Bagi CEO Renault, Fernando Alonso adalah Godfather di Tim Alpine

13 April 2021, 15:15 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Doddy Wiratama
Pembalap Alpine F1, Fernando Alonso
Pembalap Alpine F1, Fernando Alonso /TWITTER.COM/ALPINEF1TEAM

  • CEO Renault, Luca de Meo, memiliki harapan tinggi kepada Fernando Alonso di F1 2021.
  • Luca de Meo berharap Fernando Alonso akan membawa tim Apline ke jajaran papan atas F1 di masa depan.
  • Ekspektasi Luca de Meo untuk Alpine di F1 2021 adalah raihan Fernando Alonso dan Esteban Ocon terus membaik di setiap serinya. 

SKOR.id - CEO Renault, Luca de Meo, berharap banyak atas kembalinya Fernando Alonso ke tim balap F1 mereka yang pada musim ini mengusung nama Alpine.

Dalam wawancara dengan topgear.com, Luca de Meo berharap Fernando Alonso tidak hanya mengambil peran sebagai pembalap tetapi juga motor utama perkembangan Alpine.

Dengan pengalaman belasan tahun di ajang Formula 1 (F1) serta dua gelar juara dunia yang diraih bersama Renault, Alonso dianggap layaknya Godfather bagi Alpine.

Alonso juga diharapkan mampu membimbing pembalap muda Alpine, Esteban Ocon, ke level balapan yang lebih tinggi lagi.

"Mungkin kami memang butuh sedikit keberuntungan tetapi kami akan memberi yang terbaik untuk Alonso dan Esteban," ucap Luca de Meo.

"Renault adalah rumah bagi Alonso tetapi saya ingin dia menggunakan pengalamannya untuk membawa kami tumbuh."

"Dia sekarang punya peran yang berbeda dari 15 tahun lalu. Dia adalah Godfather untuk semua orang (di Alpine)," pria asal Italia itu melanjutkan.

Menurut De Meo, Alonso punya pola pikir dan perilaku yang bisa mengantarkan Alpine ke pintu kesuksesan.

Meski berharap banyak pada peran serta Alonso di luar sirkuit, De Meo tak ingin berekspetasi banyak soal musim ini.

Fernando Alonso siap melakukan tes perdana bersama Tim Renault dengan sasis RS20 di Sirkuit Barcelona, Spanyol, Selasa (13/10/2020) siang. Tampak Alonso saat mempelajari sejumlah peranti teknis di kokpit Renault RS20.
Fernando Alonso siap melakukan tes perdana bersama Tim Renault dengan sasis RS20 di Sirkuit Barcelona, Spanyol, Selasa (13/10/2020) siang. Tampak Alonso saat mempelajari sejumlah peranti teknis di kokpit Renault RS20. (Twitter/@RenaultF1Team)

Alpine diproyeksi akan kembali memasuki fase kompetitif pada F1 2022 saat aturan baru terkait pengembangan mobil generasi masa depan mulai bertahap diterapkan.

"Espektasi kami musim ini adalah tampil lebih baik di setiap serinya. Tantangan nyata baru akan terlihat di 2022 tetapi bukan berarti kami ingin tampil jelek di 2021," ujarnya.

"Kami memiliki Alonso yang ingin menang sepanjang waktu. Juga ada Ocon yang masih muda dan enggan menghabiskan waktu hanya berada di barisan belakang."

"Kami ingin memberikan para pembalap layanan terbaik sebagai sebuah tim. Fokus kami saat ini adalah memberikan mobil yang dapat membuatnya bersenang-senang."

Pada seri pertama F1 2021 yang digelar di Sirkuit Sakhir, Bahrain pada 28 Maret, Alpine gagal menuai poin.

Esteban Ocon menyelesaikan balapan dengan bertengger di peringkat ke-13 sementara Fernando Alonso gagal finis.

Pada akhir pekan ini, 16-18 April 2021, seri kedua akan digelar di Sirkuit Imola, Italia dengan tajuk GP Emilia Romagna.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Formula 1 Lainnya:

Fernando Alonso Masih Krisis Percaya Diri pada Awal F1 2021

Bos Alpine Ungkap Dampak Positif Kembalinya Fernando Alonso untuk F1

  • Sumber: topgear.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Minggu, 11 April 2021

    Davide Brivio Sebut Tantangan Berat dalam Merekrut Pembalap Muda di Alpine F1

    Selain komposisi pembalap Alpine F1 saat ini yang seimbang juga karena tidak mudah mencari bibit muda untuk Alpine F1.

    Formula 1

    Senin, 12 April 2021

    Target Davide Brivio untuk Alpine di F1 2021

    Davide Brivio ingin Alpine meneruskan momentum di awal musim F1 2021 ke arah yang lebih kompetitif.

    Terbaru

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.

    Formula 1

    Senin, 16 Mei 2022

    Charles Leclerc Hancurkan Mobil Klasik Niki Lauda saat Ekshibisi di Monako

    Charles Leclerc menabrakkan mobil Ferrari 312 B3 keluaran 1974 ke pembatas Sirkuit Monako pada Minggu (15/5/2022).

    Formula 1

    Sabtu, 14 Mei 2022

    Bos Red Bull Racing Menyebut Persaingan di F1 2022 Lebih Adem daripada Tahun Lalu

    Rivalitas Max Verstappen dan Lewis Hamilton di F1 2021 sangat intens sedangkan dengan Charles Leclerc tahun ini lebih adem.

    Formula 1

    Selasa, 10 Mei 2022

    Menangi GP Miami 2022, Max Verstappen Masuk 10 Besar Pembalap dengan Podium Terbanyak

    Juara bertahan Formula 1 (F1), Max Verstappen, tak hentinya memecahkan rekor.

    Formula 1

    Selasa, 10 Mei 2022

    Gagal Podium di F1 GP Miami 2022, Sergio Perez Sebut Mesin Jadi Biang Keladi

    Sergio Perez tetap lega bisa menuntaskan balapan dengan finis keempat pada F1 GP Miami 2022, Minggu (8/5/2022).

    Formula 1

    Senin, 9 Mei 2022

    F1 2022: Jadwal, Hasil, dan Klasemen

    Berikut rangkuman jadwal, hasil, dan klasemen F1 2022 yang bakal berlangsung mulai pertengahan Maret hingga November mendatang.

    Formula 1

    Senin, 9 Mei 2022

    Hasil F1 GP Miami 2022: Tampil Perkasa, Max Verstappen Raih Kemenangan Keempat

    Max Verstappen tampil perkasa saat meraih kemenangan pada F1 GP Miami 2022 yang digelar di Miami International Autodrome.

    Formula 1

    Senin, 9 Mei 2022

    Link Live Streaming F1 GP Miami 2022: Charles Leclerc di Ambang Triple Hattrick

    Ajang F1 2022 menggelar seri balapan kelima pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Minggu, 8 Mei 2022

    F1 GP Miami 2022: Mattia Binotto Sebut Pole Position Charles Leclerc bak Sihir

    Akhir pekan ini, para pembalap Formula 1 (F1) kembali beraksi dalam rangkaian GP Miami 2022.

    Formula 1

    Minggu, 8 Mei 2022

    Lewis Hamilton Hadapi Ancaman Hukuman Berat jika Melanggar Larangan Perhiasan FIA

    Lewis Hamilton dan para pembalap Formula Satu (F1) menghadapi hukuman berat karena gagal mematuhi aturan perhiasan ketat FIA.
    baindo

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X