IIMS

Michael Masi Dicoret dari Struktur FIA, Buntut Kontroversi GP Abu Dhabi 2021?

13 Januari 2022, 20:20 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Lewis Hamilton (kiri) dan Max Verstappen saling menyapa usai menyelesaikan F1 GP Abu Dhabi 2021 di Sirkuit Yas Marina, UEA, Minggu (12/12/2021).
Lewis Hamilton (kiri) dan Max Verstappen saling menyapa usai menyelesaikan F1 GP Abu Dhabi 2021 di Sirkuit Yas Marina, UEA, Minggu (12/12/2021). /twitter.com/F1

  • FIA akhirnya mengumumkan struktur organisasi di bawah presiden anyar, Mohammed ben Sulayem.
  • Nama Michael Masi dan Nikolas Tombazis dicoret dari daftar tersebut.
  • Spekulasi menyebutkan bahwa hal tersebut dilakukan atas tekanan Mercedes yang masih tak puas dengan hasil F1 GP Abu Dhabi 2021.

SKOR.id - Dampak dari hasil seri pamungkas F1 2021, GP Abu Dhabi, masih terasa hingga awal tahun 2022.

Lewis Hamilton dan Mercedes, selaku pihak yang dirugikan, tampak masih kecewa dengan keputusan kontroversial di GP Abu Dhabi yang membuat mereka gagal merebut juara dunia.

Dua protes yang sempat dibuat Mercedes menemui jalan buntu. Rencana menggugat hasil pun dibatalkan jelang acara penghargaan FIA.

Hamilton sendiri hingga saat ini masih bungkam. Toto Wolff, selaku prinsipal tim Mercedes, pun belum dapat menjamin sang pembalap masih akan ada di grid pada F1 2022 atau tidak.

Baru-baru ini, FIA mengumumkan struktur kepengurusan baru di bawah presiden terpilih, Mohammed ben Sulayem.

Dalam susunan baru tersebut, tidak ada nama Michael Masi dan Nikolas Tombazis sebagai pengurus di divisi single-seater.

Seperti diketahui, keputusan Masi pada GP Abu Dhabi menjadi pemicu kontroversi. Ia memutuskan menarik safety car dan melanjutkan lomba dengan satu lap tersisa.

Keputusan tersebut membuat Max Verstappen, yang sempat mengganti ban menjadi tipe lunak dengan mudah mengasapi Hamilton dan merebut gelar juara.

Sementara Tombazis kemungkinan dicoret karena grup kerjanya dirombak. Hingga akhir tahun lalu, Liberty Media selaku promotor F1 berada di bawah arahan Pat Symonds.

Pria asal Yunani tersebut juga terus menerus membahas dampak negatif yang mungkin timbul akibat perubahan regulasi F1 2022.

Slot yang ditinggalkan Tombazis dan Masi lantas akan diisi oleh Peter Bayer, yang merangkap sebagai sekretaris jenderal divisi motorsport.

Presiden FIA, Mohammed ben Sulayem, saat membuka Reli Dakar 2022.
Presiden FIA, Mohammed ben Sulayem, saat membuka Reli Dakar 2022. (INSTAGRAM MOHAMMED BEN SULAYEM)

Kabar ini makin menguatkan spekulasi adanya "main mata" antara Mercedes dengan FIA. Bagaimanapun, Hamilton merupakan aset penting, yang membuat para penggemar menyaksikan F1.

Beberapa waktu lalu, BBC membocorkan informasi dari seorang sumber, yang merupakan figur senior motorsport, di mana Mercedes bersedia membatalkan gugatan dengan syarat tertentu.

FIA dan Mercedes konon mencapai kesepakatan quid pro quo (sesuatu untuk sesuatu). Mercedes disebut akan mencabut gugatan jika Masi dan Tombazis dilengserkan sebelum F1 2022 bergulir.

