Mengenal Porpoising, Problem Mobil yang Dikeluhkan Banyak Pembalap F1 2022

10 Maret 2022, 07:00 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Mobil anyar Ferrari, F1-75, saat digunakan menjalani tes pramusim F1 2022 di Sirkuit Barcelona.
Mobil anyar Ferrari, F1-75, saat digunakan menjalani tes pramusim F1 2022 di Sirkuit Barcelona. /(INSTAGRAM F1)

  • Para pembalap mengungkap satu permasalahan mobil anyar F1 yang mulai digunakan mulai musim ini.
  • Problem yang disebut porpoising tersebut membuat mobil para pembalap terpental ke atas dan bawah saat melaju kencang.
  • Kondisi ini disebabkan ground effect yang membuat hilangnya downforce.

SKOR.id - Para pembalap F1 telah melakoni tes pramusim pertama di Sirkuit Barcelona pada akhir Februari silam.

Dalam kesempatan tersebut, para pembalap berkesempatan menjajal mobil anyar yang akan dipakai mulai F1 2022.

Tak disangka, mobil anyar yang dikendarai para pembalap justru membawa problem anyar bernama porpoising.

Kondisi ini menyebabkan mobil yang dikendarai para pembalap terpental ke atas dan bawah saat dipacu dalam kecepatan tertentu di lintasan lurus.

Lantas apakah porpoising itu? Apa yang menyebabkannya? Lantas, solusi apa yang dapat diambil untuk mengatasinya?

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh FORMULA 1® (@f1)

Disebabkan downforce yang tidak stabil

Porpoising diambil dari kata porpoise yang berarti hewan sejenis lumba-lumba.

Kata ini diambil karena kondisi mobil yang mengalami porpoising mirip dengan gerakan porpoise yang naik-turun saat berenang di lautan.

Akibat kondisi ini, mobil yang ditunggangi para pembalap memantul-mantul 30-40mm saat melaju di kecepatan 300 km/jam.

Kondisi ini jelas menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pembalap. Beberapa bahkan merasa mual karena guncangan yang luar biasa.

Selidik punya selidik, fenomena ini disebabkan oleh perubahan regulasi teknik yang membuat para tim kontestan mengubah desain mobil secara radikal.

Dalam regulasi yang baru, mobil F1 kembali mengusung filosofi downforce yang sempat berjaya di era 70-80an awal.

Sederhananya, ground effect adalah cara yang dilakukan oleh para insinyur untuk menghasilkan daya tekan layaknya downforce dengan mengubah bagian dasar mobil (floor).

Jika pada mobil sebelumnya bagian dasar mobil F1 berbentuk datar, pada mobil 2022 bentuknya berubah menyerupai terowongan yang disebut Venturi Tunnel.

Alhasil, downforce alami mobil justru menjadi tidak lancar dengan adanya ground effect ini.

Mobil pun terpental ke atas dan ke bawah ketika mencapai kecepatan tertentu di lintasan lurus.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh FORMULA 1® (@f1)

Solusi porpoising tidak selalu mudah

Jelang digelarnya sesi tes pramusim F1 2022 di Sirkuit Bahrain pekan ini, para tim pun berpikir keras untuk bisa mengatasi porpoising.

Salah satunya dengan menaikkan tinggi kendara mobil dan menahan agar lantai mobil tidak otomatis turun di trek lurus.

Masalahnya, mobil terbaru sangat tergantung pada ground effect. Mereka perlu melaju serendah mungkin agar lantai terkunci dan menghasilkan downforce sebesar mungkin.

Namun, solusi tersebut kurang ideal. Pasalnya, meningkatkan ketinggian bisa membuat mobil kehilangan waktu lap hingga beberapa persepuluh detik.

Tim pun dihadapkan pada dilema mengorbankan kecepatan atau membiarkan pembalap terguncang-guncang.

Kondisi ini diperparah ketika tim mengaplikasikan DRS dalam kualifikasi/balapan di mana ada banyak zona yang menggunakannya.

Perangkat tersebut memang bisa mengurangi sedikit efek porpoising tetapi beban aero mobil berkurang sehingga mobil tidak sangat dekat permukaan lintasan saat flap ditutup.

Dengan balapan pertama direncanakan digelar pada 18-20 Maret mendatang, waktu yang tersedia bagi para tim untuk mencarai solusi makin menipis.

Layak dinantikan, inovasi apa yang akan dibawa oleh para tim kontestan menyongsong musim dan regulasi baru.

Berita Formula 1 lainnya:

Kontrak Dibatalkan, Promotor GP Rusia Pertimbangkan Jalur Hukum Gugat F1

Berkat GP Emilia Romagna di Masa Pandemi, Imola Perpanjang Kontrak dengan F1

Fernando Alonso, Pembalap F1 yang buat Tim Mekanik Tampak Bodoh

  • Sumber: Berbagai Sumber
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 6 Maret 2022

    Kisruh F1 GP Abu Dhabi Berlanjut, Max Verstappen Kritik Pemecatan Michael Masi

    FIA secara resmi memecat Michael Masi dari posisi Race Director Formula 1 menyusul kontroversi yang terjadi pada GP Abu Dhabi 2021.

    Formula 1

    Senin, 7 Maret 2022

    Christian Horner dan Toto Wollf Kompak soal Masuknya Industri Crypto ke F1

    Dua prinsipal tim yang kerap perang komentar, Christian Horner dan Toto Wolff, sepakat mendukung sponsorship crypto di F1.

    Entertainment

    Selasa, 8 Maret 2022

    Valtteri Bottas Ditantang Presenter F1 Sampai Janji Akan Bikin Tato

    Valtteri Bottas finis ketiga di peringkat musim lalu dan hanya meraih satu kemenangan Grand-Prix saat Verstappen dan Hamilton memperebutkan pole.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 25 Mei 2022

    ''Mengintil'' Mobil Sergio Perez di F1 GP Spanyol, Lewis Hamilton Diduga Lakukan Pelanggaran

    Beredar video Lewis Hamilton berjalan di belakang mobil Red Bull milik Sergio Perez usai balapan Formula 1 GP Spanyol.

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.
    X