Mengukur Kemampuan Mick Schumacher agar Sehebat Michael Schumacher di F1

4 Desember 2020, 08:00 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Poster perkenalan Mick Schumacher sebagai pembalap Haas F1 untuk musim 2021
Poster perkenalan Mick Schumacher sebagai pembalap Haas F1 untuk musim 2021 /(Haas/Twitter)

SKOR.id - Nama Schumacher kembali ke lintasan Formula 1 (F1). Tim Haas F1 memperkenalkan Mick Schumacher, anak Michael Schumacher, sebagai pembalap untuk musim 2021 mendatang.

Mick Schumacher bukan hanya sosok yang "berat di nama." Ia sudah membangun reputasi sejak karier junior hingga musim ini balapan di lintasan Formula 2 (F2).

Akan tetapi, akankah karier Mick Schumacher secerah jalan ayahnya? Pertanyaan tersebut akan terus mengikuti sosok pembalap berusia 21 tahun ini.

 

 

Mick Schumacher membangun reputasi sejak berlomba di kejuaraan karting, kejuaraan balapan junior, Formula 3, Formula 2, hingga dikontrak oleh tim Formula 1. Jika dibandingkan Michael Schumacher, garis waktu tersebut tampak cukup mirip, kecuali bagian Formula 2 yang "dilewatkan" sang legenda. 

Jejak karier

Sejak Promosi dari kejuaraan junior, nama Mick Schumacher langsung menjadi sorotan. Mick melewati enam musim balapan di kelas profesional.

Dalam perjalanannya, Mick sudah meraih juara Kejuaraan Eropa Formula 3 2018. Catatan yang diraih pun cukup apik dengan meraih delapan kemenangan dari 10 seri yang berlangsung.

Prema Theodore Racing menjadi tim yang menaungi Mick Schumacher pada Formula 3 ini.

Mick Schumacher (Prema Racing) saat melakoni balapan F2 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, pertengahan Agustus 2020.
Mick Schumacher (Prema Racing) saat melakoni balapan F2 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, pertengahan Agustus 2020. Instagram/@mickschumacher

Mick Schumacher lalu promosi dan melakoni musim pertama Formula 2 2019 bersaa Prema Racing. Musim perdananya tidak spektakuler. Menjadi rekan tim Sean Gelael, Mick hanya tempati posisi ke-12 klasemen akhir dengan raihan 53 poin dan sekali podium di Hungaroring.

Performa Mick Schumacher melonjak pada F2 2020. Mick berdiri di 10 podium sepanjang musim ini dengan 2 kali menjuarai perlombaan. Musim 2020 tinggal satu seri terakhir, dan Mick adalah kandidat terkuat juara musim ini.

Bisakah performa Mick Schumacher sehebat Michael Schumacher di F1? 

Skor Indonesia melihat terdapat beberapa hal yang bisa mempengaruhi performa Mick Schumacher di lintasan F1.

Pertama adalah mentor. Tanpa adanya sosok sang ayah, Mick Schumacher harus menemukan ''bagian sang ayah'' yang lainnya.

Salah satu rumor yang beredar adalah bergabungnya Sabine Kehm dalam staf balapan Mick. Kehm adalah manajer Michael Schumacher dan kabarnya turut menjadi penasihat bagi Mick.

Mick Schumacher (Prema Racing) di sela-sela rangkaian F2 Grand Prix Rusia.
Mick Schumacher (Prema Racing) di sela-sela rangkaian F2 Grand Prix Rusia. Instagram/@mickschumacher

Kedua adalah rival. Salah satu yang mengubah karier Michael Schumacher adalah rivalitasnya dengan Mika Hakkinen. Schumi dan Mika adalah rival sejak Formula 3 hingga Formula 1.

Kini, Mick Schumacher banyak berduel dengan sosok Nikita Mazepin. Keduanya juga memperebutkan kursi pembalap di Tim Haas dan telah bersaing sejak F2. Namun, di Formula 1, Mick mungkin akan menemukan lawan lain seperti pembalap Williams, George Russell.

