Kisah Gelap Kehidupan Mekanik di Garasi Formula 1

24 Desember 2021, 18:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Cover artikel Formula 1.
Cover artikel Formula 1. /(M. Yusuf/Grafis Skor.id)

  • Laporan terbaru mengungkap kehidupan para mekanik di garasi Formula 1 yang sangat berat.
  • Jam kerja mekanik semakin panjang karena sistem triple header diberlakukan.
  • Covid-19 memperburuk kondisi para mekanik karena ketatnya protokol keseshatan.

SKOR.id - Perkembangan dunia balap Formula 1 (F1) membuat kehidupan para mekanik di garasi semakin berat dari hari ke hari.

Laporan Autosport mengenai beban kerja yang semakin berat dalam beberapa tahun terakhir, terutama ketika pandemi Covid-19 memangkas jarak antar seri balap.

Menurut sang narasumber yang ditulis anonim tersebut, perlombaan triple header atau tiga pekan beruntun di beberapa venue yang diterapkan dalam dua musim terakhir adalah mimpi buruk bagi para mekanik.

"Ketika kalender Formula 1 semakin diperpanjang dan balapan triple header menjadi jamak maka kondisi semakin melelahkan untuk para pekerja di garasi," kata anonim tersebut dalam laporann.

"Jam kerjanya panjang. Mulai dari hari Rabu sebelum balapan hingga Minggu malam setelah seri, yang minimal 12 jam setiap harinya," lanjutnya.

"Anda tidak akan menyadarinya sampai Anda kembali pabrik. Jam kerja normal delapan jam hampir terasa lucu karena terlalu pendek."

"Kenyataannya Anda tidak sadar dengan kehidupan abnormal ini di lintasan sampai tiba saatnya pulang ke rumah."

Kebijakan triple header membuat para mekanik tidak memiliki waktu untuk pemulihan karena terdesak jadwal berikutnya.

Belum lagi dengan keterlambatan jadwal penerbangan atau perbedaan waktu yang membuat para pekerja mengalami jetlag.

"Setelah sesi triple header Meksiko-Brasil-Qatar, kombinasi penerbangan ekonomi, jadwal yang terlambat, dan perbedaan waktu membuat semua orang hancur," jelasnya.

"Dan hal yang paling melelahkan adalah Anda jauh dari orang-orang tercinta dan selama di perjalanan merasa sendirian."

"Anda pun tidak bisa tidur dengan layak ketika pulang di hari Senin yang tentu akan mempengaruhi hubungan secara personal."

"Anda tidak hanya lelah secara mental tetapi juga keletihan secara fisik. Sepanjang musim juga banyak yang cedera. Mereka memang punya dokter tetapi solusi terbaik hanya memberikan pereda nyeri."

Sejumlah kru Tim Mercedes sedang melakukan persiapan untuk Lewis Hamilton di paddock. Penyelenggara GP Hungaria nanti akan menetapkan aturan karantina bagi Lewis Hamilton dan staf asal Inggris sebeum berlomba.
Sejumlah kru Tim Mercedes sedang melakukan persiapan untuk Lewis Hamilton di paddock. Penyelenggara GP Hungaria nanti akan menetapkan aturan karantina bagi Lewis Hamilton dan staf asal Inggris sebeum berlomba. (Twitter/Lewis Hamilton/@LewisHamilton)

Anonim tersebut lantas menyebut bahwa pandemi Covid-19 membuat beban kerja para mekanik semakin berat karena ketatnya protokol kesehatan.

"Beberapa tim tidak ingin tes terlalu pagi. Sebaliknya, mereka menyisakan Anda untuk menunggu sampai selarut mungkin," jelasnya.

"Namun, jika ada masalah dalam hasil tes maka mekanik yang akan dikorbankan untuk tinggal lebih lama dari rumah selama satu hari lagi untuk pergi dan menjalani tes ulang."

Berita Formula 1 Lainnya:

Sempat Tak Harmonis, Sebastian Vettel Tak Ingin Lupakan Momen bersama Ferrari

Jadi Pembalap Cadangan Ferrari, Mick Schumacher Diharapkan Ikuti Jejak sang Ayah

 

  • Sumber: AutoSport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Rabu, 22 Desember 2021

    Ngeri, Nicholas Latifi Mengaku Dapat Ancaman Pembunuhan usai ''Bikin Kacau'' F1 GP Abu Dhabi 2021

    Ajang F1 GP Abu Dhabi diwarnai insiden yang menyebabkan kekacauan jelang akhir lomba.

    Formula 1

    Rabu, 22 Desember 2021

    Mick Schumacher Menuju Ferrari di Musim F1 2022, Ini Perannya di Balik Kemudi

    Mick Schumacher kini selangkah lebih dekat untuk meniru ayahnya, Michael, untuk mengemudikan mobil Ferrari pada F1 2022.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 25 Mei 2022

    ''Mengintil'' Mobil Sergio Perez di F1 GP Spanyol, Lewis Hamilton Diduga Lakukan Pelanggaran

    Beredar video Lewis Hamilton berjalan di belakang mobil Red Bull milik Sergio Perez usai balapan Formula 1 GP Spanyol.

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.
    X