Merasa Dirugikan pada F1 2021, Mercedes Tak Setuju Ide Pemecatan Michael Masi

6 Januari 2022, 23:10 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff, masih mencemaskan insiden kedua pembalapnya dalam dua lomba di Sirkuit Silverstone, Inggris, terulang pada akhir pekan ini di Sirkuit Catalunya, Spanyol.
Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff, masih mencemaskan insiden kedua pembalapnya dalam dua lomba di Sirkuit Silverstone, Inggris, terulang pada akhir pekan ini di Sirkuit Catalunya, Spanyol. /Twitter/Mercedes-AMG F1 (@MercedesAMGF1)

  • Ketua Tim Mercedes, Toto Wolff tak setuju pemecatan Michael Masi.
  • Menurut Wolff, pembenahan di F1 akan terjadi jika sistemnya yang berubah.
  • Jika sistemnya tetap sama, siapa pun race director-nya, kontroversi bakal tetap terjadi.

SKOR.id - Keputusan kontroversial kerap dilakukan Race Director Michael Masi F1 Michael Masi sepanjang musim 2021.

Yang paling parah adalah kebijakan safety car pada GP Abu Dhabi yang telah membuat gelar juara dunia F1 2021 Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas) melayang.

Bahkan di balapan yang sama, Masi tak menghukum Lewis Hamilton yang memotong jalur saat berduel dengan Max Verstappen di awal balapan.

Serangkaian keputusan kontroversial ini membuat isu pemecatan Michael Masi dari posisi Race Director mengemuka.

Federasi Automobil Internasional (FIA) sedang menyusun laporan tentang peristiwa di Abu Dhabi. Hal ini tentu bisa berujung pada pemecatan penerus mendiang Charlie Whitting tersebut.

Namun, Prinsipal Mercedes, Toto Wolff tidak setuju dengan ide tersebut. Meskipun Mercedes dirugikan, Wolff menyatakan mengganti Masi dengan orang lain bukanlah solusi.

"Ini bukan hanya tentang mengganti race director. Seluruh sistem pengambilan keputusan juga harus diperbaiki," ucap Wolff.

"Mengemudi dengan sembrono dan memiliki sudut pandang berbeda antara pembalap dan tim adalah hal yang normal." 

"Tetapi, keputusan yang tidak konsisten pasti mengarah pada kontroversi, sebagian besar sama sekali tidak perlu." 

Dengan kata lain, Wolff menginginkan adanya perubahan sistem di F1. Siapa pun yang menjadi race director, balapan akan berjalan dengan fair jika sistemnya sudah rapi.

Namun jika sistem pengambilan keputusan di F1 masih berantakan, siapa pun race director-nya pasti akan membuat sebuah kontroversi.

Berita Formula 1 Lainnya:

Bela Michael Masi, Bos Ferrari Sebut Race Director F1 Pekerjaan Tersulit di Dunia

Popularitas Meroket, F1 Buka Kans Gelar 30 Balapan Setahun

  • Sumber: Sky Sports
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Liga Inggris

    Kamis, 6 Januari 2022

    4 Tahun Bela Liverpool, Ini 13 Statistik Luar Biasa Virgil van Dijk

    Virgil van Dijk mengantongi sejumlah catatan luar biasa dalam empat tahun kariernya bersama Liverpool.

    PUBG Mobile

    Kamis, 6 Januari 2022

    Player PUBG Mobile yang Profil Liquipedia-nya Paling Sering Dikunjungi di Tahun 2021

    Ada beberapa pro player PUBG Mobile dari Indonesia yang juga masuk ke dalam daftar page atau profil Liquipedia yang sering dikunjungi.

    Liga Inggris

    Kamis, 6 Januari 2022

    Manchester United Umumkan CEO Baru, Mulai Aktif 1 Februari 2022

    Manchester United mengumumkan CEO barunya pada Kamis (6/1/2022) malam WIB.

    Terbaru

    Formula 1

    Senin, 3 Oktober 2022

    F1 2022: Jadwal, Hasil, dan Klasemen

    Berikut rangkuman jadwal, hasil, dan klasemen F1 2022 yang bakal berlangsung mulai pertengahan Maret hingga November mendatang.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Hasil F1 GP Singapura 2022: Sergio Perez Menang, Marina Bay Banjir Drama Safety Car

    Minggu (2/10/2022), Sergio Perez sukses memenangi F1 GP Singapura 2022 setelah menaklukkan lintasan basah Marina Bay.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    F1 Singapura 2022 Catat Rekor Penonton Terbanyak, Tembus 302 Ribu Pasang Mata

    F1 Singapura 2022 dihadiri hingga 302.000 penonton.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Gegara Perhiasan Lewis Hamilton, Mercedes Kehilangan Uang Rp373 Juta

    Lewis Hamilton membuat Mercedes dihukum karena menggunakan anting saat melakoni latihan bebas F1 GP Singapura 2022.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Singapura 2022: Menangi Duel Sengit, Charles Leclerc Sabet Pole ke-9

    Pertarungan sengit mewarnai sesi kualifikasi F1 GP Singapura 2022 yang digelar Sabtu (1/10/2022).

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Bos Williams Minta Tim Pelanggar Budget Cap F1 Dihukum Berat

    Bos Williams, Jost Capito meminta agar pelanggar budger cap F1 dihukum berat

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Hasil FP3 F1 GP Singapura 2022: Sempat Tertunda, Charles Leclerc Torehkan Waktu Lap Terbaik

    Dalam sesi yang sempat tertunda akibat cuaca buruk, Charles Leclerc keluar sebagai pembalap tercepat.

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    F1 GP Singapura 2022: George Russell Optimistis Rebut Pole Position

    George Russel pun optimistis merebut pole position pada F1 GP SIngapura 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Red Bull Optimistis Tak Lewati Budget Cap F1

    Prinispal Red Bull, Christian Horner, tegaskan timnya sudah memenuhi aturan budget cap yang ditetapkan F1

    Formula 1

    Jumat, 30 September 2022

    AlphaTauri Disebut telah Capai Kesepakatan dengan Nyck de Vries

    Nyck de Vries dikabarkan makin mendekat ke AlphaTauri.
    X