pon-papua

Ferrari Sulit Membalikkan Keadaan Sebelum 2022

15 September 2020, 14:05 WIB
Editor: Tri Cahyo Nugroho
CEO Ferrari, Louis Camilleri (kiri), dan pembalap Tim Kuda Jingkrak, Sebastian Vettel, sedang berbicara di depan Ferrari 125, mobil pertama Ferrari di F1 pada 1950. Ferrari musim ini sangat terpuruk dan belum mampu bangkit.
CEO Ferrari, Louis Camilleri (kiri), dan pembalap Tim Kuda Jingkrak, Sebastian Vettel, sedang berbicara di depan Ferrari 125, mobil pertama Ferrari di F1 pada 1950. Ferrari musim ini sangat terpuruk dan belum mampu bangkit. /Twitter/Sebastian Vettel #5 (@sebvettelnews)

SKOR.id – CEO Ferrari, Louis Camilleri, mengatakan tim Formula 1 (F1) miliknya terjebak dalam lubang dan mengakui akan sulit untuk membalikkan keadaan sebelum 2022 karena tidak memiliki peluru ajaib.

Tim Scuderia Ferrari Mission Winnow memang mengalami kesulitan di sepanjang musim ini karena tidak kunjung menemukan setelan yang tepat pada mobil mereka.

Kesalahan desain mesin dianggap menjadi penyebab utama kegagalan Ferrari dalam upaya mereka mengeluarkan kinerja terbaik sasis SF1000.

Pada GP Tuscan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (13/9/2020) lalu, Ferrari sedikit menunjukkan peningkatan karena Charles Leclerc dan Sebastian Vettel berhasil finis di zona poin. Leclerc merebut empat poin (finis kedelapan) dan Vettel satu (10). 

"Sekarang kami berada di dalam lubang dan kami menyadari itu. Ini soal beberapa faktor, tapi apa pun yang saya katakan hanya dianggap sebagai alasan. Tapi kami tidak mencari alasan,” kata Camilleri seperti dikutip Skor.id dari Crash.net.

"Jadi yang penting adalah fokus pada masalah yang kami miliki dan bekerja keras dengan tekad kuat untuk kembali ke tempat yang kami anggap tepat.” 

Ferrari tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan pengembangan sebelum perubahan besar dalam regulasi F1 pada 2022.

Louis Camilleri mengakui akan sulit bagi Ferrari untuk meningkatkan daya saingnya secara drastis dalam jangka pendek.

Presiden FIA Jean Todt, CEO Ferrari Louis Camilleri, dan salah satu pemilik saham Ferrari, Piero Ferrari (ki-ka), berbincang dalam sebuah kesempatan, beberapa tahun lalu.
Presiden FIA Jean Todt, CEO Ferrari Louis Camilleri, dan salah satu pemilik saham Ferrari, Piero Ferrari (ki-ka), berbincang dalam sebuah kesempatan, beberapa tahun lalu. Twitter/Scuderia Ferrari (@ScuderiaFerrari)

"Secara realistis ini akan sulit. Di F1 kami selalu bertarung dengan waktu, di trek dan pengembangan. Kami tidak memiliki peluru ajaib,” ujar Camilleri.

"Jadi kami akan memanfaatkan waktu yang kami miliki. Saya berharap ada sedikit fleksibilitas dalam regulasi di tahun depan agar kami bisa membuat langkah maju.” 

Sejauh ini, Mercedes-AMG Petronas menjadi tim yang paling kuat di F1. Louis Camilleri mengakui kekuatan rivalnya tersebut.

“Mercedes? Saya mengangkat topi untuk mereka. Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa dan kami akan melihat apa yang terjadi pada 2022 dengan regulasi baru. Kami akan mengatur ulang mobil,” kata Camilleri.

Meski penampilan Ferrari saat ini terbilang sangat buruk, tetapi Luois Camilleri meyakini bahwa tim balapnya itu memiliki prospek positif di masa depan.

"Saya pikir antara Ferrari dan F1 ada keterkaitan. Coba bayangkan Formula 1 tanpa Ferrari? Atau sebaliknya,” ujar Camilleri.

