Max Verstappen vs Lewis Hamilton Alot, F1 2021 Berpotensi Jadi Musim Terketat Sepanjang Sejarah

30 November 2021, 16:15 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Max Verstappen (kiri) dan Lewis Hamilton (kanan) jadi dua pembalap tersisa dalam bursa perebutan gelar juara dunia F1 2021.
Max Verstappen (kiri) dan Lewis Hamilton (kanan) jadi dua pembalap tersisa dalam bursa perebutan gelar juara dunia F1 2021. /twitter.com/F1

  • Max Verstappen dan Lewis Hamilton berpotensi mengakhiri duel perebutan gelar juara dunia F1 2021 dengan raihan poin yang sama.
  • Sepanjang sejarah, duel juara dunia F1 terketat terjadi pada 1984 kala Niki Lauda menutup musim dengan unggul setengah poin atas Alain Prost.
  • Lewis Hamilton punya pengalaman terlibat duel perebutan gelar juara dunia F1 yang ketat pada musim 2008 dengan Felipe Massa.

SKOR.id - Kompetisi Formula 1 (F1) 2021 memasuki masa genting dengan menyisakan dua balapan yang akan bergulir di Arab Saudi (5/12/2021) dan Uni Emirat Arab (12/12/2021).

Bursa juara dunia pembalap F1 2021 pun tinggal menyisakan dua kandidat, yakni Max Verstappen (Red Bull Racing) dan Lewis Hamilton (Mercedes-AMG Petronas).

Saat ini, Max Verstappen berada di puncak klasemen dengan koleksi 351,5 poin sedangkan Lewis Hamilton duduk di peringkat kedua dengan 343,5 poin.

Dengan jarak delapan poin yang memisahkan mereka, persaingan untuk gelar juara dunia pembalap F1 2021 masih terbuka lebar.

Bahkan, ada skenario yang memungkinkan Max Verstappen dan Lewis Hamilton menuntaskan kompetisi musim ini dengan koleksi poin yang sama persis.

Jika hal itu terjadi, maka pasal "Dead Heat" yang tercantum dalam regulasi FIA untuk F1 2021 bakal diterapkan dan Max Verstappen bakal keluar sebagai juara dunia.

Pada sisi lain, skenario kompetisi F1 2021 berakhir dengan dua pembalap meraih poin yang sama bakal menjadi catatan sejarah tersendiri.

Sejak kompetisi F1 pertama kali digelar pada 1950, belum ada satu pun musim yang tuntas dengan situasi imbang di puncak klasemen pembalap.

Dilansir dari laman F1experiences.com, musim yang berakhir dengan hasil terketat dalam sejarah ajang balap mobil jet darat ini terjadi pada 1984.

Kala itu, Niki Lauda tampil sebagai juara dunia dengan koleksi 72 poin atau hanya unggul setengah angka dari Alain Prost yang merupakan rekan setimnya di McLaren.

Niki Lauda mengunci gelar juara dunia F1 ketiganya itu berkat tambahan enam poin usai finis kedua di seri pamungkas yang berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal.

Pada balapan yang sama, Alain Prost tampil sebagai pemenang dan meraih sembilan angka. Namun, torehan itu hanya mengantarkanya finis kedua di tabel klasemen.

Dengan jarak setengah poin antara Niki Lauda dan Alain Prost, F1 1984 tercatat sebagai musim paling ketat sepajang sejarah.

Bicara soal pengalaman terlibat dalam perebutan gelar juara dunia F1 terketat, Lewis Hamilton pernah mengalaminya pada musim 2008.

Kala itu, bursa juara dunia tinggal menyisakan Lewis Hamilton (McLaren) dan Felipe Massa (Ferrari). Keduanya bersaing ketat hingga seri terakhir di Sirkuit Interlagos, Brasil.

Felipe Massa yang tampil di negaranya sendiri tampil apik sejak kualifikasi. Bermodalkan start dari pole position, ia sukses memenangi balapan dan berhak mendapat 10 poin.

Tim Ferrari dan publik Brasil pun sudah berpesta karena Felipe Massa kemungkinan besar jadi juara dunia F1 2008 dengan koleksi 97 poin.

Namun, situasi berubah drastis kala Lewis Hamilton sukses menyalip Timo Glock (Toyota) untuk merebut posisi kelima di lap terakhir.

Hamilton sukses mempertahankan posisinya hingga finis dan berhak atas empat angka. Ia pun menutup musim 2008 dengan 98 poin atau unggul satu angka dari Massa.

Hingga saat ini, persaingan perebutan gelar juara dunia F1 2008 antara Lewis Hamilton dan Felipe Massa masih dikenang sebagai yang terketat sepanjang sejarah.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

Jika Duel Max Verstappen vs Lewis Hamilton Berakhir Imbang, Pasal Dead Heat Siap Diterapkan

Max Verstappen Bisa Segel Juara Dunia F1 2021 di GP Arab Saudi, Ini Syaratnya

  • Sumber: formula1.com, F1Experiences.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 29 November 2021

    Sir Frank Williams, Sosok di Balik Kilau Prestasi Tim Williams F1

    Pendiri sekaligus mantan kepala tim Williams F1, Sir Frank Williams, wafat pada usia ke-79, Minggu (28/11/2021) waktu Inggris Raya.

    Formula 1

    Senin, 29 November 2021

    Christian Horner Optimistis Red Bull Raih Kemenangan di Dua Seri Terakhir

    Christian Horner optimistis Red Bull mampu meraih kemenangan di dua seri balapan terakhir Formula 1 musim ini.

    Formula 1

    Senin, 29 November 2021

    Fakta Menarik Sirkuit Jeddah Corniche, Venue Balapan GP Arab Saudi untuk Kali Pertama

    Tak hanya menjadi venue untuk balapan perdana, sirkuit Jeddah Corniche juga memiliki fakta menarik lainnya.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.

    Formula 1

    Senin, 16 Mei 2022

    Charles Leclerc Hancurkan Mobil Klasik Niki Lauda saat Ekshibisi di Monako

    Charles Leclerc menabrakkan mobil Ferrari 312 B3 keluaran 1974 ke pembatas Sirkuit Monako pada Minggu (15/5/2022).
    X