Lando Norris Belajar Banyak dari Kegagalan Menang di F1 GP Rusia 2021

2 Oktober 2021, 20:50 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Pembalap McLaren, Lando Norris, berpose di depan tribune kosong Hungaroring dalam rangkaian penampilannya pada F1 GP Hungaria 2020.
Pembalap McLaren, Lando Norris, berpose di depan tribune kosong Hungaroring dalam rangkaian penampilannya pada F1 GP Hungaria 2020. /(instagram.com/landonorris)

  • Lando Norris sudah move on dari kegagalannya meraih kemenangan di F1 GP Rusia 2021.
  • Pembalap tim McLaren itu mengaku telah banyak belajar dari kejadian menyakitkan pekan lalu.
  • Belajar dari pengalaman, Lando Norris yang masih muda bakal jadi pembalap yang lebih kuat di masa depan.

SKOR.id - Minggu (26/8/21) merupakan hari buruk untuk Lando Norris. Memimpin nyaris di sepanjang balapan, ia akhirnya hanya finis di posisi tujuh pada F1 GP Rusia 2021.

Kegagalan Lando Norris menang di Sochi Autodrom tak lepas dari perjudian yang dilakukan pada kondisi cuaca kala balapan menyisakan beberapa lap lagi.

Saat sejumlah pembalap mulai mengantisipasi turunnya hujan dengan melakukan pit stop dan mengganti ban untuk lintasan basah, langkah berbeda diambil oleh Lando Norris.

Alih-alih ikut masuk pit lane, Norris malah mengatakan "shut up (diam)" ke kru McLaren melalui radio komunikasi dan tetap bertahan di atas lintasan.

Tak berselang lama, hujan lebat mulai mengguyur. Norris yang masih mengaspal dengan ban tipe kering tampak kesulitan mengendalikan laju mobil.

Pembalap muda asal Inggris tersebut bahkan sempat tergelincir keluar lintasan. Momen itu dimanfaatkan Lewis Hamilton (Mercedes) untuk mengambil alih posisi terdepan.

Lando Norris akhirnya melakukan pit stop dan membuatnya kehilangan banyak waktu hingga akhirnya menuntaskan balapan di peringkat tujuh.

Lando Norris mengaku sakit hati dengan kegagalan menang di GP Rusia 2021. Kesalahannya membuat ia batal meraih kemenangan pertama sepanjang kariernya di F1.

Namun, pria 21 tahun itu mengaku sudah move on dan banyak hal positif yang dipetik dari kegagalannya tersebut.

Setidaknya, sekarang dia sudah tahu apa yang harus dilakukan jika menghadapi kondisi serupa di balapan.

"Sakit hati itu sudah merada. Pada Senin setelah balapan, saya sudah menyelesaikannya sendiri, kemudian pada Selasa, saya berbicara dengan seluruh tim McLaren," ujar Norris.

"Saya menghabiskan waktu dengan para mekanik, dan kami membicarakan seluruh keputusan yang kami buat."

"Sekarang saya siap untuk tantangan berikutnya. Dengan begini, saya bisa belajar banyak hal," Lando Norris mengungkapkan.

Sejatinya, F1 GP Rusia 2021 berpotensi jadi pekan yang sangat indah untuk Lando Norris. Sehari sebelum balapan, ia mendapat modal positif dengan tampil tercepat saat kualifikasi.

Itu menjadi pole position perdananya di ajang F1. Norris pun tercatat sebagai pole sitter termuda kelima sepanjang sejarah F1 dengan usia 21 tahun 316 hari.

Sayang, ia gagal menutup GP Rusia dengan sempura karena kesalahannya sendiri. Meski begitu, Lando Norris tetap akan jadi pembalap yang lebih kuat setelah kejadian pekan lalu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor.id (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

5 Peraih Pole Position Termuda di F1, Rekor Sebastian Vettel Belum Tergoyahkan

Qatar Teken Kontrak 10 Musim dengan F1, Start 2023

  • Sumber: formula1.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 26 September 2021

    Fenomenal, Lewis Hamilton Capai 100 Kemenangan di Formula 1

    Lewis Hamilton fenomenal dengan meraih 100 kemenangan di F1.

    Formula 1

    Senin, 27 September 2021

    Memimpin dalam 469 Lap, Max Verstappen Masih Dominan di Formula 1 2021

    Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, mencuri perhatian meski gagal menjadi pemenang pada seri F1 GP Rusia, Minggu (26/9/2021).

    Terbaru

    Formula 1

    Jumat, 15 Oktober 2021

    Soal Power Unit Baru, Carlos Sainz Selalu Dukung Keputusan Ferrari

    Pembalap Ferrari, Carlos Sainz, selalu mendukung timnya untuk memakai power unit baru pada GP Turki, akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Selasa, 12 Oktober 2021

    Red Bull Tak Pernah Menang di GP AS sejak 2013, Posisi Max Verstappen di Puncak Klasemen Terancam

    Max Verstappen harus berhati-hati sebab balapan F1 berikutnya digelar di Sirkuit Austin, AS, wilayah kekuasaan Mercedes.

    Formula 1

    Senin, 11 Oktober 2021

    Telat Masuk Pit di F1 GP Turki, Lewis Hamilton Berselisih dengan Toto Wolff

    Lewis Hamilton berselisih paham dengan Prinsipal Mercedes, Toto Wolff, soal pit stop di F1 GP Turki, akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Minggu, 10 Oktober 2021

    Update Klasemen F1 2021: Pertarungan Verstappen-Hamilton Makin Panas Usai GP Turki

    Pertarungan memperebutkan gelar juara dunia F1 2021 kembali memanas usai GP Turki 2021, Minggu (10/10/2021) malam WIB.

    Formula 1

    Minggu, 10 Oktober 2021

    Hasil F1 GP Turki 2021: Tampil Sempurna, Valtteri Bottas Rebut Kemenangan Perdana

    Valtteri Bottas akhirnya merebut kemenangan pertamanya musim ini usai tampil sempurna di GP Turki 2021.

    Formula 1

    Sabtu, 9 Oktober 2021

    Hasil Kualifikasi F1 GP Turki 2021: Lewis Hamilton Tercepat, Valtteri Bottas Start Terdepan

    Valtteri Bottas menyabet pole position GP Turki setelah Lewis Hamilton dipastikan mendapat penalti 10 grid.

    Formula 1

    Kamis, 7 Oktober 2021

    Jadwal F1 GP Turki 2021: Mercedes dan Ferrari Punya Rekor Apik di Istanbul Park

    Setelah jeda hampir dua pekan, ajang F1 2021 akan kembali dengan menyambangi Sirkuit Istanbul Park, Turki.

    Formula 1

    Rabu, 6 Oktober 2021

    Mengenang Tragedi 6 Oktober di GP AS, 2 Pembalap F1 Tewas dalam 2 Tahun Beruntun

    Formula 1 mengenang 6 Oktober sebagai tanggal dengan sejarah kelam hingga menewaskan pembalap.

    Formula 1

    Selasa, 5 Oktober 2021

    Jacques Villeneuve: Max Verstappen Lebih Superior ketimbang Lewis Hamilton

    Juara dunia F1 1997, Jacques Villeneuve, turut buka suara terkait duel sengit antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen pada F1 2021.

    Formula 1

    Minggu, 3 Oktober 2021

    Lewis Hamilton Ungkap Alasannya Pilih Mercedes ketimbang Ferrari

    Tak dapat dimungkiri, Lewis Hamilton merupakan salah satu pembalap terhebat dalam sejarah Formula 1.
    X