IIMS

Ferrari Yakin Charles Leclerc Bisa Ikuti Jejak Michael Schumacher

9 Desember 2020, 21:47 WIB
Penulis: Lily Indriyani
Editor: Lily Indriyani
Charles Leclerc (Ferrari) saat tampil dalam salah satu sesi latihan bebas F1 GP Tuscan 2020 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, Sabtu (12/9/2020).
Charles Leclerc (Ferrari) saat tampil dalam salah satu sesi latihan bebas F1 GP Tuscan 2020 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, Sabtu (12/9/2020). /(twitter.com/ScuderiaFerrari)

SKOR.id - Prinsipal Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, optimistis Charles Leclerc bisa mengikuti jejak Michael Schumacher sebagai andalan di pabrikan asal Italia tersebut.

Mattia Binotto melihat ada kesamaan antara Charles Leclerc dengan legenda Formula 1 (F1) dan Ferrari tersebut. Salah satunya adalah kondisi tim saat mereka bergabung.   

“Saya sering membandingkan mereka dan berpikir ada kesamaan. Itu tak diragukan lagi," katanya dalam podcast Beyond the Grid dan dilansir PlanetF1, Rabu (9/12/2020).

"Pertama, (kondisi) Ferrari saat itu, 1995-2001, sedang berinvestasi. Bukan hanya pada teknologi, tetapi juga sumber daya manusia. Jadi, kami mempekerjakan orang muda."

Sebagai informasi, Charles Leclerc berusia 21 tahun saat debut bersama Scuderia Ferrari pada F1 2019. Namun, dia berasal dari akademi tim berlogo kuda jingkrak tersebut. 

Dan, yang perlu digarisbawahi, Michael Schumacher tak langsung moncer saat memperkuat Ferrari. Baru pada musim kelima dirinya bisa menggenggam titel juara dunia F1

Usai meraih gelar juara dunia F1 2005, Michael Schumacher tak tertandingi. Pembalap asal Jerman itu juga menjadi pemuncak klasemen akhir F1 2006, 2007, 2008, dan 2009.

Bicara hitung-hitungan gelar bersama Ferrari, Charles Leclerc jelas tak sebanding dengan Schumi, sapaan akrab Michael Schumacher. Tapi, itu tak membuat Mattia Binotto ragu.

Sebagai pembanding, pada F1 2019 dan 2020, Charles Leclerc finis keempat dan keenam. Schumi menempati posisi ketiga pada F1 2005 dan diskualifikasi, musim berikutnya.

"Jika melihat Ferrari dalam beberapa tahun terakhir, kami mempekerjakan banyak teknisi-teknisi muda yang mulai saat ini menjadi pondasi tim," kata Mattia Binoto. 

"Untuk pemimpin dalam balapan, saat itu, Michael (Schumacher). Dan, sekarang, kami punya Charles (Leclerc). Dia mungkin tak berpengalaman seperti Michael."

"Tapi, kami berpikir dia berada di jalur yang jelas untuk menjadi seorang pemimpin dan itu penting. Ada komitmen dari perusahaan untuk membangun siklus kemenangan."

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita F1 Lainnya: 

Max Verstappen Masih Kesal dengan Insiden F1 GP Sakhir 2020

George Russell Berharap Dapat Posisi Permanen di Mercedes

  • Sumber: planetf1
  • Tag

    Video

    Terbaru

    Formula 1

    Jumat, 21 Januari 2022

    Berlabel Pembalap F1 Tertua, Fernando Alonso Beri Jawaban Mengejutkan

    Fernando Alonso akan menjadi pembalap tertua di balapan Formula 1 musim 2022. Pembalap Alpine itu yakin usia dan pengalamannya akan memberinya keuntungan.

    Formula 1

    Jumat, 21 Januari 2022

    Sirkuit Spa Berdandan dengan Kerikil Tambahan

    Circuit de Spa-Francorchamps memberikan pembaruan lain tentang perkembangan terbarunya dengan menambahkan kerikil di sejumlah sudut..

    Formula 1

    Kamis, 20 Januari 2022

    Peran Penting Jenson Button untuk Nicholas Latifi dan George Russell di F1 2021

    Duo Williams di F1 2021 tersebut mengakui perspektif unik dari Jenson Button sebagai penasihat senior tim.

    Formula 1

    Kamis, 20 Januari 2022

    Bos McLaren: Saya Tidak Kaget jika Lewis Hamilton Pensiun

    Teka teki soal masa depan Lewis Hamilton belum juga terjawab.

    Formula 1

    Kamis, 20 Januari 2022

    Tim F1 Memilih Tetap Pakai Alokasi Ban Pirelli untuk Balapan 2022

    Selama dua musim terakhir, Pirelli telah memberikan pemilihan senyawa yang sama persis untuk setiap tim grand prix.

    Formula 1

    Rabu, 19 Januari 2022

    Rencana Balapan Sprint F1 Tahun 2022 TerancamĀ Gagal

    Rencana Formula 1 menggelar enam balapan sprint musim ini terancam gagal. CEO McLaren Zak Brown memperingatkan soal perselisihan keuangan.

    Formula 1

    Selasa, 18 Januari 2022

    Legenda Balap Ini Murka kepada Tim Alpine F1, Ini Penyebabnya

    Alain Prost murka kepada Alpine F1 Team setelah keduanya memutuskan untuk tak lagi bekerja sama.

    Formula 1

    Selasa, 18 Januari 2022

    McLaren Tim Ketiga F1 yang Luncurkan Mobil Balapan Musim 2022

    McLaren adalah tim Formula 1 ketiga yang mengumumkan tanggal peluncuran mobilnya untuk musim 2022.

    Formula 1

    Selasa, 18 Januari 2022

    Bukan Penghalang, Fernando Alonso Sebut Usia adalah Keuntungan

    Pensiunnya Kimi Raikkonen di pengujung F1 2021 otomatis membuat Fernando Alonso menjadi pembalap tertua di grid.

    Formula 1

    Senin, 17 Januari 2022

    Juara F1 Max Verstappen Terjatuh dari Virtual Le Mans saat Memimpin

    Max Verstappen berusaha memenangkan Virtual 24 Hours of Le Mans. Tapi upaya juara dunia Formula 1 baru itu berakhir dengan crash saat memimpin.
    X