Ketiga adalah waktu. Tim Haas dan Mick Schumacher harus percaya bahwa waktu akan mempengaruhi karier sang pembalap.

Mick berada di tim Haas yang bukan "tim jagoan", namun ekspektasi penggemar mungkin akan tetap besar.

Pengalaman dari George Russell di Williams mungkin bisa menjadi cerminan. Meski tak menggunakan mobil tim McLaren atau Ferarri, Williams berhasil sembilan kali mencapai Q2 dalam 14 kali balapan.

Juga, berkaca pada Michael Schumacher, perlu dua musim bagi Schumi meraih dua gelar juara dunia F1 pada 1994 dan 1995 bersama tim Benneton F1, setelah dua musim sebelumnya mengendarai mobil tim Jordan F1.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita F1 Lainnya:

Rumor, George Russell Gantikan Lewis Hamilton di F1 GP Sakhir 2020

Daniel Ricciardo Kecewa, F1 Dramatisasi Kecelakaan Romain Grosjean

  • Sumber: planetf1, motorsport.com, formula1.com
  • Tag

    Video

    Terbaru

    Formula 1

    Jumat, 1 Juli 2022

    Hasil FP1 F1 GP Inggris 2022: Valtteri Bottas Catat Waktu Terbaik di Bawah Guyuran Hujan

    F1 GP Inggris 2022 mulai bergulir pada Jumat (1/7/2022) hari ini.

    Formula 1

    Jumat, 1 Juli 2022

    5 Momen Tak Terlupakan di F1 GP Inggris, Finis Aneh Michael Schumacher Salah Satunya

    Formula 1 melakukan perjalanan ke Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini.

    Formula 1

    Jumat, 1 Juli 2022

    Menyambut F1 Manager 2022, Menilik Balap Jet Darat dari Balik Garasi

    F1 Manager 2022 akan dirilis pada akhir Agustus 2022 dan bisa dimainkan di PC, PlayStation 5, Xbox Series X|S, PlayStation 4, dan Xbox One.

    Formula 1

    Kamis, 30 Juni 2022

    Eks Pembalap F1 Yakin Ferrari Mampu Susul Red Bull Racing

    Sempat dominan di awal musim, Ferrari kini tengah mengalami situasi sulit.

    Formula 1

    Kamis, 30 Juni 2022

    Suguhkan Performa Nyaris Sempurna, Max Verstappen Dinobatkan Jadi Pembalap Bulan Ini

    Juara bertahan Formula 1 (F1), Max Verstappen, menunjukkan performa impresif pada musim ini.

    Formula 1

    Kamis, 30 Juni 2022

    Jadwal F1 GP Inggris 2022, Akhir Pekan Ini

    F1 2022 kembali bergulir dengan menggelar GP Inggris di Sirkuit Silverstone, akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 29 Juni 2022

    Toto Wolff Janjikan Kejutan dari Mercedes di F1 GP Inggris 2022

    Toto Wolff mengatakan akan ada upgrade baru yang membuat Mercedes lebih kompetitif di lintasan mulus Silverstone.

    Formula 1

    Rabu, 29 Juni 2022

    Max Verstappen Dominan, Bos F1 Yakin Kejuaraan Dunia Masih Sengit

    Max Verstappen belum tentu menjadi juara dunia F1 2022 dengan mudah

    Formula 1

    Senin, 27 Juni 2022

    F1 GP Inggris 2022: Lewis Hamilton di Ambang Pemecahan 2 Rekor Penting

    Dua rekor penting berpeluang dipecahkan Lewis Hamilton pada gelaran F1 GP Inggris 2022 akhir pekan ini.

    Formula 1

    Jumat, 24 Juni 2022

    Pierre Gasly Resmi Perpanjang Kontrak dengan AlphaTauri untuk F1 2023

    Jumat (24/6/2022), AlphaTauri mengumumkan bahwa Pierre Gaslya akan bertahan di tim untuk F1 2023.
    X