 2 Agustus 2020

    Hasil F1 GP Inggris 2020: Lewis Hamilton Menang dengan Ban Hancur

    Lewis Hamilton sukses meraih kemenangan di F1 GP Inggris 2020 meski ia mengalami sebuah insiden pada lap terakhir.

    Formula 1

    Minggu, 2 Agustus 2020

    Lewis Hamilton: Saya Belum Pernah Mengalami Ini, Jantungku Hampir Copot!

    Lewis Hamilton merasa beruntung bisa memenangi GP Inggris 2020 meski finis dengan kondisi ban yang rusak.

    Formula 1

    Minggu, 2 Agustus 2020

    Tragedi Ban Hancur di F1 GP Inggris 2020, Serpihan Diduga jadi Penyebab

    Serpihan bekas kecelakaan diduga menjadi penyebab ban hancur menjelang finis F1 GP Inggris 2020, Minggu (2/8/2020).

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 7 Desember 2022

    Charles Leclerc Resmi Umumkan Perpisahan dengan Sang Kekasih

    Lewat unggahan di media sosial, Charles Leclerc resmi mengumumkan perpisahan dengan sang kekasih, Charlotte Sine.

    Formula 1

    Rabu, 7 Desember 2022

    Alasan Gerhard Berger Dinilai Ideal Menduduki Posisi Prinsipal Tim Ferrari F1

    Gerhard Berger dinilai sosok yang tepat untuk menggantikan Mattia Binotto sebagai Prinsipal Tim Scuderia Ferrari.

    Formula 1

    Selasa, 6 Desember 2022

    Christian Horner Tak Kaget Mattia Binotto Mundur dari Ferrari

    Prinsipal Red Bull Racing Christian Horner membantah kemungkinan gabung Ferrari menyusul mundurnya Mattia Binotto.

    Formula 1

    Selasa, 6 Desember 2022

    Pierre Gasly Anggap AlphaTauri sebagai Saksi Kunci Perjalanan Kariernya di F1

    Pierre Gasly bersyukur melewati balapan pertama hingga kemenangan perdana bersama dengan AlphaTaury.

    Formula 1

    Senin, 5 Desember 2022

    Damon Hill Komentari Karier Mick Schumacher di F1

    Damon Hill sebut kegagalan Mick Schumacher di F1 karena dia tak mampu menghadapi tekanan balap.

    Formula 1

    Senin, 5 Desember 2022

    Kesampingkan Hamilton, Tost Sebut Verstappen Akan Bersaing dengan Leclerc dan Russell pada F1 2023

    Bos Tim AlphaTauri yakin George Russell sudah mampu menggantikan Lewis Hamilton di Tim Mercedes.

    Formula 1

    Senin, 5 Desember 2022

    Toto Wolff Sesumbar Budget Cap Untungkan Mercedes sebagai Tim Terhebat di F1

    Menurut Prinsipal Mercedes Toto Wolff, budget cap juga akan menjadikan Lewis Hamilton pembalap terbaik sepanjang masa.

    Formula 1

    Minggu, 4 Desember 2022

    Mercedes Buka Pintu Datangkan Mick Schumacher

    Mercedes dikabarkan siap menampung putra dari Mick Schumacher.

    Formula 1

    Sabtu, 3 Desember 2022

    Lewis Hamilton-Carlos Sainz Bayar Denda Terbanyak di F1 2022

    Lewis Hamilton dan Carlos Sainz Jr masing-masing harus membayar denda hingga 26 ribu dolar AS atas sejumlah pelanggaran yang mereka lakukan sepanjang F1 musim 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 3 Desember 2022

    Munculnya Kabar Perselisihan Mattia Binotto dan Charles Leclerd Diragukan Eks Musuh Ferrari Ini

    Eks pembalap McLaren, Mika Hakkinen meragukan kabar yang menyebut Charles Leclerc bersilisih dengan Mattia Binotto

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X