pon-papua

CERITA RAMADAN: Perjuangan Rio Haryanto Lewati Bulan Puasa di Formula 1

28 April 2021, 17:50 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Rio Haryanto pernah tampil dalam F1 2016 bersama Manor Racing, sekaligus jadi satu-satunya asal Indonesia.
Rio Haryanto pernah tampil dalam F1 2016 bersama Manor Racing, sekaligus jadi satu-satunya asal Indonesia. /Ady Sesotya

  • Mantan pembalap Formula 1 (F1) asal Indonesia, Rio Haryanto, punya menu favorit untuk berbuka puasa.
  • Masakan Indonesia, seperti sayur-sayuran, gudeg, soto, dan rendang jadi menu favorit Rio.
  • Selain itu, Rio juga gemar makan buah untuk menjaga kebugaran kondisinya sebagai pembalap.

SKOR.id - Salah satu cerita menarik soal puasa datang dari kisah Rio Haryanto, pembalap berdarah Indonesia yang sempat mentas di Formula 1.

Nama Rio Haryanto sempat meroket pada tahun 2016. Kala itu, dirinya menjadi pembalap Indonesia pertama yang turun ajang balap Formula 1 (F1).

Sayangnya, Rio tak mampu berbicara banyak bersama Manor Racing MRT. Ia hanya turun pada 12 balapan dan terdepak di paruh kedua musim.

Prestasi terbaiknya hanya finis ke-15 di GP Monako. Ia pun mundur tanpa meraup satu poin pun pada F1 2016.

Sebagai seorang Muslim yang taat, Rio pun tetap menjalankan ibadah puasa saat sedang menjalani kompetisi.

Salah satu contohnya adalah pada F1 GP Kanada 2016, yang digelar di tengah-tengah bulan Ramadan.

Menurut sang ibu, Indah Pennywati, pria kelahiran 22 Januari 1993 tersebut sangat menggemari masakan Indonesia untuk berbuka puasa.

"Kalau di Indonesia, Rio suka berbuka puasa dengan sayur-sayuran, gudeg, soto, atau rendang," ujar Indah.

 

Pembalap Indonesia, Rio Haryanto, saat berkompetisi di ajang Formula 1 2016 bersama Manor Racing MRT.
Pembalap Indonesia, Rio Haryanto, saat berkompetisi di ajang Formula 1 2016 bersama Manor Racing MRT. (INSTAGRAM RIO HARYANTO)

Selain masakan Indonesia, Rio juga diketahui gemar makan buah-buahan, yang dikenal sebagai salah satu sumber nutrisi bagi para pembalap.

Salah satu menu favoritnya adalah salad buah yang berisikan campuran potongan buah stroberi, pisang, beri, serta kacang-kacangan.

Rio juga menyukai masakan Italia, seperti marinara dan paella, sate daging, kebab, serta masakah Korea.

Ketakutan Manor Racing 

Cover artikel Formula 1 (F1).
Cover artikel Formula 1 (F1). Grafis Yusuf/Skor.id

Status Rio sebagai pembalap Muslim satu-satunya di ajang F1 sempat membuat tim Manor waswas.

Mereka khawatir konsentrasi Rio menurun akibat kurangnya makanan dan cairan dalam tubuh.

"Para pembalap biasanya kehilangan banyak cairan tubuh dalam setiap balapan," ujar sang manajer, Piers Hunnisett, kala itu.

"Kami tak ingin dia kehilangan konsentrasi saat melaju dengan kecepatan 350 km/jam. Ini adalah masalah keselamatan."

"Tim medis akan memutuskan langkah apa yang harus dilakukan agar dia bisa tetap menjalankan perintah agamanya di Montreal (lokasi MotoGP Kanada)

Sejak mundur dari F1, nama Rio mulai meredup. Kini, ia lebih dikenal sebagai pebisnis di kota kelahirannya, Surakarta.

