Makna Penting F1 GP Emilia Romagna 2022 untuk Max Verstappen

16 April 2022, 18:40 WIB
Penulis: Arin Nabila
Editor: Doddy Wiratama
Max Verstappen sangat marah dengan tim Red Bull.
Max Verstappen sangat marah dengan tim Red Bull. /Twitter @SkySportsF1

  • Asa Max Verstappen untuk mempertahankan gelar juara dunia F1 makin berat usai dirinya gagal finis di GP Bahrain dan Australia.
  • Pembalap Belanda, Tom Coronel, menyebut performa Max Verstappen di Sirkuit Imola menjadi vital untuk menentukan nasibnya di sisa musim ini.
  • Tom Coronel percaya pembalap 24 tahun itu masih berambisi merebut gelar juara musim ini.

SKOR.id - Dari tiga seri Formula 1 2022 yang telah digelar, Max Verstappen baru sekali melintasi bendera finis saat memenangi GP Arab Saudi.

Pada dua seri lainnya, Max Verstappen gagal menyelesaikan balapan lantaran masalah reliabilitas yang menyelimuti mobil RB18 yang dikendarainya.

Situasi ini pun membuat Verstappen tertahan di peringkat enam klasemen sementara F1 2022 dan tertinggal 46 poin dari sang pemuncak, Charles Leclerc (Ferrari).

Asa Verstappen untuk mempertahankan gelar juara pun makin terasa berat. Ia pun tak memiliki pilihan selain bangkit di GP Emilia Romagna pada pekan depan.

Mantan pembalap asal Belanda, Tom Coronel, menyebut performa Max Verstappen dalam race yang akan berlangsung di Sirkuit Imola itu sangat vital.

Hasil yang bakal didapat Verstappen di GP Emilia Romagna bakal menentukan posisinya dalam peta persaingan perebutan gelar juara dunia F1 2022.

Pada sisi lain, Coronel mengatakan DNF yang dialami Red Bull Racing adalah sebuah pukulan kecil. Ia melihat tim pimpinan Christian Horner itu masih punya kecepatan untuk bersaing.

Max Verstappen (kanan, depan) bertarung ketat dengan Charles Leclerc sepanjang GP Arab Saudi 2022.
Max Verstappen (kanan, depan) bertarung ketat dengan Charles Leclerc sepanjang GP Arab Saudi 2022. (TWITTER FORMULA 1)

“Dibandingkan dengan Mercedes, saya pikir mereka tampil hebat. Dia (Verstappen) berada di posisi kedua pada race pertama (sebelum gagal finis)," ujarnya.

"Lalu ia menang (di Arab Saudi) dan berada di urutan kedua lagi (di GP Australia sebelum kembali DNF). Verstappen punya kecepatan dan itu yang terpenting.”

“Tetapi tidak mencetak poin dalam dua balapan juga menunjukkan ada masalah serius. Anda tentu ingin melihat ada dua tim berbeda bertarung," katanya melanjutkan.

Coronel pun sedikit mengenang kembali bagaimana F1 2021 dimulai dengan duel sengit yang dipertunjukkan oleh Mercedes dan Red Bull Racing.

Ia berharap Red Bull Racing mampu bangkit dan meramaikan persaingan papan atas bersama dengan Ferrari juga Mercedes.

"Awal tahun lalu berjalan luar biasa, setiap pekan kita melihat Mercedes atau Red Bull Racing yang menang. Karena itulah Imola menjadi sangat penting," ucapnya.

“Red Bull melakukan sesuatu berkaitan bobot mobil di Australia tetapi pembaruan terbesar bakal datang dari Imola. Jadi kini pertanyaannya, apakah mereka akan melakukannya.”

Coronel pun mengatakan gelar juara dunia F1 yang berhasil diraih Verstappen pada 2021 telah mengubah mentalitasnya dan ini bakal turut memainkan peranan penting.

“Tentu saja dia tumbuh dan menjadi makin matang, tetapi ini juga tentang bagaimana menempatkan titel di kantongnya," ujar Coronel.    

Momen saat Max Verstappen (Red Bull Racing) keluar dari mobilnya yang mengalami kendala teknis dalam sesi balapan F1 GP Australia 2022 yang berlangsung di Sirkuit Albert Park, Melbourne pada Minggu (10/4/2022).
Momen saat Max Verstappen (Red Bull Racing) keluar dari mobilnya yang mengalami kendala teknis dalam sesi balapan F1 GP Australia 2022 yang berlangsung di Sirkuit Albert Park, Melbourne pada Minggu (10/4/2022). twitter.com/F1

Ini tentang pola pikir dan jelas bukan hanya soal rasa lapar. Dia masih punya insting begitu masuk mobil,” ucapnya melanjutkan.

“Saya sudah mempelajari ini setelah 30 tahun dalam dunia motorsport. Ada masa ketika saya berpikir itu mustahil, faktanya memungkinkan."

"Ini telah terjadi dengan Max Verstappen. Tahun lalu dia melakukan hal yang mustahil," katanya.

Pria 50 tahun itu yakin kegagalan pada dua seri sebelumnya tak memupus semangat dan ambisi Verstappen dalam perebutan gelar juara musim ini.

“Peluang meraih gelar juara dunia bersama Verstappen tak pernah sepenuhnya hilang," katanya.

"Saya bisa bilang dengan pembalap lain mungkin itu (kans juara) sudah hilang, tetapi ini belum bisa berlaku untuknya. Tak ada kata menyerah dalam kamusnya.”

Artikel ini telah tayang di Motorsport.com dengan judul 'Imola Krusial untuk Max Verstappen Rawat Asa Juara'

Baca Berita F1 Lainnya:

Red Bull Racing Sudah 3 Kali Gagal Finis, Sergio Perez Ketar-ketir

Bos Red Bull Racing Maklumi Frustrasi Max Verstappen di Awal Musim F1 2022

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Rabu, 13 April 2022

    Dominan di F1 GP Australia 2022, Charles Leclerc Masuk Daftar Pembalap Elite Peraih Grand Slam

    Keberhasilan Charles Leclerc memenangi GP Australia 2022 membuatnya sejajar dengan para pembalap legendaris.

    Formula 1

    Kamis, 14 April 2022

    Haas Tolak Klaim Uralkali soal Ganti Rugi Uang Sponsor untuk F1 2022

    Haas F1 dilaporkan menolak klaim dari Uralkali atas ganti rugi uang sponsor yang telah dibayarkan untuk musim ini.

    Formula 1

    Jumat, 15 April 2022

    Bos Ferrari Antusias Sambut Rencana Porsche dan Audi Gabung F1

    Ferrari menyebut bergabungnya Audi dan Porsche dapat meningkatkan citra F1 di masa mendatang.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X