IIMS

McLaren Ingin F1 Tambah Durasi Tes Resmi

25 April 2021, 21:20 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Lily Indriyani
Andreas Seidl siap memimpin Tim McLaren untuk turun di putaran keenam Kejuaraan Dunia F1 2020, GP Spanyol di Sirkuit Catalunya, akhir pekan ini, kendati dibayangi ancaman penularan Covid-19.
Andreas Seidl siap memimpin Tim McLaren untuk turun di putaran keenam Kejuaraan Dunia F1 2020, GP Spanyol di Sirkuit Catalunya, akhir pekan ini, kendati dibayangi ancaman penularan Covid-19. /Twitter/McLaren (@McLarenF1)

  • Prinsipal McLaren, Andreas Seidl, berharap F1 menambah durasi tes resmi musim depan.
  • Andreas Seidl mengibaratkan balapan tanpa tes yang cukup seperti pergi ke Olimpiade tanpa latihan.
  • McLaren memberi waktu Daniel Ricciardo agar bisa nyaman bersama MCL35M, setidaknya hingga tiga balapan lagi.

SKOR.id - Prinsipal McLaren, Andreas Seidl, berharap Formula 1 (F1) menambah durasi tes resmi mulai musim depan. 

Hal tersebut dimaksudkan agar para pembalap bisa punya waktu cukup untuk beradaptasi dengan mobil anyar. 

Sebagai informasi, durasi tes resmi F1 2021, sangat singat. Pembalap hanya bisa mencoba mobil selama 1,5 hari. 

Imbasnya, ada saja problem yang terjadi selama balapan karena tim dan pembalap tak mengatasi dengan baik.  

Andreas Seidl pun berharap F1 mempertimbangkan durasi tes untuk masing-masing tim agar lomba makin sengit.

"Anda tak bisa langsung meloncat dari satu mobil ke mobil lain ketika hanya punya 1,5 hari tes," katanya dikutip dari Motorsport.

"Itu adalah kesepakatan di antara semua tim agar bisa lebih menghemat biaya. Jadi, (menambah durasi tes) bukan masalah."

Andreas Seidl mengambil contoh Sebastian Vettel, Daniel Ricciardo dan Sergio Perez yang masih kesulitan bersama tim anyar. 

Sebastian Vettel pindah ke Aston Martin, Daniel Ricciardo ke McLaren, serta Sergio Perez yang memperkuat Red Bull di F1 2021.

"Kami punya 3 hari tes di Bahrain, berdurasi 1,5 hari per pembalap. Ini seperti Anda pergi ke Olimpiade tanpa latihan," katanya.

Pembalap anyar McLaren, Daniel Ricciardo (kanan)
Pembalap anyar McLaren, Daniel Ricciardo (kanan) TWITTER.COM/MCLARENF1

Artinya, pengalaman panjang saja tak cukup untuk membuat seorang pembalap bisa cepat beradaptasi dengan mobil baru. 

"Ketiga pembalap ini sangat bertalenta dan punya banyak pengalaman. Mereka juga bisa cepat meningkatkan kecepatan." 

"Tapi, mobil-mobil (F1) sangat rumit dan Anda harus bisa membuat perbedaan 0,2, 0,3 atau 0,4 detik (dari lawan)." 

"Kalau tidak merasa nyaman sepenuhnya dalam mobil, itu akan sulit. Butuh waktu (untuk pembalap hebat sekalipun)." 

Terkait salah satu pembalapnya, Andreas Seidl masih memberi waktu Daniel Ricciardo untuk merasa nyaman dengan MCL35M. 

Setidaknya hingga tiga balapan lagi untuk bisa mengejar atau setidaknya menyamai catatan rekan setimnya, Lando Norris.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

Eks Bos Ferrari Beberkan Kelemahan Charles Leclerc

Gegara Pegolf Hideki Matsuyama, Yuki Tsunoda Banjir Dukungan di F1 2021

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 27 September 2020

    Sebastian Vettel Beberkan Penyebab Terjadinya Insiden di Kualifikasi 2 GP Rusia

    Sebastian Vettel mengakui menekan lebih keras untuk mendapatkan catatan waktu lebih baik dan tiba-tiba kehilangan kendali di Tikungan 4 sehingga menghantam dinding pembatas dengan keras.

    Formula 1

    Jumat, 23 April 2021

    Setelah 30 Tahun, Max Verstappen Ulang Sejarah Ayrton Senna di F1 GP Emilia Romagna

    Perlu waktu 30 tahun bagi mobil balap Honda untuk bisa kembali juara di GP Emilia Romagna. Sejarah ini terulang dari dua nama pembalap, Max Verstappen dan Ayrton Senna.

    Formula 1

    Jumat, 23 April 2021

    Lewis Hamilton: Akhirnya, Red Bull Punya Mobil Juara Dunia di F1 2021

    Lewis Hamilton semakin antusias sambut persaingan ketat dengan Red Bull di F1 2021.

    Terbaru

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Bos Ferrari Merendah, Sebut Masih Sulit Bersaing dengan Mercedes dan Red Bull

    Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menyebut belum saatnya Ferrari menandingi Mercedes dan Red Bull.

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Perpanjang Kontrak hingga 2028, Singapura dan F1 Sepakat soal Balapan Ramah Lingkungan

    Formula 1 (F1) dipastikan menggelar balapan di Singapura hingga 2028 mendatang.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Max Verstappen Akui Dirinya Bukan Pembalap Sempurna

    Max Verstappen mengaku dirinya bukan pembalap sempurna meski berhasil menjuarai F1 2021.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Catat, Ini Jadwal Tes Pramusim F1 2022 di Barcelona dan Bahrain

    Agenda tes pramusim F1 2022 akhirnya diumumkan.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bos Ferrari Puji Carlos Sainz Jr, Cepat Beradaptasi Sepanjang F1 2021

    Mattia Binotto memuji kemampuan belajar cepat Carlos Sainz Jr, terutama soal pemahaman power unit Ferrari di F1 2021.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Sambut F1 2022, Ferrari Gelar Tes 4 Hari di Fiorano

    Ferrari mengintensifkan persiapan jelang bergulirnya F1 2022 mulai Maret mendatang.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Direktur Teknis Mercedes Keluhkan Regulasi Baru di F1 2022

    Direktur Teknis Mercedes-AMG Petronas, James Allison, sedikit mengeluhkan perubahan regulasi di F1 2022

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Lewis Hamilton Sabet Hawthorn Trophy untuk Kali ke-11 dalam 15 Tahun

    Hawthorn Trophy merupakan penghargaan yang diberikan kepada pembalap F1 asal Persemakmuran Inggris tersukes setiap tahunnya.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Bos Red Bull Mengklaim Tidak Ada Noda, Max Verstappen Layak Juara

    Balapan F1 2021 sarat adegan dramatis. Bos Red Bull Christian Horner mengklaim gelar juara perdana Max Verstappen tidak ternoda oleh kontroversi di GP Abu Dhabi.

    Formula 1

    Senin, 24 Januari 2022

    Lakukan Perubahan Regulasi Mulai 2022, F1 Pernah Gagal pada 2009

    F1 melakukan perubahan regulasi mulai 2022 untuk meningkatkan aksi salip menyalip di lintasan.
    X