Max Verstappen Kritik Regulasi Track Limit F1

31 Juli 2022, 14:30 WIB
Penulis: Arin Nabila
Editor: Lily Indriyani
Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen.
Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen. /Instagram Max Verstappen

  • FIA memberlakukan regulasi track limit lebih ketat dalam beberapa seri Formula 1 2022.
  • Max Verstappen menilai FIA terlalu berlebihan dalam menerapkan aturan track limit.
  • Kritik juga datang dari pembalap lain terkait aturan tersebut.

SKOR.id - Federasi Otomotif Internasional (FIA) memberlakukan regulasi track limit lebih ketat dalam beberapa seri Formula 1 2022.

Dalam seri ke-13 di Sirkuit Hungaroring, Hungaria, Sergio Perez (Red Bull Racing) jadi korban akibat peraturan tersebut saat menjalani sesi kualifikasi, Sabtu (30/7/2022).

Torehan Perez dihapus karena dianggap melewati batas trek di Tikungan 5. Namun, setelah dilihat lagi, ternyata pembalap yang akrab disapa Checo itu tak melewati garis putih.

Tak hanya Perez, Pierre Gasly (AlphaTauri) juga terpaksa mengorbankan kanS ke Q2 akibat waktu terbaiknya dibatalkan. Situasi tersebut membuat beberapa pembalap frustrasi.

Melihat rekan tandemnya gagal mengamankan start lebih baik di F1 GP Hungaria 2022, Max Verstappen melontarkan kritikan terhadap FIA.

Juara dunia musim lalu itu melihat FIA terlalu berlebihan dalam menerapkan aturan track limit. Meski begitu, Verstappen tak bisa melakukan apapun selain harus patuh.

“Malam lalu, mereka mulai bicara tentang Tikungan 13, jalur keluar, garis putus-putus di sisi trek. Ada kerb dan garis putih di sebelahnya, yang menurut saya, itu tepi lintasan. Kami punya banyak hal kecil yang konyol, membuat itu jauh lebih sulit bagi mereka mengawasi,” ujarnya.

“Saya tidak tahu, sebagai pembalap, kami selalu ingin membantu dan memberikan saran. Tapi, tidak ada yang didengar dan bagi saya, itu sangat menyebalkan.

“Saya tidak mau bertengkar dengan mereka. Saya ingin menyarankan kepada mereka, tapi tampaknya mereka tidak terlalu peduli. Mereka, menurut perasaan saya, melihat kami seperti amatir. Saya pikir itu tidak benar.”

Penampakan dari kamera onboard tidak memberi perspektif tepat untuk dijadikan alat memantau pelanggaran track limit. FIA siap menghukum siapa pun yang melebar.

Verstappen menyarankan memberikan tambahan kerikil pada jalur keluar daripada membuat garis putus-putus yang membingungkan.

“Saya kira kami bisa melakukan sendiri dengan senang hati dan membuat itu lebih mudah dengan menambahkan sedikit gravel atau apa pun. Austria contohnya, kenapa kami perlu limit track di Tikungan 4 dan Tikungan 6?” tuturnya.

“Ada gravel alami dan meski Anda keluar sedikit, Anda akan menghukum Anda jika melebar atau meski Anda melebar, Anda akan merusak lantai. Mobil Anda akan lebih lambat."

“Mereka membuat itu supersulit bagi mereka. Tentu orang bilang, hanya bertahan di dalam garis putih, tapi itu lebih mudah daripada dikatakan."

“Tapi kemudian, apa yang saya katakan tentang garis putus-putus, semua membuat bingung.” komentar Verstappen.

Komentar bernada sama juga datang dari dua pembalap lainnya, Kevin Magnussen (Haas F1) dan Valtteri Bottas (Alfa Romeo).

 

“Sungguh membuat frustrasi dan tidak tahu kenapa mereka berbuat seperti ini. Saya tidak tahu siapa yang diuntungkan,” ujar Magnussen.

Sementara Bottas melihat direktur balap baru dalam mengawasi track limit kurang efektif.

“Saya yakin mereka sangat sibuk sepanjang musim, mengawasi track limit. Itu tidak ideal, tapi setidaknya mereka melakukan pengecekan ganda, yang mana itu bagus,” Bottas menuturkan.

“Saya kira itu masalahnya, jika Anda dapat membuktikan berada di dalam batas, Anda boleh mempertahankan (waktu) lap.”

Artikel ini telah tayang di Motorsport.com dengan judul 'Verstappen Merasa FIA Perlakukan Pembalap F1 seperti Amatir'

Baca Berita F1 Lainnya:

Unggul Jauh dari Charles Leclerc, Max Verstappen Ogah Santai

Ferrari Harus Ikuti Strategi Ini Jika Ingin Hentikan Dominasi Max Verstappen

 

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 24 Juli 2022

    Pertaruhkan Apartemennya, Nico Rosberg Yakin Rivalitas Leclerc-Verstappen Akan Panas

    F1 2022 menyuguhkan pertarungan antara dua pembalap muda, Charles Leclerc dan Max Verstappen.

    Formula 1

    Rabu, 27 Juli 2022

    Max Verstappen Jagokan Ferrari di F1 GP Hungaria 2022

    Seri ke-13 F1 2022, GP Hungaria, akan berlangsung di Hungaroring, akhir pekan ini.

    Formula 1

    Kamis, 28 Juli 2022

    Jadwal F1 GP Hungaria 2022, Akhir Pekan Ini: Ferrari dan Mercedes Jegal Max Verstappen

    Ajang F1 GP Hungaria 2022 akan digelar akhir pekan ini di Hungaroring.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X