pon-papua

Bos F1 Berharap Lewis Hamilton Belajar dari Kesalahan di GP Rusia 2020

29 September 2020, 16:40 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Lily Indriyani
Direktur Teknis Formula One Group, Ross Brawn, memberikan sejumlah langkah alternatif agar GP F1 2020 bisa terlaksana kendati ditunda lama.
Direktur Teknis Formula One Group, Ross Brawn, memberikan sejumlah langkah alternatif agar GP F1 2020 bisa terlaksana kendati ditunda lama. /Instagram/memasgp

SKOR.id - Managing director Formula 1 (F1), Ross Brawn, berharap Lewis Hamilton, belajar dari kesalahan usai dapat penalti pada GP Rusia 2020, Minggu (27/9/2020).

Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas) menerima penalti 10 detik karena melakukan latihan start bukan pada lokasi yang telah ditentukan. 

Berbagai reaksi pun muncul usai penalti dijatuhkan. Dari kalangan pembalap, banyak yang menyayangkan sikap Federasi Automobil Internasional (FIA). 

Bahkan, ada yang menyebut F1 sedang mencari cara untuk menghentikan milestone yang akan diciptakan Lewis Hamilton, musim ini. 

Salah satunya menyamai rekor 91 kemenangan milik Michael Schumacher yang mungkin diciptakan Lewis Hamilton di Sochi Autodrom, Minggu (27/9/2020).

Namun, pernyataan berbeda justru dikemukakan Ross Brawn yang menganggap penalti untuk Lewis Hamilton tersebut seharusnya menjadi pembelajaran.

"Secara personal, (jika saya jadi Hamilton) saya akan membiarkan kejadian itu berlalu. Belajar agar kejadian serupa tidak terulang," ujarnya. 

"Saya rasa, itulah sikap yang akan diambil tim. Saya pahami itu dari pengalaman ketika berada di tim F1, mereka segera menyadari kesalahan." 

Eks petinggi Ferrari tersebut menambahkan, faktor nasib mungkin jadi penyebab lain mengapa Mercedes dan Lewis Hamilton terkesan "apes".

Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, berhasil mengamankan pole position pada sesi kualifikasi F1 GP Rusia 2020 yang digelar di Sochi Autodrom pada Sabtu, 26 September 2020.
Pembalap Mercedes-AMG Petronas, Lewis Hamilton, berhasil mengamankan pole position pada sesi kualifikasi F1 GP Rusia 2020 yang digelar di Sochi Autodrom pada Sabtu, 26 September 2020. (twitter.com/F1)

Pasalnya, tak hanya sanksi 10 detik, pembalap 35 tahun itu juga dapat penalti dua poin karena melakukan latihan start di tempat yang salah tersebut. 

Tapi, karena Mercedes bertanggung jawab atas kejadian itu, hukuman pun dilimpahkan kepada tim menjadi denda 25 ribu dolar AS (sekitar Rp372 juta).

"Nasib sial dan perbuatan yang memang salah. Saya rasa begitulah kita semua merespons (yang menimpa Mercedes dan Hamilton)," ujar Ross Brawn.

"Sangat mudah mengatakan semesta melawan Anda tapi selalu ada yang berjalan berseberangan. Anda harus belajar dari kesalahan tersebut."

Akibat penalti tersebut Lewis Hamilton harus menunda mimpi menyamai rekor Michael Schumacher karena hanya finis urutan ketiga di F1 GP Rusia 2020.

Hamilton masih berpeluang menyamai rekor legenda F1 dan Ferrari itu pada seri berikutnya, yaitu GP Eifel di Nurburgring, Jerman, 9-11 Oktober 2020. 

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Formula 1 Lainnya:

Para Pembalap F1 Pertanyakan Sanksi FIA kepada Lewis Hamilton di GP Rusia

Hasil F1 GP Rusia 2020: Lewis Hamilton Kena Penalti, Valtteri Bottas Menang

  • Sumber: Reuters
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Jumat, 25 September 2020

    Max Verstappen Tolak Ide Setim dengan Lewis Hamilton

    Max Verstappen merasa tak akan cocok setim dengan Lewis Hamilton karena sama-sama berburu gelar juara dunia F1.

    Formula 1

    Senin, 28 September 2020

    Gagal Finis di F1 GP Rusia 2020, Carlos Sainz Jr Salahkan Tikungan 2

    Carlos Sainz Jr mengatakan Tikungan 2 di Sirkuit Sochi, Rusia, seharusnya ditiadakan karena membahayakan.

    Terbaru

    Formula 1

    Jumat, 3 Desember 2021

    Pierre Gasly Masih Favoritkan Max Versttapen dalam Perebutan Gelar Juara F1 2021

    Pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly, masih memfavoritkan Max Verstappen untuk jadi juara dunia F1 2021.

    Formula 1

    Jumat, 3 Desember 2021

    Jelang F1 GP Arab Saudi, Pembalap Mengaku Waswas

    Setelah jeda hampir dua pekan, F1 2021 akan menyambangi Arab Saudi yang berstatus sebagai putaran ke-21.

    Formula 1

    Jumat, 3 Desember 2021

    Akibat Isu HAM, Lewis Hamilton Tak Nyaman Balapan di Arab Saudi

    Lewis Hamilton mengaku tak nyaman balapan di Arab Saudi karena isu HAM yang menimpa negara tersebut.

    Formula 1

    Jumat, 3 Desember 2021

    Kisah 3 Wingman yang Nyaris Menjadi Juara Dunia F1

    Ada tiga wingman yang dalam sejarah F1 nyaris keluar sebagai juara dunia

    Formula 1

    Kamis, 2 Desember 2021

    Damon Hill Takut Duel Max Verstappen vs Lewis Hamilton Berakhir Antiklimaks

    Damon Hill takut Max Verstappen vs Lewis Hamilton berakhir seperti dirinya melawan Michael Schumacher

    Formula 1

    Kamis, 2 Desember 2021

    Valtteri Bottas Ungkap Keinginan Terakhir Sebelum Tinggalkan Mercedes

    Formula 1 2021 tinggal menyisakan dua seri, GP Arab Saudi dan GP Abu Dhabi.

    Formula 1

    Kamis, 2 Desember 2021

    Jadwal F1 GP Arab Saudi 2021: Match Point Pertama untuk Max Verstappen

    F1 2021 akan kembali menyapa penggemar lewat GP Arab Saudi, akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 1 Desember 2021

    Lando Norris Ikuti Jejak Lewis Hamilton dan Max Verstappen Tinggal di Monako

    Pembalap McLaren, Lando Norris ikutan Lewis Hamilton dan Max Verstappen tinggal di Monako

    Formula 1

    Rabu, 1 Desember 2021

    5 Faktor yang Membuat Williams Berubah dari Kekuatan Superior Jadi Tim Medioker

    Willimas F1 Team, tim balap peninggalan mendiang Sir Frank Williams kini bernasib nahas. Williams kini cuma jadi tim papan bawah

    Formula 1

    Selasa, 30 November 2021

    Daniel Ricciardo: Max Verstappen Masih Agresif, Namun Lebih Dewasa

    Daniel Ricciardo menyebut Max Verstappen masih merupakan pembalap agresif, namun kini ia lebih dewasa.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X