Christian Horner Kenang Momen Lewis Hamilton Hampir Gabung Red Bull Racing

13 Maret 2022, 23:15 WIB
Penulis: Arin Nabila
Editor: Doddy Wiratama
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, berhasil memenangi GP Qatar, Minggu (21/11/2021)
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, berhasil memenangi GP Qatar, Minggu (21/11/2021) /(TWITTER MERCEDES)

SKOR.id - Lewis Hamilton memulai karier di F1 bersama McLaren pada 2007. Berstatus rookie, ia langsung tampil kompetitif dalam persaingan gelar juara dunia.

Pada musim perdananya itu, Lewis Hamilton berhasil mengakhiri musim di posisi kedua tepat dibawah Kimi Raikkonen (Ferrari) yang jadi kampiun.

Setahun berselang, 2008, Hamilton pun mencicipi gelar juara dunia perdananya di ajang balap mobil jet darat tersebut.

Sayang, performa Hamilton setelah itu mengalami penurunan. Ia menjalani empat musim berikutnya (2009-2012) dengan selalu finis di luar tiga besar klasemen akhir.

Setelah enam tahun memperkuat McLaren, Hamilton akhirnya memutuskan pindah ke tim lain. Ia memperkuat Mercedes pada musim 2013.

Fakta menarik pun terungkap dalam perpindahan Hamilton dari McLaren ke Mercedes yang terjadi hampir sedekade yang lalu. 

Bos Red Bull Racing, Christian Horner, menyebut bahwa Lewis Hamilton sejatinya sempat mengutarakan keinginan untuk menjadi pembalap timnya.

Niat itu diungkapkan Hamilton saat masih "mencari" tim baru yang akan dibelanya setelah mantap meninggalkan McLaren.

Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, saat tampil dalam sesi balapan F1 GP Sao Paulo 2021 yang berlangsung di Sirkuit Interlagos, Brasil pada Senin (15/11/2021) dini hari WIB.
Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, saat tampil dalam sesi balapan F1 GP Sao Paulo 2021 yang berlangsung di Sirkuit Interlagos, Brasil pada Senin (15/11/2021) dini hari WIB. twitter.com/MercedesAMGF1

“Lewis dan saya telah melakukan beberapa percakapan selama bertahun-tahun,” kata Horner kepada Daily Mail.

“Dari 2010 hingga 2013, dia sangat ingin datang dan membalap untuk Red Bull Racing. Namun, kami sudah memiliki Sebastian Vettel pada waktu itu."

Ia merasa Red Bull Racing tidak mungkin menampung dua pembalap alpha sekaligus dalam saat yang bersamaan.

Christian Horner kemudian mendorong Mercedes untuk merekrut Lewis Hamilton pada musim 2013. 

Bagi Horner, bergabungnya Hamilton ke Mercedes bakal lebih "aman" untuk Red Bull Racing dibanding dengan skenario sang pembalap memilih bertahan di McLaren.

Pada saat itu, McLaren adalah salah satu tim papan atas yang kompetitif sedangkan Mercedes masih banyak berkutat di papan tengah.

 

“Niki Lauda berada di Mercedes dan sangat ingin membawa Lewis. Dan saya ingat mendorongnya untuk membawa Hamilton," Horner mengenang momen itu.

“Kami melawan McLaren dan pada 2012, mereka punya mobil tercepat dan kami merasa Lewis di McLaren akan lebih mengancam ketimbang (jika bergabung) di Mercedes."

Cover artikel Lewis Hamilton.
Cover artikel Lewis Hamilton. (Grafis: M. Yusuf/Skor.id)

Nyatanya, manuver Christian Horner justru jadi bumerang untuk kubunya. Begitu Lewis Hamilton bergabung, Mercedes menjelma jadi tim papan atas.

Hal sebaliknya terjadi di McLaren. Salah satu tim tradisional di F1 itu justru mengalami penurunan performa dan terseok-seok sebagai tim medioker.

Sementara itu, Lewis Hamilton mampu memenangi enam gelar juara dunia bersama Mercedes dan kini menyamai rekor tujuh gelar juara dunia F1 milik Michael Schumacher. 

Secara tak langsung, Christian Horner seperti menyulitkan diri sendiri dengan mendorong Mercedes merekrut Lewis Hamilton.

“Saya mendorong Niki untuk membelanjakan uangnya karena Lewis sedikit goyah. Mendorong Mercedes untuk merekrut Hamilton menjadi bumerang bagi saya,” katanya

Baca Berita Formula 1 Lainnya:

Usai Tes di Bahrain, Lewis Hamilton Masih Keluhkan Performa Mercedes W13

Max Verstappen: Bukan Hanya Hamilton yang Harus Dikalahkan

  • Sumber: planetf1
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Sabtu, 12 Maret 2022

    Lewis Hamilton: Ferrari akan Finis 1-2 kalau GP Bahrain Dimulai Besok

    Ferrari mencatat performa menawan pada ajang tes pramusim F1 2022 di Sirkuit Internasional Bahrain, pekan ini.

    Formula 1

    Sabtu, 12 Maret 2022

    Max Verstappen Tidak Takut dengan Desain Ekstrem Mercedes W13 Tunggangan Lewis Hamilton

    Max Verstappen tidak khawatir dengan desain 'ekstrim Mercedes baru saingannya Lewis Hamilton, karena Red Bull menyangkal komentar 'tidak sah' dari Christian Horner

    Formula 1

    Minggu, 13 Maret 2022

    Ferrari Tercepat dalam Dua Tes Pramusim, Charlec Leclerc Tetap Waspada

    Ferrari berhasil jadi yang tercepat dalam dua tes pramusim F1 2022 tapi itu tak membuat Charles Leclerc puas.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X