AlphaTauri Ragu dengan Efektivitas Kebijakan Cost Cap di F1

31 Januari 2022, 10:30 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Doddy Wiratama
Dua tim milik Red Bull, Red Bull Racing (kiri) dan AlphaTauri, akan meninggalkan F1 jika tidak juga mendapatkan mesin pengganti Honda mulai 2022 atau regulasi engine freeze tidak jadi diberlakukan. Tampak pembalap Tim AlphaTauri, Pierre Gasly (kanan), melibas Alex Albon (Red Bull) di lomba GP Eifel, Jerman, 11 Oktober 2020 lalu.
Dua tim milik Red Bull, Red Bull Racing (kiri) dan AlphaTauri, akan meninggalkan F1 jika tidak juga mendapatkan mesin pengganti Honda mulai 2022 atau regulasi engine freeze tidak jadi diberlakukan. Tampak pembalap Tim AlphaTauri, Pierre Gasly (kanan), melibas Alex Albon (Red Bull) di lomba GP Eifel, Jerman, 11 Oktober 2020 lalu. /(Twitter/@PierreGASLY)

  • AlphaTauri pesimistis kebijakan pembatasan anggaran akan membuat seluruh tim F1 setara.
  • Franz Tost menyoroti fasilitas simulasi balapan yang timpang antara tim elite dengan tim kecil.
  • AlphaTauri masih memiliki harapan timnya akan kompetitif di musim 2022.

SKOR.id - Franz Tost selaku pimpinan AlphaTauri cukup pesimistis dengan efektivitas pembatasan anggaran alias cost cap untuk pengembangan tim di ajang Formula 1 (F1).

Mulai musim 2021, setiap tim F1 hanya boleh membelanjakan anggaran senilai 145 juta dolar AS (setara Rp2 triliun) untuk pengembangan mobil.

Langkah tersebut diambil demi menyetarakan kekuatan antara tim elite seperti Mercedes, Red Bull Racing, dan Ferrari dengan kontestan lain.

Akan tetapi, Franz Tost melihat bahwa cost cap tidak akan maksimal untuk menyejajarkan kekuatan grid jika tidak ada pemerataan fasilitas lain seperti simulator.

"Kami harus mengerjakan infrastruktur untuk mengoptimalisasi semua di sisi ini," kata Tost dilansir dari Motorsport.

"Ketika melihat perangkat simulasi, saya hanya bisa mendengar apa yang dimiliki tim-tim top itu, sedangkan kami tak punya."

"Mereka menginvestasikan berjuta-juta euro untuk fasilitas itu selama beberapa tahun terakhir," ujarnya.

"Kami punya anggaran bagus tetapi tidak dalam posisi bisa mengeluarkan banyak uang untuk perangkat simulasi. Padahal, itu sangat penting karena kami jarang melaju di trek."

 

Pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly, saat melaju di salah satu sudut Sirkuit Kota Baku dalam sesi latihan bebas F1 GP Azerbaijan 2021 yang digelar Sabtu (5/6/2021).
Pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly, saat melaju di salah satu sudut Sirkuit Kota Baku dalam sesi latihan bebas F1 GP Azerbaijan 2021 yang digelar Sabtu (5/6/2021). (twitter.com/AlphaTauriF1)

"Karena itu, Anda perlu memilikinya dan saya kira kami masih ada beberapa kekurangan di sana," katanya.

"Saat ini, kami sudah membeli aula baru dan akan membuatnya jadi bangunan baru. Kami menyelesaikan dalam dua tahun dan masih ada banyak hal supaya kami bisa melompat ke posisi bagus."

"Tapi bukan hanya kami, yang lain juga sama. Seperti itulah Formula 1, duel sengit di mana-mana," ujarnya.

Meskipun demikian, Tost tetap optimistis timnya mampu bersaing dengan cost cap yang diterapkan F1.

Pihaknya terus mengoptimalkan segala sumber daya untuk menciptakan fasilitas dan mobil yang menjanjikan di F1.

"Saya percaya kepada para insinyur kami karena mereka telah membangun dua mobil bagus," jelasnya.

"AT01 yang sudah bagus dan mobil 2021, merupakan langkah maju berikutnya. Jadi kenapa mereka tidak bisa membuat AT03, meski sama sekali baru, juga sangat kompetitif?"

"Dari sisi teknologi, punya filosofi berbeda. Saya harap kami berjalan ke arah yang tepat. Kami akan berakhir di mana? Saya tidak tahu," ujarnya.

"Bagaimana pun, saya percaya kepada tim kami, grup aerodinamika juga melakukan pekerjaan luar biasa dan mereka akan melangkah ke arah yang tepat."

Berita Formula 1 Lainnya:

Pierre Gasly: Tahun 2021 adalah Musim Paling Konsisten

Pierre Gasly Berharap AlphaTauri Bangkitkan Kembali Dongeng Brawn GP pada F1 2009


  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Jumat, 28 Januari 2022

    Batal Pensiun dari F1, Honda Tetap Bersama Red Bull hingga 2025

    Helmut Marko mengatakan Honda akan melanjutkan kerja sama sebagai penyuplai mesin untuk Red Bull Racing.

    Formula 1

    Sabtu, 29 Januari 2022

    Berstatus Juara Dunia F1 2021, Gaji Max Verstappen Tak Lantas Meroket

    Helmut Marko mengatakan bahwa gaji Max Verstappen saat ini sudah hampir mencapai batas gaji tertinggi pembalap F1.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 25 Mei 2022

    ''Mengintil'' Mobil Sergio Perez di F1 GP Spanyol, Lewis Hamilton Diduga Lakukan Pelanggaran

    Beredar video Lewis Hamilton berjalan di belakang mobil Red Bull milik Sergio Perez usai balapan Formula 1 GP Spanyol.

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.
    X