Guenther Steiner Bantah Livery Mobil Haas Terinspirasi dari Bendera Rusia

5 Maret 2021, 10:00 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Tampilan mobil VF-21 milik tim Uralkali Haas untuk kompetisi F1 2021 yang kental dengan nuansa Rusia.
Tampilan mobil VF-21 milik tim Uralkali Haas untuk kompetisi F1 2021 yang kental dengan nuansa Rusia. /(twitter.com/HaasF1Team)

  • Tim Haas mengusung warna kombinasi putih-biru-merah untuk mobil VF-21 yang akan mereka pakai pada F1 2021.
  • Livery mobil yang identik dengan warna bendera Rusia ini menimbulkan polemik apalagi Haas merupakan tim asal Amerika Serikat.
  • Pimpinan tim Haas, Guenther Steiner, menolak pemilihan warna untuk mobil timnya disangkut-pautkan dengan urusan kebangsaan.

SKOR.id - Tim Uralkali Haas menjadi bahan perbincangan setelah merilis livery alias tampilan mobil yang bakal mereka gunakan pada kompetisi Formula 1 (F1) 2021.

Pada Kamis (4/3/2021) petang WIB, tim asal Amerika Serikat itu memamerkan mobil VF-21 yang mengusung warna kombinasi putih-biru-merah.

Kombinasi warna yang dipakai Haas kebetulan memang sama persis dengan bendera Rusia.

Bahkan di sejumlah bagian mobil, warna putih-biru-merah disusun berurutan secara vertikal yang makin mirip dengan identitas Negeri Beruang Merah.

Sebenarnya tak ada regulasi tertentu dalam F1 yang melarang pemakaian warna bendera sebuah negara untuk disematkan ke livery mobil.

Masalahnya, Rusia tengah menjalani hukuman skandal doping yang membuat seluruh atlet terpaksa menanggalkan identitas negara saat tampil di level internasional.

Pada F1 2021 nanti, Haas memiliki satu pembalap Rusia dalam sosok Nikita Mazepin. Dari situ, muncul spekulasi liar.

Lantaran Nikita Mazepin tak bisa menggunakan identitas apa pun di F1, maka Haas mengakalinya dengan menyematkan warna bendera Rusia ke mobil VF-21.

Langkah ini pun mendapat penolakan keras karena sejumlah hal. Pendukung Haas yang nasionalis tentu keberatan tim Amerika Serikat tampil dengan identitas Rusia.

Apalagi Nikita Mazepin bukanlah sosok 'good guy'. Pria 22 tahun ini jadi musuh publik karena kasus pelecehan terhadap seorang model yang dilakukannya beberapa bulan lalu.

Pimpinan tim Haas, Guenther Steiner, pun membantah jika tampilan timnya pada musim ini berbau Rusia.

"Kami tidak mengakali apa pun. Kami sudah menentukan corak warna ini sejak tahun lalu, sebelum ada keputusan WADA (Badan Anti-doping Dunia) soal bendera Rusia," ujarnya.

"Kami tak bisa menampilkan bendera Rusia (secara konsep) dalam bentuk bendera Rusia (secara fisik). Namun, kami bisa menggunakan warna pada mobil."

"Pada akhirnya, atletlah yang tak bisa mengibarkan bendera Rusia, bukan timnya. Dan tim Haas adalah tim asal Amerika Serikat," ia menjelaskan.

Steiner pun mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak FIA terkait warna mobil yang diusung oleh Haas pada musim ini.

Pada kesempatan itu, Steiner juga membantah bahwa Haas telah meninggalkan akar aslinya dari Amerika Serikat dengan menunjukkan identitas Rusia yang kental.

Selain corak bendera Rusia, Uralkali yang jadi title sponsor Haas musim ini juga merupakan perusahaan asal Rusia yang 'dibawa' oleh ayah Nikita Mazepin.

"Kami punya sesuatu untuk dijual dan kami perlu melakukan itu. Ini jalan menuju masa depan dan tak ada hubungannya dengan kebangsaaan," Guenther Steiner memungkasi.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

Sebastian Vettel Yakin Aston Martin Tembus Top 3 pada F1 2021

Porsche Berniat Gabung ke F1 pada Musim 2025

  • Sumber: crash.net
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Balap

    Rabu, 3 Maret 2021

    Hengkang dari MotoGP, Eks-bos Suzuki Takjub dengan Internal F1

    Menurut Davide Brivio, Formula 1 memiliki organisasi yang lebih besar dan kompleks ketimbang MotoGP.

    Formula 1

    Rabu, 3 Maret 2021

    1 Faktor yang Bisa Pengaruhi Karier Lewis Hamilton Usai F1 2021

    Lewis Hamilton belum tentu kembali membalap usai berakhirnya F1 2021. Kelanjutan kariernya tergantung motivasinya di arena balap

    Formula 1

    Rabu, 3 Maret 2021

    Wanita Cantik Ini Jadi Pembalap Pengembang Tim Williams F1

    Tim Williams F1 secara resmi memperpanjang kontrak juara bertahan ajang W Series, Jamie Chadwick.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.

    Formula 1

    Senin, 16 Mei 2022

    Charles Leclerc Hancurkan Mobil Klasik Niki Lauda saat Ekshibisi di Monako

    Charles Leclerc menabrakkan mobil Ferrari 312 B3 keluaran 1974 ke pembatas Sirkuit Monako pada Minggu (15/5/2022).
    X