Charles Leclerc: Lebih Sulit Mengatasi Kesalahan Sendiri daripada Ferrari

4 Agustus 2022, 12:20 WIB
Penulis: Arin Nabila
Editor: Lily Indriyani
Charles Leclerc sesaat sebelum memulai balapan seri ke-13 musim ini di Sirkuit Hungaroring, Hungaria, Minggu (31/7/2022).
Charles Leclerc sesaat sebelum memulai balapan seri ke-13 musim ini di Sirkuit Hungaroring, Hungaria, Minggu (31/7/2022). /Twitter Scuderia Ferrari

  • Charles Leclerc mengaku lebih sulit mengatasi kesalahannya sendiri daripada kesalahan timnya, Ferrari.
  • Leclerc tak mau sepenuhnya menyalahkan Ferrari atas performa buruknya dalam beberapa waktu terakhir.
  • Di sisi lain, Leclerc senang Ferrari dapat tampil kompetitif bersama Red Bull Racing dan Mercedes.

SKOR.id - Charles Leclerc mengaku bahwa lebih sulit untuk mengatasi kesalahannya sendiri daripada kesalahan timnya, Ferrari.

Leclerc begitu tangguh di awal musim dengan memenangi dua seri awal berturut-turut dan sempat memuncaki klasemen sementara.

Namun, dalam beberapa seri menjelang jeda musim panas, penampilan pilot asal Monako itu melempem.

Tiga kali gagal menyelesaikan balapan hingga Ferrari yang kerap blunder, menyebabkan peluang Leclerc merebut gelar juara musim ini makin berat.

Apalagi, kini ia terpaut 80 poin dari sang pemuncak klasemen sekaligus favorit juara, Max Verstappen (Red Bull Racing).

Tapi, Leclerc tak ingin sepenuhnya menyalahkan Ferrari atas situasi sulit yang dia hadapi. Bagaimanapun, ia yang memegang kendali atas performanya di lintasan.

"Saya sangat keras dengan diri saya sendiri. Jadi jauh lebih sulit untuk mengatasi kesalahan saya sendiri daripada (kesalahan) tim, meskipun kami jelas satu tim dan kami kalah dan kami menang bersama." Leclerc menjelaskan.

“Saya selalu lebih keras setiap kali saya yang melakukan kesalahan, dan jelas GP Prancis adalah salah satu yang membuat luka."

“Tetapi setiap kali saya melewati masa sulit ini, saya menjalani proses yang sama seperti yang saya katakan sebelumnya, mencoba menganalisis apa yang salah. Dan itu sebagian besar secara mental."

“Untuk membicarakannya tampaknya cukup mudah, tetapi tidak selalu mudah untuk menunjukkan dengan tepat apa yang ada di kepala Anda saat itu."

"Tapi saya pikir ini adalah kekuatan saya dan membantu saya untuk berkembang sebagai pembalap setiap kali saya membuat keputusan dan kesalahan." tambahnya.

Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, saat melintasi salah satu sudut Sirkuit Kota Baku dalam sesi latihan bebas ketiga F1 GP Azerbaijan 2022 yang digelar Sabtu (11/6/2022).
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, saat melintasi salah satu sudut Sirkuit Kota Baku dalam sesi latihan bebas ketiga F1 GP Azerbaijan 2022 yang digelar Sabtu (11/6/2022). twitter.com/ScuderiaFerrari

Di sisi lain, Leclerc mengatakan dia senang bahwa Ferrari akhirnya kembali mampu bersaing di garis terdepan setelah melihat Red Bull dan Mercedes mendominasi dalam beberapa tahun terakhir.

"Pertama-tama, sungguh menakjubkan melihat kami akhirnya kembali berjuang untuk meraih kemenangan," katanya.

“Di sisi lain, kami belum berhasil memaksimalkan semua potensi yang kami miliki. Dan ini tidak bagus."

"Kami masih memiliki paruh kedua musim untuk mengejar, saya harap, dan saya akan mendorong secara maksimal. Tapi beberapa balapan terakhir agak sulit."

Meski begitu, Leclerc tak menampik masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki tim Kuda Jingkrak jika tak ingin makin tertinggal dengan para pesaing.

"Kami benar-benar ingin melakukan segalanya untuk menjadi lebih baik dalam setiap hal yang kami lakukan, dan jelas melihat bagian pertama musim ini, ada beberapa masalah strategi, ada beberapa masalah keandalan, dan ada kesalahan mengemudi," Leclerc menambahkan.

"Pada reliabilitas dan strategi, kami bekerja sangat keras untuk menjadi lebih baik."

"Dan setelah kesalahan, kami selalu melalui proses yang persis sama, yaitu mencoba dan menganalisis dari mana kesalahan itu datang, mengapa kami mengambil keputusan yang salah pada saat yang tepat." tuturnya.

Berita F1 Lainnya:

F1 GP Hungaria 2022: Gagal Raih Podium, Charles Leclerc Sesali Strategi Ban Keras Ferrari

Kesialan Charles Leclerc di F1 2022, 3 Kali Gagal Finis dari Posisi Pole Position

 

  • Sumber: Astro Arena
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 24 Juli 2022

    Pertaruhkan Apartemennya, Nico Rosberg Yakin Rivalitas Leclerc-Verstappen Akan Panas

    F1 2022 menyuguhkan pertarungan antara dua pembalap muda, Charles Leclerc dan Max Verstappen.

    Formula 1

    Senin, 25 Juli 2022

    F1 GP Prancis: Kronologi Kecelakaan Charles Leclerc, Gagal Finis Meski Pimpin Balapan

    Seri F1 GP Prancis 2022 di Sirkuit Paul Ricard, Minggu (24/7/2022), diwarnai drama yang merugikan Ferrari.

    Formula 1

    Senin, 25 Juli 2022

    DNF di GP Prancis, Charles Leclerc Pesimistis Bisa Juara Dunia F1 2022

    Charles Leclerc mengakui jika kegagalannya finis di GP Prancis adalah kesalahannya.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X