F1 GP Hungaria 2022: Gagal Raih Podium, Charles Leclerc Sesali Strategi Ban Keras Ferrari

1 Agustus 2022, 12:15 WIB
Penulis: Arin Nabila
Editor: Lily Indriyani
Charles Leclerc sesaat sebelum memulai balapan seri ke-13 musim ini di Sirkuit Hungaroring, Hungaria, Minggu (31/7/2022).
Charles Leclerc sesaat sebelum memulai balapan seri ke-13 musim ini di Sirkuit Hungaroring, Hungaria, Minggu (31/7/2022). /Twitter Scuderia Ferrari

  • Charles Leclerc menyesali strategi Ferrari yang menyebabkannya gagal naik podium di GP Hungaria 2022.
  • Ferrari memutuskan ganti ban medium ke keras hingga Leclerc kesulitan di Sirkuit Hungaroring.
  • Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, mengira strategi ini bisa membawa Leclerc melaju lebih cepat pada akhir stint.

SKOR.id - Charles Leclerc menyesali strategi Ferrari yang membawa malapetaka di Formula 1 GP Hungaria 2022, Minggu (31/7/2022).

Saat memimpin balapan pada lap ke-39, Leclerc diminta melakukan pit stop untuk mengganti ban medium miliknya dengan ban keras.

Alih-alih menjaga posisi dari kejaran rival, pembalap Monako itu kesulitan menambah kecepatan karena rendahnya suhu aspal Hungaroring. 

Melihat kondisi ini, satu per satu lawan yang ada di belakang tanpa ragu melewati hingga Charles Leclerc tertahan di posisi keempat.

"Semua terkendali untuk beberapa alasan. Jadi, saya tidak tahu apa yang kami lakukan terkait ban keras," kata Leclerc usai lomba.

Leclerc yang tidak puas dengan kinerja ban keras akhirnya kembali melakukan pit stop untuk kali ketiga pada lap ke-54 dan mengganti bannya dengan soft.

Namun, usaha tersebut dinilai terlambat karena saat kembali ke lintasan, Leclerc tertahan di posisi keenam hingga akhir perlombaan.

 

"Saya katakan di radio bahwa saya sangat nyaman di medium dan saya ingin bertahan selama mungkin dengan ban itu karena feeling-nya bagus. Saya tidak tahu mengapa kami mengambil keputusan berbeda," kata pembalap Ferrari itu.

“Kecepatan di pihak saya, saya cukup senang. Satu-satunya hal adalah bahwa jelas semua orang akan mengingat bagian terakhir dari balapan di mana itu adalah bencana bagi saya, terutama yang sulit. Di situlah saya kehilangan balapan."

"Saya kehilangan 20 detik dengan pit, mungkin enam detik lagi di lima lap di trek keras karena saya berada di mana-mana dengan ban ini."

Sementara itu, Prinsipal Tim Kuda Jingkrak, Mattia Binotto mengira strategi mengganti ke ban keras bakal membawa Leclerc melaju lebih cepat pada akhir stint.

 

“Ketika kami memasang ban keras, simulasi kami adalah sulit memanaskannya dalam beberapa lap. Memang akan lebih lambat daripada media untuk 10-11 lap, dan itu akan kembali dan lebih cepat pada akhir stint. Itu adalah stint 30 lap,” Binotto menjelaskan.

“Kami mencoba melindungi posisinya terhadap Max (Verstappen). Pasti akan terlalu lama untuk ban lunak. Ya, itu sulit pada awal dari stint, tapi itu akan kembali pada akhirnya.”

F1 GP Hungaria 2022 akhirnya dimenangkan oleh Max Verstappen (Red Bull Racing).

Pilot asal Belanda itu berhasil menunjukkan performa luar biasa. Start dari posisi ke-10, ia sukses menjadi yang tercepat menyelesaikan balapan dengan waktu 1 jam 39 menit 35,912 detik.

Dua pembalap Mercedes, Lewis Hamilton dan George Russell melengkapi podium di Sirkuit Hungaroring dengan finis di peringkat kedua dan ketiga.

Baca Berita F1 Lainnya:

Hasil F1 GP Hungaria 2022: Max Verstappen Cicipi Kemenangan Perdana di Hungaroring

Kesialan Charles Leclerc di F1 2022, 3 Kali Gagal Finis dari Posisi Pole Position

 

  • Sumber: Reuters, Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 24 Juli 2022

    Pertaruhkan Apartemennya, Nico Rosberg Yakin Rivalitas Leclerc-Verstappen Akan Panas

    F1 2022 menyuguhkan pertarungan antara dua pembalap muda, Charles Leclerc dan Max Verstappen.

    Formula 1

    Senin, 25 Juli 2022

    DNF di GP Prancis, Charles Leclerc Pesimistis Bisa Juara Dunia F1 2022

    Charles Leclerc mengakui jika kegagalannya finis di GP Prancis adalah kesalahannya.

    Formula 1

    Jumat, 29 Juli 2022

    Unggul Jauh dari Charles Leclerc, Max Verstappen Ogah Santai

    Max Verstappen kokoh di puncak klasmen Formula 1 2022 dengan raihan 233 poin.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X