"Kami berada di sana dalam waktu yang sangat panjang dan kami satu-satunya tim yang bertahan di waktu selama itu. Sejarah panjang juga ada di belakang kami. Jadi, menantikan ribuan tahun berikutnya di F1.”

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita F1 Lainnya:

F1 GP Tuscan 2020: Charles Leclerc Akui Hasil di Kualifikasi Melampaui Target Tim

Sebastian Vettel Berharap Ferrari Berbenah di Sisa F1 2020

  • Sumber: Crash
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Kamis, 6 Agustus 2020

    Charles Leclerc Tegaskan Ferrari Tak Akan Bisa Kalahkan Mercedes

    Ferrari harus memperbaiki mobil secara keseluruhan agar dapat memangkas ketertinggalan dari Mercedes.

    Formula 1

    Kamis, 3 September 2020

    Sebastian Vettel Akui Tak Selalu Sejalan dengan Ferrari

    Sebastian Vettel ingin Ferrari lebih mendengarkan pembalap dalam hal pengembangan mobil.

    Formula 1

    Sabtu, 5 September 2020

    Charles Leclerc adalah Masa Depan Ferrari di Ajang F1

    Bos Ferrari, Mattia Binotto, meyakini Charles Leclerc akan mengikuti jejak Michael Schumacher dalam beberapa tahun ke depan.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 7 Desember 2021

    5 Momen Lewis Hamilton Berebut Gelar Juara Dunia F1 hingga Balapan Terakhir

    Selama 15 tahun berkarier di F1, Lewis Hamilton lima kali berebut gelar juara dunia yang harus ditentukan lewat balapan terakhir.

    Formula 1

    Selasa, 7 Desember 2021

    13 Fakta Menarik F1 GP Arab Saudi 2021: Puncak Pertarungan 2 Calon Jawara

    Akhir pekan lalu, Sirkuit Jeddah Corniche akhirnya tuntas menjalankan tugasnya sebagai tuan rumah balap jet darat.

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Diwarnai Banyak Insiden, George Russell Minta Sirkuit Jeddah Corniche Dibuat Lebih Aman

    Pembalap Williams, George Russell, telah meminta Sirkuit Corniche Jeddah untuk dimodifikasi setelah gagal finis dari F1 GP Arab Saudi perdana.

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Max Verstappen: F1 Sekarang Bukan Perkara Balapan tetapi Hukuman

    Ajang F1 GP Arab Saudi 2021 telah rampung digelar pada Minggu (6/12/2021).

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Juara Dunia F1 2021 Ditentukan Seri Terakhir, Max Verstappen vs Lewis Hamilton Ukir Sejarah

    Duel perebutan gelar juara dunia F1 2021 antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton dipastikan berlangsung hingga seri terakhir.

    Formula 1

    Senin, 6 Desember 2021

    Hasil F1 GP Arab Saudi: Lewis Hamilton Menang Dramatis, Persaingan Perebutan Juara Dunia Makin Sengit

    Dipenuhi sejumlah insiden, Lewis Hamilton berhasil menjadi yang tercepat di GP Arab Saudi.

    Formula 1

    Minggu, 5 Desember 2021

    FI GP Arab Saudi 2021: Tak Mau Kena Penalti, Max Verstappen Putuskan Tak Ganti Gearbox

    Max Verstappen mengalami nasib sial dalam rangkaian F1 GP Arab Saudi.

    Formula 1

    Minggu, 5 Desember 2021

    Rumor, Musim Depan F1 Gelar 6 Sprint Race

    F1 telah melakukan uji coba format sprint race pada tiga seri, musim ini.

    Formula 1

    Minggu, 5 Desember 2021

    Link Live Streaming F1 GP Arab Saudi: Menanti Reaksi Max Verstappen usai Kecelakaan di Kualifikasi

    Persaingan Max Verstappen vs Lewis Hamilton dapat disaksikan para penggemar balap di Champion TV 4

    Formula 1

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Lewis Hamilton Sebut Sirkuit Jeddah Corniche Sangat Berbahaya

    Lewis Hamilton menyebut Jeddah Corniche Circuit berbahaya karena punya trek yang sempit dan berkarakter cepat.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X