IIMS

F1 GP Turki 2020: Pengganti Sean Gelael Disiapkan Jadi Pembalap Cadangan Red Bull

13 November 2020, 12:15 WIB
Penulis: Doddy Wiratama
Editor: Doddy Wiratama
Juri Vips (kedua dari kanan) saat melakukan inspeksi lintasan Intercity Istanbul Park bersama kru dan pembalap Red Bull Racing yang akan digunakan untuk F1 GP Turki 2020.
Juri Vips (kedua dari kanan) saat melakukan inspeksi lintasan Intercity Istanbul Park bersama kru dan pembalap Red Bull Racing yang akan digunakan untuk F1 GP Turki 2020. /(twitter.com/redbullracing)

  • Pihak Red Bull menunjuk Juri Vips sebagai pembalap cadangan mereka saat F1 GP Turki 2020 digelar akhir pekan ini.
  • Juri Vips akan turun jika salah satu dari pembalap Red Bull Racing maupun Scuderia Alpha Tauri tak bisa turun ke lintasan.
  • Pada musim ini, Juri Vips juga tampil dalam ajang F2 bersama tim DAMS untuk menggantikan posisi Sean Gelael yang cedera.

SKOR.id - Pihak Red Bull telah menunjuk seorang pembalap cadangan yang siap diturunkan setiap saat diperlukan pada gelaran Formula 1 (F1) GP Turki 2020 akhir pekan ini.

Situasi pandemi virus corona (Covid-19) membuat segala hal di dunia sulit diprediksi, termasuk dalam ajang balap F1.

Bahkan, sebuah tim bisa saja kehilangan jasa pembalapnya beberapa saat sebelum seri bergulir jika dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Skenario tersebut pernah dilakoni Racing Point yang mendadak memanggil Nico Hulkenberg untuk menggantikan posisi Sergio Perez pada 70th Anniversary GP.

Nico Hulkenberg juga dipercaya untuk turun di GP Eifel menggantikan posisi Lance Stroll yang saat itu absen karena sakit.

Untuk mengantisipasi skenario itu, pihak Red Bull menyiapkan seorang pembalap cadangan kala menghadapi GP Turki 2020 pada akhir pekan ini, 13-15 November 2020.

Berbeda dengan Racing Point yang memanggil Nico Hulkenberg secara mendadak, Red Bull menentukan pembalap cadangannya sejak jauh-jauh hari.

Hal itu dilakukan karena balapan F1 kali ini bakal diselenggarakan di Turki yang jauh dari jangkauan tim maupun pembalap yang mayoritas berdomisili di Eropa.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, pihak Red Bull akhirnya membawa Juri Vips turut terbang menuju Intercity Istanbul Park, Tuzla.

Juri Vips akan diturunkan jika salah satu dari Max Verstappen atau Alexander Albon (Red Bull Racing) dan Pierre Gasly atau Daniil Kvyat (AlphaTauri) terpaksa absen pada GP Turki 2020.

Sebelum menunjuk Juri Vips, Red Bull sebenarnya sudah memiliki dua nama yang diplot sebagai pembalap cadangan, yakni Sergio Sette Camara dan Sebastian Buemi.

Akan tetapi, kedua pembalap itu berhalangan hadir ke Turki karena tengah menjalani agenda balap lainnya.

Sergio Sette Camara sedang turun dalam ajang Super Formula yang digelar di Autopolis, Jepang, pada akhir pekan ini.

Sementara Sebastian Buemi sedang bersiap bersama Toyota menghadapi World Endurance Championship yang akan digelar di Bahrain.

Melihat situasi yang ada, Red Bull pada akhirnya menunjuk sosok Juri Vips sebagai pembalap cadangan mereka untuk F1 GP Turki 2020.

Sekilas tentang Juri Vips. Pemuda 20 tahun asal Estonia ini telah mengikuti program pengembangan pembalap junior Red Bull sejak akhir 2018.

Pada musim ini, Vips sejatinya diplot untuk kembali turun dalam ajang Super Formula tetapi terpaksa batal karena situasi pandemi Covid-19.

Vips kemudian mengalihkan fokusnya untuk tampil di ajang Formula Regional European Championship.

Setelah menjalani sembilan balapan, Vips kemudian mendapat panggilan dari tim DAMS yang tampil dalam ajang Formula 2 (F2) 2020.

Juri Vips diminta untuk menggantikan posisi pembalap asal Indonesia, Sean Gelael, yang terpaksa absen karena cedera. Ia pun seolah tak ingin menyia-nyiakan peluang itu.

Setelah melakoni empat balapan tanpa poin, Vips meraih angka perdana saat finis ketujuh pada feature race seri kedelapan F2 2020 yang digelar di Sirkuit Monza, Italia.

