Lewis Hamilton : Aturan Pembatasan Gaji F1 Bisa Mengganggu Talenta Muda

4 Januari 2021, 22:00 WIB
Penulis: Nizar Galang
Editor: Doddy Wiratama
Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, merayakan kemenangan ke-92 sepanjang berkiprah dalam F1 dengan finis terdepan pada GP Portugal 2020 di Sirkuit Algarve, Minggu (25/10/2020).
Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, merayakan kemenangan ke-92 sepanjang berkiprah dalam F1 dengan finis terdepan pada GP Portugal 2020 di Sirkuit Algarve, Minggu (25/10/2020). /(twitter.com/MercedesAMGF1)

  • Lewis Hamilton mengungkapkan talenta muda seharusnya tidak terikat dalam aturan baru dalam pembatasan gaji di F1.
  • Tujuh kali juara dunia F1 itu berharap aturan baru dalam pembatasan gaji hanya berimbas kepada pembalap senior.
  • Seluruh tim F1 sepakat untuk menerapkan pembatasan gaji pembalap mulai musim 2023.

SKOR.id - Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa talenta muda seharusnya tidak terkena imbas dalam aturan baru F1 terkait pembatasan gaji pembalap.

Sebelumnya, seluruh tim F1 sepakat untuk menerapkan pembatasan gaji pembalap yang akan aktif diterapkan mulai musim 2023.

Menurut aturan baru itu, tim tak boleh mengeluarkan dana lebih dari 30 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp417 miliar untuk dua pembalap mereka.

Jika melebihi ketentuan, maka tim bersangkutan akan mendapatkan penalti. Namun, aturan pembatasan itu tak berlaku jika kontrak disepakatai sebelum aturan resmi diterapkan.

Diketahui, pada musim ini setiap tim F1 hanya boleh mengeluarkan 145 juta dolar AS, lalu akan turun ke 140 juta dolar AS pada 2022, dan menjadi 130 juta dolar AS pada 2023.

Lewis Hamilton pun turut angkat bicara soal aturan terkait pos anggaran tim kontestan ajang balap mobil jet darat tersebut.

Menurut Lewis Hamilton, aturan ini boleh saja diterapkan tetapi ia berharap tak berimbas langsung kepada pembalap muda yang tengah merintis karier di F1.

Aturan pembatasan gaji dirasa lebih pas untuk diterapkan kepada pembalap senior dengan jumlah bayaran tinggi seperti dirinya.

"Seharusnya, terasa menyenangkan bisa mendapat kursi di mobil F1, melakukan pekerjaan bagus, lalu mendapat bayaran," kata Hamilton dikutip dari motorsport.

Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, saat tampil dalam sesi balapan F1 GP Bahrain 2020 yang digelar di Sirkuit Sakhir pada Minggu (29/11/2020).
Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, saat tampil dalam sesi balapan F1 GP Bahrain 2020 yang digelar di Sirkuit Sakhir pada Minggu (29/11/2020). (twitter.com/MercedesAMGF1)

"Saya pikir mungkin seharusnya pembatasan gaji diterapkan hanya untuk saya, bukan bagi pembalap muda."

"Pembalap (muda) yang ada di sini secara alami menjadi bintang dari olahraga ini. Reputasi mereka membantu meningkatkan olahraga ini dan memasarkan ke seluruh dunia," ujarnya.

Dalam aturan pembatasan tersebut, gaji pembalap dan tiga staf dengan bayaran tertinggi, tidak termasuk dalam anggaran awal.

Akan tetapi, seluruh tim sepakat bahwa pendapatan pembalap masih perlu diratifikasi oleh Dewan Olahraga Motor Dunia, FIA. 

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

4 Syarat Lewis Hamilton untuk Kontrak Baru di Mercedes, dari Gaji hingga ''Status''

Bisakah McLaren Bersaing dengan Red Bull dan Mercedes di F1 2021?

  • Sumber: motorsport.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Sabtu, 2 Januari 2021

    George Russell Umbar Kelemahan Williams F1

    Pembalap Williams, George Russell mengungkapkan kelemahan timnya pada balapan musim lalu.

    Formula 1

    Sabtu, 2 Januari 2021

    Rivalitas Mick Schumacher vs Sebastian Vettel di F1 2021: Antara Idola dan ''Anak Angkat''

    Mick Schumacher tidak pernah menyangka untuk bisa balapan dengan ' sang panutan' Sebastian Vettel.

    Formula 1

    Minggu, 3 Januari 2021

    Negosiasi Macet, Mercedes F1 dan Lewis Hamilton Terancam ''Bercerai''

    Lewis Hamilton bisa tak lagi menjadi pembalap Mercedes pada F1 2021.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 25 Mei 2022

    ''Mengintil'' Mobil Sergio Perez di F1 GP Spanyol, Lewis Hamilton Diduga Lakukan Pelanggaran

    Beredar video Lewis Hamilton berjalan di belakang mobil Red Bull milik Sergio Perez usai balapan Formula 1 GP Spanyol.

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.
    X