IIMS

Lewis Hamilton Bicara soal Status Legenda F1

13 Oktober 2020, 13:00 WIB
Penulis: Lily Indriyani
Editor: Lily Indriyani
Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, mengangkat helm replika milik Michael Schumacher yang diberikan Mick Schumacher sesaat setelah memenangi F1 GP Eifel 2020, Minggu (11/10/2020).
Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, mengangkat helm replika milik Michael Schumacher yang diberikan Mick Schumacher sesaat setelah memenangi F1 GP Eifel 2020, Minggu (11/10/2020). /(twitter.com/F1)

  • Lewis Hamilton bicara soal statusnya yang kini disejajarkan dengan para legenda. 
  • Pembalap asal Inggris itu menyamai rekor 91 kemenangan milik Michael Schumacher, Minggu (11/10/2020). 
  • Lewis Hamilton tak pernah membenci para legenda walau beberapa dari mereka kerap berbicara buruk tentangnya. 

SKOR.id - Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas) bicara soal statusnya yang kini disejajarkan dengan para legenda di Formula 1 (F1), seiring keberhasilannya akhir pekan lalu. 

Minggu (11/10/2020), Lewis Hamilton berhasil memenangi Grand Prix (GP) Eifel di Sirkuit Nurburgring, Jerman, sekaligus menyamai rekor Michael Schumacher

Dengan 91 kemenangan sepanjang karier atau sama dengan Schumi, sapaan Michael Schumacher, Lewis Hamilton disebut sebagai legenda baru dalam F1.  

Bahkan, mengingat performanya yang sangat kompetitif bersama Mercedes, pembalap asal Inggris itu sangat mungkin mencatatkan lebih banyak rekor. 

"Ada banyak pembicaraan dalam olahraga dan semua tentang yang terhebat, dulu dan sekarang. Tapi, saya pikir, hampir tak mungkin membandingkannya."

"Semua berbicara soal siapa dan siapa (yang terbaik). Itu tidak penting untuk saya karena yang utama adalah perjalanan (bagaimana kita meraihnya)," katanya.

Lewis Hamilton menganggap proses jauh lebih penting daripada sekadar trofi karena itulah yang akan membedakan seorang pembalap dengan yang lainnya.

"..... itulah yang kami lakukan selama ini, bagaimana melewati rintangan demi rintangan yang dihadapi karena setiap orang memiliki jalan yang berbeda."

Mantan kekasih Nicole Scherzinger itu pun mengaku sangat menghormati para legenda, meski terkadang mereka berbicara buruk tentang kiprahnya.  

"Saya sangat menghormati legenda (di) masa lalu. Bahkan, mereka yang terus berbicara negatif tentang saya. Saya tetap menjunjung tinggi mereka."

"Saya paham karena waktunya berbeda dan mungkin itu sulit bagi mereka. Tapi, 20 tahun (dari sekarang), saya tak akan meremehkan pembalap muda mana pun."

Lewis Hamilton mengatakan para pembalap senior seharusnya membimbing yang lebih muda. Bahkan, kalau perlu, memberi semangat kepada mereka.

"Selalu ada orang lain, apakah itu Max (Verstappen) atau siapa pun, yang akan mengejar rekor saya. Anda harus mendorong agar mereka memaksimalkan potensi."

"Jika akhirnya mereka berhasil mencapai rekor, itu akan luar biasa," kata Lewis Hamilton yang sudah mengoleksi enam gelar juara dunia F1 atau terpaut satu dari Schumi. 

Saat disinggung soal apa yang sudah ditorehkan, Lewis Hamilton optimistis bisa meraih lebih banyak lagi bersama pabrikan yang bermarkas di Brackley, Inggris itu.

"Semoga kami bisa memiliki lebih banyak rekor untuk dipecahkan maupun dibuat. Yang pasti, saya belum selesai dan merasa masih bisa berkembang," ujarnya. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita F1 Lainnya: 

F1 2020 Masih Sisa 6 Seri, Mercedes Sudah Tatap Musim Depan

Update Klasemen F1 2020: Lewis Hamilton Makin Kokoh, Daniel Ricciardo Melejit

 

  • Sumber: Grand Prix 247
  • Tag

    Video

    Terbaru

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Bos Ferrari Merendah, Sebut Masih Sulit Bersaing dengan Mercedes dan Red Bull

    Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menyebut belum saatnya Ferrari menandingi Mercedes dan Red Bull.

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Perpanjang Kontrak hingga 2028, Singapura dan F1 Sepakat soal Balapan Ramah Lingkungan

    Formula 1 (F1) dipastikan menggelar balapan di Singapura hingga 2028 mendatang.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Max Verstappen Akui Dirinya Bukan Pembalap Sempurna

    Max Verstappen mengaku dirinya bukan pembalap sempurna meski berhasil menjuarai F1 2021.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Catat, Ini Jadwal Tes Pramusim F1 2022 di Barcelona dan Bahrain

    Agenda tes pramusim F1 2022 akhirnya diumumkan.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bos Ferrari Puji Carlos Sainz Jr, Cepat Beradaptasi Sepanjang F1 2021

    Mattia Binotto memuji kemampuan belajar cepat Carlos Sainz Jr, terutama soal pemahaman power unit Ferrari di F1 2021.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Sambut F1 2022, Ferrari Gelar Tes 4 Hari di Fiorano

    Ferrari mengintensifkan persiapan jelang bergulirnya F1 2022 mulai Maret mendatang.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Direktur Teknis Mercedes Keluhkan Regulasi Baru di F1 2022

    Direktur Teknis Mercedes-AMG Petronas, James Allison, sedikit mengeluhkan perubahan regulasi di F1 2022

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Lewis Hamilton Sabet Hawthorn Trophy untuk Kali ke-11 dalam 15 Tahun

    Hawthorn Trophy merupakan penghargaan yang diberikan kepada pembalap F1 asal Persemakmuran Inggris tersukes setiap tahunnya.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Bos Red Bull Mengklaim Tidak Ada Noda, Max Verstappen Layak Juara

    Balapan F1 2021 sarat adegan dramatis. Bos Red Bull Christian Horner mengklaim gelar juara perdana Max Verstappen tidak ternoda oleh kontroversi di GP Abu Dhabi.

    Formula 1

    Senin, 24 Januari 2022

    Lakukan Perubahan Regulasi Mulai 2022, F1 Pernah Gagal pada 2009

    F1 melakukan perubahan regulasi mulai 2022 untuk meningkatkan aksi salip menyalip di lintasan.
    X