Keesokan harinya, Juri Vips berhasil naik podium setelah finis ketiga pada sesi sprint race dalam seri yang sama.

Kebersamaan Juri Vips bersama DAMS pun berlanjut hingga seri ke-10 yang digelar di Sochi Autodrom, Rusia.

Sedangkan dalam dua seri terakhir F2 2020 yang akan digelar di Sirkuit Internasional Bahrain, DAMS bakal kembali diperkuat Sean Gelael yang sudah sembuh dari cedera.

Pada sisi lain, Juri Vips memungkinkan untuk mengendarai dan berkompetisi memakai mobil F1 karena telah memenuhi poin super license yang diperlukan.

Sejatinya, seorang pembalap baru diperbolehkan berkompetisi di ajang F1 juka sudah menembus 40 poin dalam super license.

Akan tetapi, situasi pandemi Covid-19 membuat aturan sedikit dilonggarkan. Kini, syarat minimal yang diperlukan hanyalah 30 poin sedangkan Juri Vips mempunyai 32 poin. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita F1 Lainnya:

F1 GP Turki 2020: Bos Williams dan Ferrari Absen dari Balapan Pekan Ini

Felipe Massa: Lewis Hamilton Bisa Jadi Pembalap Terbaik dalam Sejarah F1

  • Sumber: speedweek.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 2 November 2020

    Menghitung Peluang Gelar Juara Dunia F1 antara Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas di Turki

    Lewis Hamilton diprediksi bisa memastikan gelar juara dunia F1 2020 di GP Turki kendati secara matematis Valtteri Bottas masih berpeluang menjegalnya.

    Formula 1

    Selasa, 10 November 2020

    F1 Rilis Jadwal Sementara untuk Musim 2021, GP Arab Saudi Bakal Debut

    Pihak F1 telah merilis kalender balap untuk musim 2021 yang diisi dengan 23 seri yang akan bergulir dari pertengahan Maret hingga awal Desember.

    Formula 1

    Kamis, 12 November 2020

    Jadwal F1 GP Turki 2020 Akhir Pekan ini

    GP Turki yang digelar akhir pekan ini bisa jadi momentum penentuan gelar juara dunia F1 2020 dengan Lewis Hamilton sebagai calon terkuat.

    Terbaru

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Bos Ferrari Merendah, Sebut Masih Sulit Bersaing dengan Mercedes dan Red Bull

    Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menyebut belum saatnya Ferrari menandingi Mercedes dan Red Bull.

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Perpanjang Kontrak hingga 2028, Singapura dan F1 Sepakat soal Balapan Ramah Lingkungan

    Formula 1 (F1) dipastikan menggelar balapan di Singapura hingga 2028 mendatang.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Max Verstappen Akui Dirinya Bukan Pembalap Sempurna

    Max Verstappen mengaku dirinya bukan pembalap sempurna meski berhasil menjuarai F1 2021.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Catat, Ini Jadwal Tes Pramusim F1 2022 di Barcelona dan Bahrain

    Agenda tes pramusim F1 2022 akhirnya diumumkan.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bos Ferrari Puji Carlos Sainz Jr, Cepat Beradaptasi Sepanjang F1 2021

    Mattia Binotto memuji kemampuan belajar cepat Carlos Sainz Jr, terutama soal pemahaman power unit Ferrari di F1 2021.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Sambut F1 2022, Ferrari Gelar Tes 4 Hari di Fiorano

    Ferrari mengintensifkan persiapan jelang bergulirnya F1 2022 mulai Maret mendatang.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Direktur Teknis Mercedes Keluhkan Regulasi Baru di F1 2022

    Direktur Teknis Mercedes-AMG Petronas, James Allison, sedikit mengeluhkan perubahan regulasi di F1 2022

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Lewis Hamilton Sabet Hawthorn Trophy untuk Kali ke-11 dalam 15 Tahun

    Hawthorn Trophy merupakan penghargaan yang diberikan kepada pembalap F1 asal Persemakmuran Inggris tersukes setiap tahunnya.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Bos Red Bull Mengklaim Tidak Ada Noda, Max Verstappen Layak Juara

    Balapan F1 2021 sarat adegan dramatis. Bos Red Bull Christian Horner mengklaim gelar juara perdana Max Verstappen tidak ternoda oleh kontroversi di GP Abu Dhabi.

    Formula 1

    Senin, 24 Januari 2022

    Lakukan Perubahan Regulasi Mulai 2022, F1 Pernah Gagal pada 2009

    F1 melakukan perubahan regulasi mulai 2022 untuk meningkatkan aksi salip menyalip di lintasan.
    X