Pengamat Sebut Peluang Juara Dunia Charles Leclerc kian Tertutup

7 Juni 2022, 21:50 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Bintang F1 Charles Leclerc kehilangan jam tangan Richard Mille senilai £250 ribu atau sekitar Rp4,5 miliar.
Bintang F1 Charles Leclerc kehilangan jam tangan Richard Mille senilai £250 ribu atau sekitar Rp4,5 miliar. /Instagram @charles_leclerc

  • Grafik penampilan Ferrari di Formula 1 (F1) 2022 tengah menurun.
  • Sempat meroket di awal musim, Tim Kuda Jingkrak kalah pamor dengan Red Bull Racing yang makin menanjak.
  • Pengamat F1, Norbert Haug, melihat peluang juara Charles Leclerc musim ini bahkan hampir tertutup.

SKOR.id - Ferrari kembali gagal bersinar pada F1 GP Monako 2022.

Charles Leclerc gagal memanfaatkan keunggulannya sebagai peraih pole position dan harus puas menempati posisi keempat.

Sedangkan rekannya, Carlos Sainz Jr, berhasil mempertahankan posisinya saat start dan finis di posisi kedua.

Performa Leclerc jelas jadi sorotan. Pasalnya, pembalap kelahiran Monako tersebut tak kunjung meraih kemenangan sejak GP Australia.

Leclerc, yang sempat memimpin klasemen dengan jarak jauh di awal musim, kini melorot ke posisi kedua.

Ia tergeser oleh Max Verstappen (Red Bull Racing) yang sempat meraih tiga kemenangan beruntun di GP Emilia Romagna, GP Miami, dan GP Spanyol.

Selebrasi Sergio Perez usai berhasil memenangi F1 GP Monako 2022 yang digelar Minggu (29/5/2022).
Selebrasi Sergio Perez usai berhasil memenangi F1 GP Monako 2022 yang digelar Minggu (29/5/2022). twitter.com/redbullracing

Pengamat F1, Norbert Haug, menyebut kegagalan mengatasi tekanan sebagai penyebab utama melorotnya performa Ferrari.

Para tifosi tentunya menginginkan tim idola mereka merebut kembali gelar juara setelah menunjukkan penampilan impresif di awal musim ini.

"Saya melihat ada begitu banyak tekanan di dalam kubu Ferrari," kata Haug, dikutip dair Tuttomotoriweb.

"Mereka merasa harus terus mengambil keputusan brilian padahal keputusan yang biasa-biasa saja bakal membawa hal yang lebih baik," tuturnya.

Lebih lanjut, Haug menyebut bahwa kegagalan Ferrari mengamankan podium teratas di Monako berpotensi membuat mereka kehilangan gelar.

Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen.
Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen. Instagram Max Verstappen

"Dengan Leclerc sebagai kandidat juara finis di posisi keempat, Ferrari telah memberi Verstappen keuntungan," kata Haug.

"Ini bisa menentukan hasil akhir kejuaraan dunia musim ini kalau skenario yang terburuk terjadi," tuturnya.

Memang, dengan 125 poin yang telah ditorehkannya hingga seri ketujuh, Verstappen hanya unggul sembilan poin atas Leclerc.

Namun, melihat performa Leclerc yang selalu mampu meraih podium dalam empat seri terakhir, bukan tidak mungkin jarak tersebut makin bertambah pada GP Azerbaijan yang akan digelar akhir pekan ini.

Berita Formula 1 lainnya:

F1 2022: Jadwal, Hasil, dan Klasemen

Bos Mercedes Yakin Kesialan Lewis Hamilton di F1 2022 Segera Berakhir

Eks Pembalap F1 Sebut Keraguan Jadi Momok Ferrari di GP Monako 2022

  • Sumber: Tuttomotoriweb
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Rabu, 1 Juni 2022

    Utamakan F1, Max Verstappen Tak Ambisi Raih Triple Crown of Motorsport

    Max Verstappen mengaku tak berambisi mengejar gelar Triple Crown of Motorsport.

    Formula 1

    Rabu, 1 Juni 2022

    F1 GP Monaco 2022 Kembali Memperlihatkan Kelemahan Mercedes W13

    Mercedes-AMG Petronas semakin terlihat tak bisa menandingi Red Bull dan Ferrari pada GP Monaco 2022.

    Formula 1

    Rabu, 1 Juni 2022

    Gagal Menangi F1 GP Monaco 2022, Max Verstappen Diminta Belajar dari Sergio Perez

    Fromula 1 (F1) 2022 telah menyelesaikan seri ketujuh, GP Monako, akhir pekan lalu.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X