Dianggap Tak Akurat, Para Pembalap F1 Kritik Serial Drive To Survive di Netflix

26 Maret 2022, 16:45 WIB
Editor: Lily Indriyani
Poster Series Dokumenter Formula 1 Produksi Netflix yang berjudul 'Formula 1: Drive To Surivive
Poster Series Dokumenter Formula 1 Produksi Netflix yang berjudul 'Formula 1: Drive To Surivive /Instagram Netflix UK & Ireland

  • Serial dokumenter, Formula 1: Drive To Survive, mengudara sejak 2019 silam di layanan streaming, Netflix.
  • Beberapa pembalap mengkritik Drive To Survive karena menyajikan kisah yang kurang akurat.
  • Dua di antaranya adalah Max Verstappen dan Mick Schumacher.

SKOR.id - Sejak dirilis pada 2019 silam, serial dokumenter olahraga bertajuk Formula 1: Drive To Survive, meledak di pasaran.

Serial yang ditayangkan lewat layanan streaming, Netflix, itu mengangkat kisah di sekitar paddock F1 yang jarang diketahui orangg.

Namun, makin ke sini, ceritanya dianggap jauh dari kenyataan hingga beberapa pembalap kesal. Salah satunya, Max Verstappen.

Juara dunia F1 2021 itu bahkan tak mau ambil bagian dalam Drive To Survive karena merasa rivalitasnya dengan Lewis Hamilton, dipalsukan.

"Saya menonton beberapa episode terakhir dan terkejut. Saya menemukan saya berbicara di sana," katanya dikutip dari Motorsport.

"Itu mungkin rekaman dari 2018 yang mereka ambil dan (kemudian di) pakai lagi. Menurut saya, itu tidak benar."

"Saya bisa mendengar kalau suara saya berbeda. Ke depannya, saya akan lebih hati-hati dengan itu," Verstappen menambahkan.

Max Verstappen sangat marah dengan tim Red Bull.
Max Verstappen sangat marah dengan tim Red Bull. Twitter @SkySportsF1

Salah satu kisah yang juga memantik kemarahan Verstappen adalah tentang duo McLaren, Lando Norris dan Daniel Ricciardo.

"Apa yang saya tidak suka adalah framing mereka tentang Lando dan Daniel, yang saya kenal sebagai pembalap baik," ujarnya.

"Mereka sangat menyenangkan tapi serial itu membuat Lando (terlihat) sedikit bodoh. Padahal, dia tidak seperti itu."

Hal senada dilontarkan pembalap Haas, Mick Schumacher. Meski sempat menikmati popularitas akibat serial itu, dia kini terusik. 

"Bagian pertama Drive To Survive, seperti musim pertama, sungguh menarik dan saya pikir cukup dramatis," tuturnya.

"Namun, seiring pertunjukan yang kian berkembang, menurut saya, penting menjadi lebih akurat dengan beberapa hal," imbuh Mick.

Pembalap Ferrari, Carlos Sainz Jr, sebelumnya juga mengkritik tim produksi karena dianggap terlalu mendramatisir kehidupan di paddock F1.

Berita Formula 1 lainnya:

Ada Ledakan di Jeddah, F1 Tegaskan GP Arab Saudi 2022 Jalan Terus

Hasil FP2 F1 GP Arab Saudi 2022: Charles Leclerc Kembali Tercepat, Mercedes Membaik

Hasil FP1 F1 GP Arab Saudi 2022: Charles Leclerc Tercepat, Mercedes Keteteran

Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id
Klik gambar untuk mengunggah app Skor.id

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Selasa, 22 Maret 2022

    Eks Pembalap F1 Jagokan Ferrari Jadi Juara Musim Ini

    Paceklik kemenangan yang dialami Ferrari sejak GP Singapura 2019 akhirnya usai pada seri F1 GP Bahrain 2022.

    Formula 1

    Jumat, 25 Maret 2022

    Jadwal F1 GP Arab Saudi 2022, Akhir Pekan Ini

    Ajang F1 2022 akan berlanjut dengan menggelar seri kedua pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Jumat, 25 Maret 2022

    Belum Fit, Sebastian Vettel Kembali Digantikan Nico Hulkenberg di F1 GP Arab Saudi

    Para penggemar F1 belum akan melihat aksi Sebastian Vettel di GP Arab Saudi yang digelar akhir pekan ini.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.

    Formula 1

    Senin, 16 Mei 2022

    Charles Leclerc Hancurkan Mobil Klasik Niki Lauda saat Ekshibisi di Monako

    Charles Leclerc menabrakkan mobil Ferrari 312 B3 keluaran 1974 ke pembatas Sirkuit Monako pada Minggu (15/5/2022).
    X