Munculnya Kabar Perselisihan Mattia Binotto dan Charles Leclerd Diragukan Eks Musuh Ferrari Ini

3 Desember 2022, 15:45 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Bintang F1 Charles Leclerc kehilangan jam tangan Richard Mille senilai £250 ribu atau sekitar Rp4,5 miliar.
Bintang F1 Charles Leclerc kehilangan jam tangan Richard Mille senilai £250 ribu atau sekitar Rp4,5 miliar. /Instagram @charles_leclerc

SKOR.id - Mattia Binoto resmi meninggalkan kursi pimpinan tim Ferrari beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, ia juga menyatakan sudah mengundurkan diri secara total dari tim Kuda Jingkrak.

Jadi, tidak mungkin baginya mengikuti jejak Maurizio Arrivabene yang akhirnya bekerja di entitas olahraga milik keluarga Agnelli lainnya, Juventus.

Ada kabar menyatakan, kalau mundurnya Mattia Binotto dari Ferrari disebabkan adanya perselisihan dengan Charles Leclerc.

Akibat strategi "badut" yang kerap dilakukan Ferrari, Charles Leclerc diisukan telah meminta manajemen Ferrari untuk mendepak Mattia Binotto dari tim. 

Jika benar, ini suatu hal yang sebenarnya tak terealisiasi karena Binotto sebenarnya tidak dipecat melainkan keluar sendiri dari Ferrari.

Mantan "musuh" Ferrari, Mika Hakkinen pun tidak percaya dengan rumor perselisihan ini. Sebab dia percaya, dalam balapan tidak ada faktor like and dislike.

"Saya selalu berpikir, dalam balapan, tidak ada pertanyaan apakah anda suka seseorang atau tidak," kata pembalap yang berjaya bersama McLaren itu.

"Pertanyaan dalam balapan selalu seputar seberapa bagus, seberapa besar komitmen, serta seberapa cerdas sang pembalap di lintasan."

Ferrari menyatakan tak ada kompromi untuk F1 2022.
Ferrari menyatakan tak ada kompromi untuk F1 2022. Twitter @ScuderiaFerrari

 

Saat masih aktif membalap di McLaren, Mika Hakkinen adalah rival berat Michael Schumacher yang  berjaya bersama Ferrari.

Keduanya pun terlibat head to head secara langsung dalam perburuan gelar juara dunia pada F1 1999 dan 2000.

Rivalitas Hakkinen dan Schumacher dianggap salah satu yang terbaik di sepanjang sejarah. Tentu dia sangat mengenal Binotto yang dulunya adalah mekanik tim Ferrari di era Schumi.

Pria asal Finlandia itu pun mengaku sedih karena Binotto akhirnya harus meninggalkan Ferrari.

"Saya sangat sedih, sebab menurut saya, Binotto punya personality yang bagus, dia adalah pria hebat," ujarnya.

"F1 adalah olahraga yang kompleks, ini membutuhkan tiga atau empat orang yang sangat bertalenta untuk membuat sebuah tim menjadi sukses."

"Ini bukan olahraga individual yang bisa dijalankan satu orang untuk membawa tim menjadi berhasil," Mika Hakkinen menuturkan.

Berita Lainnya Charles Leclerc:

Charles Leclerc Tanggapi Tawaran Toto Wolff Gabung Mercedes

Charles Leclerc: Kami Menunggu Hujan yang Tak Kunjung Turun

  • Sumber: crash.net
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Kamis, 20 Mei 2021

    Berstatus Tuan Rumah di GP Monako, Charles Leclerc Berharap Dewi Fortuna

    Charles Leclerc sadar diri bahwa musim ini Ferrari belum sepadan dengan Mercedes maupun Red Bull.

    Otomotif

    Minggu, 3 Juli 2022

    Adik Charles Leclerc Sukses Raih Kemenangan Perdana di F3

    Adik Charles Leclerc, Arthur Leclerc menunjukkan potensinya dengan memenangi balapan F3 Inggris

    Terbaru

    Formula 1

    Jumat, 27 Januari 2023

    AlphaTauri Gaet Orlen, Alfa Romeo Gandeng Stake

    Dua tim Formula 1 Scuderia AlphaTauri dan Alfa Romeo Racing mendapatkan sponsor besar menjelang bergulirnya musim balap 2023.

    Formula 1

    Kamis, 26 Januari 2023

    5 Pembalap yang Wajib Dongkrak Performa pada Formula 1 2023

    Para pembalap Formula 1 memang wajib selalu turun dalam performa terbaik. Namun, beberapa di antaranya bakal lebih tertekan daripada lainnya untuk mendapatkan hasil lebih baik.

    Formula 1

    Rabu, 25 Januari 2023

    Lewis Hamilton Mengaku Bersitegang dengan Toto Wolff Karena 2 Hal Ini

    Lewis Hamilton dan Toto Wolff sempat berselisih paham ketika Mercedes mengganti livery dari perak ke hitam di tahun 2020.

    Formula 1

    Rabu, 25 Januari 2023

    Formula 1 2023 Terungkap: Kapan Ferrari Rilis Mobilnya?

    Balapan F1 tahun 2022 adalah tahun dengan emosi campur aduk bagi Ferrari. Tim kuda jingkrak melakukan lompatan besar. Tapi juga memudar karena banyak kesalahan sendiri.

    Formula 1

    Selasa, 24 Januari 2023

    Pasar Pembalap F1: Norris Bisa Kena Efek Domino Hamilton-Leclerc

    Belum diperbaruinya kontrak Lewis Hamilton memunculkan spekulasi terkait perpindahan pembalap top F1 menjelang akhir 2024.

    Formula 1

    Selasa, 24 Januari 2023

    Gelar Juara Dunia F1 Dianggap Tidak Sah Selama Pembalap Rusia Dilarang Berkompetisi

    Gelar juara dunia F1 dianggap tidak sah selama pembalap Rusia dilarang berkompetisi.

    Formula 1

    Selasa, 24 Januari 2023

    Rekor Unik yang Berpotensi Dipecahkan Charles Leclerc dan Lando Norris di F1 2023

    Dua rekor negatif membayangi Charles Leclerc dan Lando Norris pada F1 2023.

    Formula 1

    Senin, 23 Januari 2023

    Lando Norris Ingin Bertarung dengan Carlos Sainz Jr dan George Russell

    Pembalap F1 Lando Norris berharap McLaren bisa membawanya sejajar dengan tim sekelas Ferrari dan Mercedes.

    Formula 1

    Minggu, 22 Januari 2023

    10 Tahun Menjadi Bos Tim Mercedes F1, Ini Torehan Impresif Toto Woff

    Sejumlah prestasi ditorehkan Mercedes di Formula 1 sejak Toto Wolff datang, 10 tahun silam.

    Formula 1

    Minggu, 22 Januari 2023

    Arab Saudi Dikabarkan Tertarik Beli Formula 1

    Arab Saudi bersedia menaikkan tawaran demi mendapatkan hak milik F1 dari Liberty Media.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X