Masa Depan Lewis Hamilton Ditentukan Hasil Investigasi FIA soal GP Abu Dhabi 2021

12 Januari 2022, 16:45 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Lewis Hamilton berselebrasi usai memenangi F1 GP Inggris 2021.
Lewis Hamilton berselebrasi usai memenangi F1 GP Inggris 2021. /(TWITTER F1)

  • Sebulan setelah seri pamungkas F1 2021, nasib Leiws Hamilton masih abu-abu.
  • Hamilton masih kecewa dengan keputusan Race Director pada F1 GP Abu Dhabi 2021 yang memupuskan impiannya merengkuh titel kedelapan.
  • Hingga kini, FIA masih menginvestigasi insiden kontroversial di Abu Dhabi.

SKOR.id - Kontroversi mewarnai pelaksanaan seri terakhir F1 2021, GP Abu Dhabi, Desember lalu.

Seri yang menjadi penentuan gelar juara dunia F1 2021 tersebut berakhir dengan kekacauan yang dipicu kecelakaan Nicholas Latifi.

Kebijakan safety car pun diterapkan. Lewis Hamilton, yang merupakan kandidat juara dunia, memilih bertahan di lintasan dengan ban hard. Sedangkan rivalnya, Max Verstappen, masuk pit untuk mengganti bannya menjadi tipe lunak.

Satu lap sebelum finis, Race Director, Michael Masi, mengizinkan mobil-mobil underlap untuk melewati Hamilton. Hal ini memberi kesempatan untuk merangsek dan menempel Hamilton.

Semua orang mengetahui akhir dari drama ini. Verstappen akhirnya berhasil mendahului Hamilton dan menyabet gelar uara dunia pertamanya.

Kegagalan meraih kemenangan yang telah ada di depan mata agaknya melukai hati Hamilton. Hingga kini, sang pembalap masih bungkam.

FIA sendiri berjanji akan menganalisi dengan detail apa yang terjadi di Abu Dhabi. Namun, hingga kini hasilnya belum diumumkan.

Sky Sports menyebutkan, hasil temuan FIA tersebut dipercaya akan sangat penting untuk menentukan masa depan Hamilton, yang hingga saat ini masih cukup meragukan.

Sebelumnya, bos Mercedes, Toto Wolff, sempat menyebut Hamilton akan kembali ke grid pada musim depan. Namun, ia juga agak ragu karena melihat Hamilton sangat terpukul dengan kejadian di Abu Dhabi.

Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff, masih mencemaskan insiden kedua pembalapnya dalam dua lomba di Sirkuit Silverstone, Inggris, terulang pada akhir pekan ini di Sirkuit Catalunya, Spanyol.
Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff, masih mencemaskan insiden kedua pembalapnya dalam dua lomba di Sirkuit Silverstone, Inggris, terulang pada akhir pekan ini di Sirkuit Catalunya, Spanyol. Twitter/Mercedes-AMG F1 (@MercedesAMGF1)

"Sudah jelas Mercedes ingin sesuatu yang nyata, konkret, dan mereka sangat mengharapkan hasil investigasi FIA," tulis salah seorang sumber, dikutip dari Sky Sports.

"Masalahnya, makin lama proses investigasi berlangusng, situasi Hamilton bakal kian memburuk," lanjutnya.

Aksi bungkam Hamilton tak urung membuat sang pembalap diterpa isu akan segera pensiun. Apalagi, F1 2022 tinggal menghitung hari.

Meski demikian, presiden baru FIA, Mohammed Ben Sulayem, berharap Hamilton tidak akan mundur. Ia sangat yakin bila pembalap Inggris tersebut akan kembali membalap musim depan.

Mohammed Ben Sulayem resmi menjadi pria Timur Tengah pertama yang jadi Presiden FIA
Mohammed Ben Sulayem resmi menjadi pria Timur Tengah pertama yang jadi Presiden FIA Instagram Mohammed Ben Sulayem

"Apakah Hamilton sendiri yang sudah mengatakan mundur? Tidak," kata Ben Sulayem, yang terpilih pada Jumat (17/12/2021) silam.

"Sebagai pembalap profesional, ia akan berbicara langsung soal masa depannya dan tidak akan membiarkan rumor-rumor mewakili dirinya berkomentar," tuturnya.

F1 2022 sendiri rencananya dimulai pada 18 Maret mendatang dengan menggelar sesi latihan bebas GP Bahrain.

Meski demikain, tes pramusim perdana dijadwalkan sudah digelar pada akhir Februari mendatang.

Ini berarti Hamilton tinggal punya waktu kurang dari dua bulan untuk memberikan kepastian soal masa depannya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Formula 1 lainnya:

Sergio Perez Ungkap Alasan Dirinya Sangat Mencintai F1

Resmi Pensiun, Kimi Raikkonen Tak Akan Kembali ke Paddock F1

George Russel: 5 Tim Punya Kans Juara F1 2022

 

  • Sumber: Sky Sports
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Jumat, 7 Januari 2022

    3 Pertarungan Terbaik di F1 2021, Semua Libatkan Lewis Hamilton

    Tak dapat dimungkiri, F1 2021 adalah salah satu musim terbaik sepanjang sejarah.

    Formula 1

    Sabtu, 8 Januari 2022

    Lando Norris: Carlos Sainz Jr adalah Salah Satu Pembalap Terbaik F1

    Menurut Lando Norris, perjalanan Carlos Sainz Jr menunjukkan potensinya sebagai pembalap berkelas.

    Formula 1

    Minggu, 9 Januari 2022

    3 Persaingan yang Akan Mewarnai F1 2022, Tak Hanya Hamilton vs Verstappen

    Musim Formula 1 (F1) 2022 akan digelar pada 20 Maret 2022 dengan seri GP Bahrain sebagai pembuka.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X