Curhat Sebastian Vettel, Lebih Nyaman di Aston Martin ketimbang Ferrari

26 Desember 2021, 13:15 WIB
Editor: Lily Indriyani
Ekspresi Sebastian Vettel, pembalap Aston Martin, usai finis kedua di F1 GP Azerbaijan 2021 di Sirkuit Baku pada hari Minggu (6/6/2021).
Ekspresi Sebastian Vettel, pembalap Aston Martin, usai finis kedua di F1 GP Azerbaijan 2021 di Sirkuit Baku pada hari Minggu (6/6/2021). /(instagram.com/vettelofficial/)

SKOR.id - Tak dapat dimungkiri, Sebastian Vettel adalah salah satu pembalap terbaik yang pernah dimiliki Formula 1.

Saat ini, pembalap asal Jerman itu ada di peringkat ketiga kemenangan terbanyak setelah Lewis Hamilton dan Michael Schumacher.

Vettel juga memegang rekor sebagai pengoleksi kemenangan terbanyak dalam semusim (13 kali) bersama Schumacher.

Namun, penampilan Vettel mulai merosot sejak meninggalkan Red Bull jelang F1 2015. Ia hengkang ke tim rival, Ferrari, dengan impian jadi juara dunia.

Sayang seribu sayang, itu gagal terlaksana. Selama lima musim membela Tim Kuda Jingkrak, ia "hanya" membukukan 14 kemenangan dan 55 podium, tanpa gelar.

Penampilannya mencapai titik nadir pada F1 2020, ketika hanya meraih 33 poin dari 17 balapan. Vettel pun hengkang ke Aston Martin Cognizant, akhir musim lalu.

Dilansir dari Motorsport, Vettel tak merasa sedih meski tim yang dibelanya saat ini, kelasnya jauh berada di bawah Ferrari.

Namun, dia merasa lebih bahagia dan nyaman bekerja sama dengan tim papan tengah yang musim ini berakhir di peringkat ketujuh klasemen akhir konstruktor.

"Kepergian saya dari Ferrari, sedikit aneh. Berdasarkan yang terjadi, pada akhirnya, saya bisa katakan lebih bahagia sekarang daripada sebelumnya," katanya.

"Tapi saya tidak mau membuang waktu dan bicara tentang Ferrari lagi. Kesuksesan besar yang saya impikan ternyata tidak bisa terwujud di sana."

"Kami ingin jadi juara dunia dan itu tidak pernah terjadi," ungkap peraih empat gelar juara dunia tersebut, kecewa.

Sebastian Vettel berpose di acara launching Aston Martin Cognizant jelang bergulirnya F1 2021.
Sebastian Vettel berpose di acara launching Aston Martin Cognizant jelang bergulirnya F1 2021. (instagram.com/astonmartinf1)

Meski demikian, Vettel ternyata tak sepenuhnya membenci Tim Kuda Jingkrak. Ia bahkan yakin jika Ferrari bisa kembali ke puncak kejayaan.

"Mercedes dan Red Bull sangat superior. Tapi pada satu titik, Ferrari akan menang lagi dan jadi juara duni," tuturnya.

"Regulasi baru memberikan harapan. Kami harus menunggu dan melihat bagaimana semua berkembang," imbuhnya. 

F1 akan memasuki era baru pada musim 2022. Perubahan regulasi membuat mobil yang digunakan mengalami revolusi desain signifikan.

F1 2022 rencananya mulai bergulir pada 18-20 Maret. Seri perdana akan berlangsung di Sirkuit Internasional Bahrain.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Skor.id (@skorindonesia)

Berita Formula 1 lainnya:

Penggemar F1 Meningkat Pesat, Mattia Binotto Puji Seniornya di Ferrari

Drama F1 2021 Sulit untuk Difilmkan, Kata Christian Horner

Mantan Bos F1 Maklum jika Lewis Hamilton Putuskan Pensiun

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Rabu, 22 Desember 2021

    Ngeri, Nicholas Latifi Mengaku Dapat Ancaman Pembunuhan usai ''Bikin Kacau'' F1 GP Abu Dhabi 2021

    Ajang F1 GP Abu Dhabi diwarnai insiden yang menyebabkan kekacauan jelang akhir lomba.

    Formula 1

    Rabu, 22 Desember 2021

    Mick Schumacher Menuju Ferrari di Musim F1 2022, Ini Perannya di Balik Kemudi

    Mick Schumacher kini selangkah lebih dekat untuk meniru ayahnya, Michael, untuk mengemudikan mobil Ferrari pada F1 2022.

    Formula 1

    Rabu, 22 Desember 2021

    Christian Horner Dipastikan Jadi Nakhoda Red Bull Racing hingga F1 2026

    Christian Horner dipastikan tetap berada di Red Bull sampai F1 2026 mendatang

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 25 Mei 2022

    ''Mengintil'' Mobil Sergio Perez di F1 GP Spanyol, Lewis Hamilton Diduga Lakukan Pelanggaran

    Beredar video Lewis Hamilton berjalan di belakang mobil Red Bull milik Sergio Perez usai balapan Formula 1 GP Spanyol.

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.
    X