Ia meneruskan bisnis alat tulis milik keluarganya serta membuka sebuah restoran di daerah Colomadu.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita Rio Haryanto lainnya:

Mantan Rival Rio Haryanto Ini Kecewa Tak Dipilih untuk Menggantikan Lewis Hamilton

4 Pembalap Asia Tenggara di F1, Rio Haryanto Salah Satunya

  • Sumber: CNN
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 25 April 2021

    McLaren Ingin F1 Tambah Durasi Tes Resmi

    Prinsipal McLaren, Andreas Seidl, berharap Formula 1 (F1) menambah durasi tes resmi mulai musim depan.

    Formula 1

    Selasa, 27 April 2021

    Resmi, Format Baru Spint Race Bakal Diterapkan di 3 ''Seri Rahasia'' F1 2021

    Senin (26/4/2021), F1 umumkan format sprint race yang akan pertama kali digunakan pada musim 2021.

    Olahraga Lain

    Rabu, 28 April 2021

    Fox Sports Menyingkir dari Asia Tenggara, F1 Hilang dari Televisi Indonesia

    Formula 1 (F1) bakal hilang dari televisi Indonesia seiring dihapusnya Fox Sports di Asia Tenggara dan Hong Kong.

    Terbaru

    Formula 1

    Jumat, 3 Desember 2021

    Pierre Gasly Masih Favoritkan Max Versttapen dalam Perebutan Gelar Juara F1 2021

    Pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly, masih memfavoritkan Max Verstappen untuk jadi juara dunia F1 2021.

    Formula 1

    Jumat, 3 Desember 2021

    Jelang F1 GP Arab Saudi, Pembalap Mengaku Waswas

    Setelah jeda hampir dua pekan, F1 2021 akan menyambangi Arab Saudi yang berstatus sebagai putaran ke-21.

    Formula 1

    Jumat, 3 Desember 2021

    Akibat Isu HAM, Lewis Hamilton Tak Nyaman Balapan di Arab Saudi

    Lewis Hamilton mengaku tak nyaman balapan di Arab Saudi karena isu HAM yang menimpa negara tersebut.

    Formula 1

    Jumat, 3 Desember 2021

    Kisah 3 Wingman yang Nyaris Menjadi Juara Dunia F1

    Ada tiga wingman yang dalam sejarah F1 nyaris keluar sebagai juara dunia

    Formula 1

    Kamis, 2 Desember 2021

    Damon Hill Takut Duel Max Verstappen vs Lewis Hamilton Berakhir Antiklimaks

    Damon Hill takut Max Verstappen vs Lewis Hamilton berakhir seperti dirinya melawan Michael Schumacher

    Formula 1

    Kamis, 2 Desember 2021

    Valtteri Bottas Ungkap Keinginan Terakhir Sebelum Tinggalkan Mercedes

    Formula 1 2021 tinggal menyisakan dua seri, GP Arab Saudi dan GP Abu Dhabi.

    Formula 1

    Kamis, 2 Desember 2021

    Jadwal F1 GP Arab Saudi 2021: Match Point Pertama untuk Max Verstappen

    F1 2021 akan kembali menyapa penggemar lewat GP Arab Saudi, akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 1 Desember 2021

    Lando Norris Ikuti Jejak Lewis Hamilton dan Max Verstappen Tinggal di Monako

    Pembalap McLaren, Lando Norris ikutan Lewis Hamilton dan Max Verstappen tinggal di Monako

    Formula 1

    Rabu, 1 Desember 2021

    5 Faktor yang Membuat Williams Berubah dari Kekuatan Superior Jadi Tim Medioker

    Willimas F1 Team, tim balap peninggalan mendiang Sir Frank Williams kini bernasib nahas. Williams kini cuma jadi tim papan bawah

    Formula 1

    Selasa, 30 November 2021

    Daniel Ricciardo: Max Verstappen Masih Agresif, Namun Lebih Dewasa

    Daniel Ricciardo menyebut Max Verstappen masih merupakan pembalap agresif, namun kini ia lebih dewasa.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X