Berbekal Sejarah Keluarga, Mick Schumacher Ingin Ukir Sejarah di F1 GP Belgia 2021

25 Agustus 2021, 19:21 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Mick Schumacher turun memperkuat tim Haas dalam sesi FP1 F1 GP Abu Dhabi 2020 yang digelar di Sirkuit Yas Marina pada Jumat (11/12/2020).
Mick Schumacher turun memperkuat tim Haas dalam sesi FP1 F1 GP Abu Dhabi 2020 yang digelar di Sirkuit Yas Marina pada Jumat (11/12/2020). /(twitter.com/HaasF1Team)

  • Mick Schumacher ingin membukukan sejarah di lintasan penuh historis, Sirkuit Spa-Francorchamps.
  • Sirkuit Spa-Francorchamps menjadi salah satu sirkuit bersejarah untuk keluarga Schumacher.
  • Mick Schumacher mewaspadai kontur lintasan yang menantang di GP Belgia.

SKOR.id - Mick Schumacher akan menjalankan misi khusus di seri Formula 1 (F1) GP Belgia 2021, 27-29 Agustus 2021.

Sebagai salah satu andalan tim Haas, anak dari Michael Schumacher tersebut berambisi pecah telur di Sirkuit Spa-Francorchamps.

Schumacher berambisi membawa Haas keluar dari predikat satu-satunya tim yang masih nihil poin di F1 2021.

Schumacher bertekad mengukir sejarah pribadi dengan meneruskan histori manis histori manis sang ayah di Spa.

Menurut catatan, Michael Schumacher melakoni debut Formula 1 (F1) pada GP Belgia 1991 di Sirkuit Spa-Francorchamps dengan mobil Jordan 191 dan finis ke-7.

Setahun kemudian, Schumacher senior yang hijrah ke Benetton meraih kemenangan pertama dari enam trofi F1 GP Belgia yang dimilikinya sepanjang karier.

"Mengemudikan Benetton milik ayah saya tahun 2017 adalah pengalaman luar biasa," ucap Schumacher kepada Formula1.com.

"Dan sekarang, lima tahun kemudian, saya mengemudikan mobil Formula 1 saya sendiri. Ini adalah 30 tahun setelah ayah melakoni debutnya."

"Ini menjadi momen spesial untuk saya dan keluarga. Jadi, saya senang sekali bisa tampil di sana. Saya akan membuat sejarah sendiri di trek spesial ini juga."

Pembalap Jerman itu cukup yakin rencananya akan berjalan cukup baik karena berdasarkan rekor di masa lalu, dirinya meraih hasil cukup apik di GP Belgia.

"Secara umum, Spa adalah lintasan favorit saya di kondisi apapun. Bahkan sejak pertama kali mengaspal di Formula 3 2018 dan meraih hasil bagus di sana," ujarnya.

"Saya juga mendapatkan pole position pertama kala itu. Ini menjadi modal bagus untuk memulai balapan di lintasan bersejarah untuk keluarga kami, termasuk saya."

"Jadi, saya sangat bahagia bisa kembali ke sana. Semoga saja kami bisa mendapatkan satu pencapaian yang luar biasa."

Poster perkenalan Mick Schumacher sebagai pembalap Haas F1 untuk musim 2021
Poster perkenalan Mick Schumacher sebagai pembalap Haas F1 untuk musim 2021 (Haas/Twitter)

Meskipun demikian, Schumacher tetap waspada dengan kontur lintasan Spa cenderung menantang.

Apalagi di musim 2019 dan 2020 dirinya sempat mengalami masalah ketika melakoni balapan di sana.

"Bagi saya, kembali ke Spa saja sudah spektakuler. Karena dua tahun terakhir kami mengalami banyak naik dan turun di sana."

"Spa juga lintasan paling menantang. Super panjang dan banyak jalur bergelombang."

"Sirkuit itu sangat bersejarah dan menjadi salah satu akhir pekan yang sangat kami nantikan dalam kalender balap. Kami tak sabar segera kembali ke sana," kata Schumacher memungkasi.

Berita Mick Schumacher Lainnya:

Petinggi Ferrari Terkesan dengan Progres Mick Schumacher di F1 2021

Petinggi Ferrari Berharap Mick Schumacher Bisa Bertahan di Haas

  • Sumber: formula1.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 23 Agustus 2021

    Alex Albon Menangi Seri Nurburgring DTM 2021

    Kemenangann tersebut menjadi yang pertama sejak F2 GP Rusia 2018.

    Formula 1

    Selasa, 24 Agustus 2021

    Inkonsisten di Awal Musim, Yuki Tsunoda Bidik Podium F1 GP Belgia 2021

    Yuki Tsunoda senang bisa selalu menyumbang poin untuk AlphaTauri dalam debutnya di F1 2021.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.

    Formula 1

    Senin, 16 Mei 2022

    Charles Leclerc Hancurkan Mobil Klasik Niki Lauda saat Ekshibisi di Monako

    Charles Leclerc menabrakkan mobil Ferrari 312 B3 keluaran 1974 ke pembatas Sirkuit Monako pada Minggu (15/5/2022).

    Formula 1

    Sabtu, 14 Mei 2022

    Bos Red Bull Racing Menyebut Persaingan di F1 2022 Lebih Adem daripada Tahun Lalu

    Rivalitas Max Verstappen dan Lewis Hamilton di F1 2021 sangat intens sedangkan dengan Charles Leclerc tahun ini lebih adem.

    Formula 1

    Selasa, 10 Mei 2022

    Menangi GP Miami 2022, Max Verstappen Masuk 10 Besar Pembalap dengan Podium Terbanyak

    Juara bertahan Formula 1 (F1), Max Verstappen, tak hentinya memecahkan rekor.

    Formula 1

    Selasa, 10 Mei 2022

    Gagal Podium di F1 GP Miami 2022, Sergio Perez Sebut Mesin Jadi Biang Keladi

    Sergio Perez tetap lega bisa menuntaskan balapan dengan finis keempat pada F1 GP Miami 2022, Minggu (8/5/2022).

    Formula 1

    Senin, 9 Mei 2022

    F1 2022: Jadwal, Hasil, dan Klasemen

    Berikut rangkuman jadwal, hasil, dan klasemen F1 2022 yang bakal berlangsung mulai pertengahan Maret hingga November mendatang.

    Formula 1

    Senin, 9 Mei 2022

    Hasil F1 GP Miami 2022: Tampil Perkasa, Max Verstappen Raih Kemenangan Keempat

    Max Verstappen tampil perkasa saat meraih kemenangan pada F1 GP Miami 2022 yang digelar di Miami International Autodrome.

    Formula 1

    Senin, 9 Mei 2022

    Link Live Streaming F1 GP Miami 2022: Charles Leclerc di Ambang Triple Hattrick

    Ajang F1 2022 menggelar seri balapan kelima pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Minggu, 8 Mei 2022

    F1 GP Miami 2022: Mattia Binotto Sebut Pole Position Charles Leclerc bak Sihir

    Akhir pekan ini, para pembalap Formula 1 (F1) kembali beraksi dalam rangkaian GP Miami 2022.

    Formula 1

    Minggu, 8 Mei 2022

    Lewis Hamilton Hadapi Ancaman Hukuman Berat jika Melanggar Larangan Perhiasan FIA

    Lewis Hamilton dan para pembalap Formula Satu (F1) menghadapi hukuman berat karena gagal mematuhi aturan perhiasan ketat FIA.
    baindo

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X