Lando Norris Ikuti Jejak Lewis Hamilton dan Max Verstappen Tinggal di Monako

1 Desember 2021, 18:45 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Mobil McLaren yang dikendarai Lando Norris pada Formula 1 2020
Mobil McLaren yang dikendarai Lando Norris pada Formula 1 2020 /(Mclaren/Twitter)

  • Pembalap McLaren, Lando Norris, akan tinggal di Monako setelah berakhirnya F1 2021.
  • Lando Norris mengikuti jejak Lewis Hamilton dan Max Verstappen yang sudah terlebih dahulu stay di sana.
  • Sebelumnya, Lando Norris bersikukuh tinggal dekat markas McLaren di Woking, Inggris agar bisa berkomunikasi intens dengan engineer tim.

SKOR.id - Daftar pembalap F1 yang berdomisili di Monako bertambah. Lando Norris jadi sosok terbaru yang masuk dalam lis tersebut.

Sebelumnya, Lando Norris tinggal di Woking, Inggris dekat dengan markas tim McLaren yang dibelanya sejak 2019.

Pria 22 tahun itu pun memutuskan untuk pindah ke Monako setelah berakhirnya F1 2021. Keputusan ini seolah membuatnya menjilat ludah sendiri.

Dulu, ia sempat kekeh ogah ke Monako mengikuti jejak rekan sejawatnya seperti Lewis Hamilton, Max Verstappen, Charles Leclerc, Valtteri Bottas, dan Daniel Ricciardo.

Monako merupakan tempat tinggal favorit bagi para pembalap F1. Sebab, negara ini tidak memungut pajak penghasilan.

Faktor ini jelas sangat menguntungkan bagi pembalap F1 sebab mereka bisa menikmati pendapatan secara utuh jika tinggal di Monako.

Lando Norris pun mengakui keputusannya pindah ke Monako adalah demi melindungi aset-asetnya.

"Saya harus menjaga barang-barang saya untuk masa depan. Ini adalah sesuatu yang jelas dilakukan oleh banyak pembalap," ujar Norris.

"Kami telah melihat pembalap lain yang tiba-tiba menurun prestasinya sehingga aset harus bisa dilindungi."

Norris berpendapat bahwa sangat penting baginya untuk tinggal di dekat markas McLaren saat awal kariernya di F1. Namun, keadaan saat ini sudah berbeda.

Setelah dirinya makin mapan dan sudah mendapatkan kontrak baru dari McLaren, Norris merasa saatnya untuk melakukan perubahan.

Pembalap McLaren, Lando Norris (tengah), berbincang dengan kru di sela-sela persiapan menghadapi F1 2020.
Pembalap McLaren, Lando Norris (tengah), berbincang dengan kru di sela-sela persiapan menghadapi F1 2020. Twitter/McLarenF1

"Masih banyak lagi yang bisa didapatkan dari saya dan karier saya di McLaren. Saya bisa masuk kapan pun saya mau," ujarnya.

"Dulu, saya memilih tinggal di Woking agar bisa setiap hari main ke markas McLaren, hari apa pun dapat bermain dengan simulator."

"Saya juga bisa berbicara dengan para engineer di sana tetapi sekarang kondisinya sudah berbeda," ucap Lando Norris.

Sementara itu, Lando Norris tengah menjalani musim terbaiknya di kompetisi F1. Hingga seri ke-20 musim 2021, ia sudah mendapat 153 poin dan bertengger di peringkat lima klasemen.

Poin dan peringkat yang didapatkan Lando Norris saat ini jauh lebih baik dibandingkan dengan dua musim perdananya tampil di F1.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

5 Faktor yang Membuat Williams Berubah dari Kekuatan Superior Jadi Tim Medioker

Max Verstappen vs Lewis Hamilton Alot, F1 2021 Berpotensi Jadi Musim Terketat Sepanjang Sejarah

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 29 November 2021

    Jika Duel Max Verstappen vs Lewis Hamilton Berakhir Imbang, Pasal Dead Heat Siap Diterapkan

    Max Verstappen dan Lewis Hamilton menghadirkan persaingan perebutan gelar juara dunia F1 2021 yang ketat.

    Formula 1

    Senin, 29 November 2021

    Christian Horner Optimistis Red Bull Raih Kemenangan di Dua Seri Terakhir

    Christian Horner optimistis Red Bull mampu meraih kemenangan di dua seri balapan terakhir Formula 1 musim ini.

    Formula 1

    Selasa, 30 November 2021

    Daniel Ricciardo: Max Verstappen Masih Agresif, Namun Lebih Dewasa

    Daniel Ricciardo menyebut Max Verstappen masih merupakan pembalap agresif, namun kini ia lebih dewasa.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X