Gegara Sponsor di F1 2022, Ferrari Tuai Polemik

13 Januari 2022, 17:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Lily Indriyani
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, beraksi pada hari pertama F1 GP Belanda 2021, Jumat (3/9/2021).
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, beraksi pada hari pertama F1 GP Belanda 2021, Jumat (3/9/2021). /(TWITTER SCUDERIA FERRARI)

  • Scuderia Ferrari tidak lagi menambahkan nama Mission Winnow pada F1 2022 karena kontrak mereka yang sudah habis.
  • Tim Kuda Jingkrak menjalin kerja sama baru dengan perusahaan kretek, Philip Morris International.
  • Ferarri dipastikan tak menambahkan Philip Morris International sebagai nama resmi tim karena perkara regulasi.

SKOR.id - Kerja sama antara Ferrari dengan perusahaan kretek, Philip Morris International (PMI), di Formula 1 (F1) 2022 menuai polemik.

Pabrikan asal Italia itu sebelumnya menggandeng Mission Winnow di F1 2021 sebagai sponsor utama sekaligus sebagai identitas tim.

Namun, tampaknya, kerja sama di antara keduanya tidak berlanjut hingga F1 2022 karena Ferrari telah menjalin kerja sama dengan PMI.

Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id.
Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id.

Sayangnya, kerja sama Ferrari dengan PMI menuai polemik di kalangan pengamat olahraga balap F1 hingga para penggemar.

Hal itu tak lepas dari regulasi pelarangan tim F1 memajang logo produk perusahaan tembakau di livery mobil atau seragam tim.

Aturan terkait sponsor dari perusahaan rokok tersebut sejatinya telah berlaku selama 15 tahun terakhir. Tidak terkecuali di Indonesia.

Prinsipal tim Ferrari, Mattia Binotto, lantas menjelaskan kondisi hubungannya dengan PIM sebagai sponsor utama mereka untuk F1 2022.

Kebijakan pelarangan nama perusahaan rokok di belakang nama tim membuat PIM tidak akan tertulis setelah tulisan Scuderia Ferrari.

"Mereka telah menjadi sponsor utama kami," kata Mattia Binotto soal Philip Morris International (PMI) dilansir dari Express.co.uk.

"Jika Anda melihat bagaimana kami mengunggah nama tim untuk musim depan, maka tidak lagi disebut Scuderia Ferrari Mission Winnow."

"Melainkan hanya Scuderia Ferrari. Saya yakin itu sudah cukup jelas sebagai sebuah jawaban (soal kerja sama dengan Mission Winnow)," imbuhnya.

Prinsipal tim Scuderia Ferrari Mattia Binotto mengakui timnya butuh waktu untuk bisa kembali kompetitif di ajang F1.
Prinsipal tim Scuderia Ferrari Mattia Binotto mengakui timnya butuh waktu untuk bisa kembali kompetitif di ajang F1. (Twitter/Essere Ferrari/@EFerrarialways)

Untuk kerja sama dengan Mission Winnow yang dikabarkan sempat memanas, Binotto mengatakan masih ada kemungkinan di masa depan.

"Masih ada berbagai peluang untuk kami berkolaborasi dengan mereka. Menjadikan mereka (Mission Winnow) sebagai mitra," jelasnya.

"Untuk saat ini, kami memiliki opsi (kerja sama) tersebut. Kami bahkan masih terus berbicara dengan mereka."

"Semoga mereka tetap jadi mitra yang kuat. Tapi, itu masih membutuhkan beberapa hari atau mungkin beberapa minggu," imbuhnya.

Berita Ferrari Lainnya:

Bela Michael Masi, Bos Ferrari Sebut Race Director F1 Pekerjaan Tersulit di Dunia

Ferrari Pastikan Tak Ada Pembalap Nomor Satu dan Dua di F1 2022

  • Sumber: Express
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 3 Januari 2022

    Bos Mercedes Waspadai Aspek Aerodinamik Ferrari di F1 2022

    Toto Wolff merasa bahwa Ferrari memiliki waktu lebih panjang daripada tim lain untuk mengembangkan sistem aerodinamik.

    Formula 1

    Rabu, 12 Januari 2022

    Tim Formula 1 Ferrari Meluncurkan Line-up Akademi Pembalap Tahun 2022

    Pembalap Haas F1 Mick Schumacher memimpin daftar dengan sembilan pembalap yang membentuk akademi pembalap Ferrari.

    Terbaru

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Hasil F1 GP Singapura 2022: Sergio Perez Menang, Marina Bay Banjir Drama Safety Car

    Minggu (2/10/2022), Sergio Perez sukses memenangi F1 GP Singapura 2022 setelah menaklukkan lintasan basah Marina Bay.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    F1 Singapura 2022 Catat Rekor Penonton Terbanyak, Tembus 302 Ribu Pasang Mata

    F1 Singapura 2022 dihadiri hingga 302.000 penonton.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Gegara Perhiasan Lewis Hamilton, Mercedes Kehilangan Uang Rp373 Juta

    Lewis Hamilton membuat Mercedes dihukum karena menggunakan anting saat melakoni latihan bebas F1 GP Singapura 2022.

    Formula 1

    Minggu, 2 Oktober 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Singapura 2022: Menangi Duel Sengit, Charles Leclerc Sabet Pole ke-9

    Pertarungan sengit mewarnai sesi kualifikasi F1 GP Singapura 2022 yang digelar Sabtu (1/10/2022).

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Bos Williams Minta Tim Pelanggar Budget Cap F1 Dihukum Berat

    Bos Williams, Jost Capito meminta agar pelanggar budger cap F1 dihukum berat

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Hasil FP3 F1 GP Singapura 2022: Sempat Tertunda, Charles Leclerc Torehkan Waktu Lap Terbaik

    Dalam sesi yang sempat tertunda akibat cuaca buruk, Charles Leclerc keluar sebagai pembalap tercepat.

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    F1 GP Singapura 2022: George Russell Optimistis Rebut Pole Position

    George Russel pun optimistis merebut pole position pada F1 GP SIngapura 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 1 Oktober 2022

    Red Bull Optimistis Tak Lewati Budget Cap F1

    Prinispal Red Bull, Christian Horner, tegaskan timnya sudah memenuhi aturan budget cap yang ditetapkan F1

    Formula 1

    Jumat, 30 September 2022

    AlphaTauri Disebut telah Capai Kesepakatan dengan Nyck de Vries

    Nyck de Vries dikabarkan makin mendekat ke AlphaTauri.

    Formula 1

    Jumat, 30 September 2022

    Hasil FP1 F1 GP Singapura 2022: Lewis Hamilton Bukukan Waktu Lap Tercepat

    Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, membuat kejutan dengan menjadi pembalap tercepat pada FP1 F1 GP Singapura 2022.
    X