Namun, saat dikonfirmasi lebih lanjut, Mercedes membantah hal tersebut. Mereka berkelit bahwa keputusan baru akan diambil setelah FIA menjamin adanya investigasi seputar lap terakhir GP Abu Dhabi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Formula 1 lainnya:

Gegara Sponsor di F1 2022, Ferrari Tuai Polemik

Nikita Mazepin Mengaku Tak Akrab dengan Mick Schumacher, Rekan Setimnya di F1

Tinggalkan F1 Usai 2021, Bos Honda Yakin Kembali di Masa Depan

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 10 Januari 2022

    Resmi Pensiun, Kimi Raikkonen Tak Akan Kembali ke Paddock F1

    Kimi Raikkonen kemungkinan tak akan menginjakkan kaki lagi di paddock Formula 1 setelah resmi pensiun

    Formula 1

    Senin, 10 Januari 2022

    Sergio Perez Ungkap Alasan Dirinya Sangat Mencintai F1

    Di kalangan pembalap F1, nama Sergio Perez tergolong senior.

    Balap

    Rabu, 12 Januari 2022

    Robert Kubica, Eks Pembalap Papan Atas F1 yang Kini Jadi Rival Sean Gelael di WEC

    Robert Kubica akan turun di LMP2 WEC 2022. Ia membela Tim Prema dan akan jadi rival Sean Gelael

    Terbaru

    Formula 1

    Senin, 24 Januari 2022

    Lakukan Perubahan Regulasi Mulai 2022, F1 Pernah Gagal pada 2009

    F1 melakukan perubahan regulasi mulai 2022 untuk meningkatkan aksi salip menyalip di lintasan.

    Formula 1

    Senin, 24 Januari 2022

    Gosip Hamilton Pensiun Merebak, Nama Pembalap Formula E Keturunan Indonesia Jadi Calon Pengganti

    Kursi Lewis Hamilton di balik kemudi Mercedes F1 kembali diguncang rumor pensiun.

    Formula 1

    Minggu, 23 Januari 2022

    Bos Alfa Romeo Yakin Kedatangan Valtteri Bottas bakal Bawa Aura Positif

    Usai sudah kebersamaan Valtteri Bottas dengan Mercedes.

    Formula 1

    Minggu, 23 Januari 2022

    Soal Novak Djokovic Saga, Nama Lewis Hamilton dan Valentino Rossi Ikut Disinggung

    Panitia F1 GP Australia 2022 menegaskan peraturan vaksin penuh berlaku penuh termasuk untuk para atlet bintang.

    Formula 1

    Sabtu, 22 Januari 2022

    Lewis Hamilton Sengaja Menjauh dari Bos Mercedes

    Jacques Villenue menilai diamnya Lewis Hamilton sebagai usaha untuk menjauh dari bos Mercedes, Toto Wolff.

    Formula 1

    Sabtu, 22 Januari 2022

    Jelang F1 2022, Kutukan Juara Dunia Menanti Max Verstappen

    Prestasi membanggakan diraih pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, di F1 2021.

    Formula 1

    Sabtu, 22 Januari 2022

    Pierre Gasly: Tahun 2021 adalah Musim Paling Konsisten

    Pierre Gasly menikmati tanggung jawab sebagai senior sekaligus terkesan dengan kerja sama AlphaTauri sebagai tim.

    Formula 1

    Jumat, 21 Januari 2022

    Berlabel Pembalap F1 Tertua, Fernando Alonso Beri Jawaban Mengejutkan

    Fernando Alonso akan menjadi pembalap tertua di balapan Formula 1 musim 2022. Pembalap Alpine itu yakin usia dan pengalamannya akan memberinya keuntungan.

    Formula 1

    Jumat, 21 Januari 2022

    Sirkuit Spa Berdandan dengan Kerikil Tambahan

    Circuit de Spa-Francorchamps memberikan pembaruan lain tentang perkembangan terbarunya dengan menambahkan kerikil di sejumlah sudut..

    Formula 1

    Kamis, 20 Januari 2022

    Peran Penting Jenson Button untuk Nicholas Latifi dan George Russell di F1 2021

    Duo Williams di F1 2021 tersebut mengakui perspektif unik dari Jenson Button sebagai penasihat senior tim.
    X