IIMS

Mengulik Bahaya Kecelakaan 51G Max Verstappen di F1 GP Inggris 2021

19 Juli 2021, 17:15 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Momen kecelakaan Max Verstappen di F1 GP Inggris, Minggu (18/7/2021).
Momen kecelakaan Max Verstappen di F1 GP Inggris, Minggu (18/7/2021). /(F1)

  • Kecelakaan 51G yang dialami Max Verstappen adalah insiden fatal untuk manusia normal.
  • Manusia normal hanya mampu bertahan tidak lebih dari tekanan 9G selama beberapa detik.
  • Kondisi Max Verstappen menunjukkan tingginya standar keselamatan dan latihan berat para pembalap F1.

SKOR.id - Kondisi Max Verstappen yang tanpa luka luar setelah mengalami tabrakan berkekuatan 51 kali gravitasi atau 51G sekali lagi menunjukkan betapa tingginya standar keselamatan di ajang Formula 1.

Pada Minggu (18/7/2021), Max Verstappen mengalami kecelakaan hebat saat lap pembuka di tikungan 9 atau Copse Corner Sirkuit Silverstone saat melakoni lomba di F1 GP Inggris 2021.

Dalam tayangan ulang, terlihat ban depan mobil Hamilton sempat menyentuh ban belakang Verstappen hingga pembalap Red Bull Racing tersebut hilang kendali dan menabrak dinding pembatas dengan kecepatan tinggi.

Usai berjalan keluar dari mobil yang hancur, Verstappen sempat melambaikan tangan ke arah para penonton di tribun walaupun tampak syok dan mengeluh pusing sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit.

Meskipun tanpa luka luar dan terlihat baik-baik saja, tekanan 51G yang dialami Verstappen adalah sebuah mala petaka bagi tubuh manusia jika tanpa pengamanan ekstra serta kesiapan fisik yang hebat.

G-force adalah satuan jenis akselerasi tekanan gravitasi yang menyebabkan beban tubuh bertambah, seperti yang Anda alami ketika ditekan ke kursi saat menikmati wahana roller coaster berkecepatan tinggi.

Semakin tinggi tekanan G-force maka semakin besar juga beban yang ditumpukan kepada tubuh kita yang 60 persennya mengandung air.

Max Verstappen saat melakoni sesi spirnt qualifying F1 GP Inggris 2021 yang digelar di Sirkuit Silverstone pada Sabtu (17/7/2021).
Max Verstappen saat melakoni sesi spirnt qualifying F1 GP Inggris 2021 yang digelar di Sirkuit Silverstone pada Sabtu (17/7/2021). (twitter.com/redbullracing)

G-force horizontal, seperti yang dialami oleh Verstappen, dapat mengakibatkan patah tulang, pergeseran organ, hingga pecahnya pembuluh darah.

Kadar toleransi seseorang akan G-force berbeda-beda tergantung gaya hidup dan pola makan sehari-hari.

Manusia normal dapat menahan tekanan gravitasi tidak lebih dari 9G dan hanya bertahan selama beberapa detik saja.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Max Verstappen (@maxverstappen1)

Dalam kondisi tersebut darah akan mengalir ke bagian bawah tubuh sehingga jantung kekurangan pasokan untuk dipompa serta dialirkan ke otak.

Oleh karena itu, pandangan mata akan berkunang-kunang, black-out atau pingsan, bahkan tewas dalam hitungan detik.

Pembalap F1 yang menjalani latihan G-force tingkat tinggi tentu memiliki kadar toleransi yang lebih tinggi, apalagi ditambah dengan pakaian khusus yang dikompresi untuk menjaga keselamatan saat membalap.

Sekali lagi, kecelakaan yang dialami Verstappen membuktikan bahwa sistem keamanan dan latihan berat para pembalap F1 berada di atas level rata-rata.

Hal ini dibuktikan dengan, dalam Instagram pribadinya, Verstappen mengaku sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit tanpa cedera serius sehari setelah kecelakaan di Silverstone.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita F1 Lainnya:

Bikin Max Verstappen Celaka, Lewis Hamilton Disebut Masih Amatir

Max Verstappen Kesal Melihat Lewis Hamilton Berselebrasi Seusai F1 GP Inggris 2021

  • Sumber: medicaldaily.com, Kompas, Scientific American
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 18 Juli 2021

    Hasil F1 GP Inggris: Max Verstappen Tabrakan, Lewis Hamilton Juara

    Lewis Hamilton berhasil keluar menjadi juara F1 GP Inggris meski terlibat kontroversi sepanjang balapan.

    Formula 1

    Senin, 19 Juli 2021

    Lewis Hamilton Enggan Minta Maaf Terkait Insiden di F1 GP Inggris 2021

    Lewis Hamilton enggan minta maaf terkait insidennya dengan Max Verstappen di F1 GP Inggris 2021.

    Terbaru

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Bos Ferrari Merendah, Sebut Masih Sulit Bersaing dengan Mercedes dan Red Bull

    Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menyebut belum saatnya Ferrari menandingi Mercedes dan Red Bull.

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Perpanjang Kontrak hingga 2028, Singapura dan F1 Sepakat soal Balapan Ramah Lingkungan

    Formula 1 (F1) dipastikan menggelar balapan di Singapura hingga 2028 mendatang.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Max Verstappen Akui Dirinya Bukan Pembalap Sempurna

    Max Verstappen mengaku dirinya bukan pembalap sempurna meski berhasil menjuarai F1 2021.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Catat, Ini Jadwal Tes Pramusim F1 2022 di Barcelona dan Bahrain

    Agenda tes pramusim F1 2022 akhirnya diumumkan.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bos Ferrari Puji Carlos Sainz Jr, Cepat Beradaptasi Sepanjang F1 2021

    Mattia Binotto memuji kemampuan belajar cepat Carlos Sainz Jr, terutama soal pemahaman power unit Ferrari di F1 2021.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Sambut F1 2022, Ferrari Gelar Tes 4 Hari di Fiorano

    Ferrari mengintensifkan persiapan jelang bergulirnya F1 2022 mulai Maret mendatang.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Direktur Teknis Mercedes Keluhkan Regulasi Baru di F1 2022

    Direktur Teknis Mercedes-AMG Petronas, James Allison, sedikit mengeluhkan perubahan regulasi di F1 2022

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Lewis Hamilton Sabet Hawthorn Trophy untuk Kali ke-11 dalam 15 Tahun

    Hawthorn Trophy merupakan penghargaan yang diberikan kepada pembalap F1 asal Persemakmuran Inggris tersukes setiap tahunnya.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Bos Red Bull Mengklaim Tidak Ada Noda, Max Verstappen Layak Juara

    Balapan F1 2021 sarat adegan dramatis. Bos Red Bull Christian Horner mengklaim gelar juara perdana Max Verstappen tidak ternoda oleh kontroversi di GP Abu Dhabi.

    Formula 1

    Senin, 24 Januari 2022

    Lakukan Perubahan Regulasi Mulai 2022, F1 Pernah Gagal pada 2009

    F1 melakukan perubahan regulasi mulai 2022 untuk meningkatkan aksi salip menyalip di lintasan.
    X