Alasan Bos Ferrari Dukung F1 Menerapkan Format Sprint Race

2 Maret 2021, 16:10 WIB
Editor: Doddy Wiratama
Prinsipal tim Scuderia Ferrari Mattia Binotto mengakui timnya butuh waktu untuk bisa kembali kompetitif di ajang F1.
Prinsipal tim Scuderia Ferrari Mattia Binotto mengakui timnya butuh waktu untuk bisa kembali kompetitif di ajang F1. /

  • Penyelenggara ajang balap Formula 1 (F1) berwacana menerapkan format sprint race mulai musim 2021.
  • Menurut rencana, format anyar tersebut akan diuji coba pada tiga seri balapan tahun ini.
  • Bos Ferrari, Mattia Binotto, mendukung inovasi ini karena akan menambah keseruan balapan F1.

SKOR.id - Pimpinan tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, mendukung format sprint race yang akan diuji coba mulai musim ini.

Pro-kontra terkait rencana pihak penyelenggara Formula 1 (F1) menggelar sprint race masih terus bergulir.

Kendati mendapat banyak penolakan, proposal untuk menguji coba format balapan anyar tersebut pada musim ini telah diajukan.

Kabarnya, mayoritas tim-tim F1 bahkan sudah menandatangani proposal tersebut. Salah satunya adalah Scuderia Ferrari.

Pabrikan asal Italia tersebut memiliki alasan tersendiri mendukung format sprint race diterapkan di F1.

Mattia Binotto selaku pimpinan tim Ferrari meyakini bahwa format baru tersebut akan membawa dampak positif untuk kompetisi F1.

"Kami yakin perubahan ini dapat membuat balapan lebih spektakuler. Ini juga membuat balapan makin sulit diprediksi," ujar Binotto dilansir dari Motorsport.

"Kami mendukung perubahan kalau hal itu mencapai sasaran dan target yang saya sebutkan. Sejauh ini perkembangannya sangat bagus."

Sprint race adalah balapan singkat tetapi dengan intensitas persaingan serupa balapan utama. Format ini sudah diterapkan pada beberapa ajang, termasuk Formula 2 (F2).

Dengan penerapan format sprint race, maka sesi kualifikasi F1 yang biasanya digelar pada hari Sabtu akan diganti dengan sesi balapan singkat.

 

Max Verstappen (Red Bull Racing) saat tampil dalam sesi balapan F1 GP Bahrain 2020 yang digelar di Sirkuit Sakhir pada Minggu (29/11/2020).
Max Verstappen (Red Bull Racing) saat tampil dalam sesi balapan F1 GP Bahrain 2020 yang digelar di Sirkuit Sakhir pada Minggu (29/11/2020). (twitter.com/redbullracing)

Meski mendukung, Binotto mengharapkan pihak F1 dapat segera membuat aturan detail terkait format anyar tersebut.

"Kami perlu melihat semua secara detail. Itulah yang akan membuat perbedaan. Saya berharap tim kerja harus berlanjut. Semoga segera ada solusi bagus untuk ini," tuturnya.

Sebelumnya, duo pembalap Red Bull Racing kompak menunjukkan penolakan terkait penerapan format sprint race di ajang F1.

Baik Max Verstappen dan Sergio Perez menganggap inovasi tersebut akan memperlebar jarak antara tim elite dan papan tengah.

Sementara itu, pembalap lain cenderung bersikap netral. Mereka ingin melihat terlebih dahulu pelaksanaan uji coba sprint race pada musim ini.

Berdasarkan proposal yang telah dibuat, F1 akan menguji coba format anyar ini pada tiga seri balapan balapan.

Rencananya, sprint race akan menggantikan sesi kualifikasi pada GP Kanada, Italia, dan Brasil.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Skor Indonesia (@skorindonesia)

Berita Formula 1 lainnya:

Demi Mobil 2022, Bos Ferrari Absen Lagi di Beberapa Seri F1 2021

Yuki Tsunoda Diprediksi Mengalami Banyak Insiden di F1 2021

Ferrari Bertekad Bangkit dari Keterpurukan di F1 2021

  • Sumber: Motorsport
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Jumat, 26 Februari 2021

    Skorpedia: Sejarah F1 Sebagai Kiblat Balap Mobil Dunia

    Pada 13 Mei 1950 balap F1 resmi digelar di sirkuit Silverston, Inggris.

    Formula 1

    Jumat, 26 Februari 2021

    Menolak Sesumbar, Max Verstappen Pilih Realistis Hadapi F1 2021

    Hal terpenting dalam benak Max Verstappen saat ini adalah meningkatkan performa mobil RB16B sebelum start F1 2021.

    Formula 1

    Sabtu, 27 Februari 2021

    F1 2020 Kena Imbas Covid-19, Liberty Media Rugi Rp5,5 Triliun

    Liberty Media selaku pemegang hak siar F1 mengalami kerugian sekitar Rp5,5 triliun dari penyelenggaraan musim 2020.

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 25 Mei 2022

    ''Mengintil'' Mobil Sergio Perez di F1 GP Spanyol, Lewis Hamilton Diduga Lakukan Pelanggaran

    Beredar video Lewis Hamilton berjalan di belakang mobil Red Bull milik Sergio Perez usai balapan Formula 1 GP Spanyol.

    Formula 1

    Selasa, 24 Mei 2022

    Terungkap, Ini Penyebab Charles Leclerc Gagal Finis di GP Spanyol 2022

    Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, kembali menuai hasil buruk usai gagal finis pada F1 GP Spanyol 2022 yang digelar akhir pekan lalu.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Fernando Alonso Pilih Damai dengan FIA usai Lontarkan Kritikan ke Steward

    Fernando Alonso memilih berdamai dengan FIA terkait masalah yang terjadi saat F1 GP Miami.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    10 Fakta Menarik F1 GP Spanyol 2022

    Beberapa fakta menarik tercipta selama gelaran F1 GP Spanyol 2022 di Sirkuit Catalunya.

    Formula 1

    Senin, 23 Mei 2022

    Charles Leclerc di F1 GP Spanyol 2022, Sial di Lintasan dan Tangga Juara

    Setelah gagal di Spanyol, target Charles Leclerc adalah memperbaiki penampilan di F1 GP Monako 2022.

    Formula 1

    Sabtu, 21 Mei 2022

    Hasil Kualifikasi F1 GP Spayol 2022: Sempat Melintir, Charles Leclerc Amankan Pole Position

    Charles Leclerc melanjutkan tren positifnya dalam tiga sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2022 dengan menyabet pole position saat kualifikasi.

    Formula 1

    Kamis, 19 Mei 2022

    Jadwal F1 GP Spanyol 2022: Menanti Duel Verstappen-Leclerc di Trek Favorit Lewis Hamilton

    Ajang F1 2022 akan menggelar seri keenam pada akhir pekan ini.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    F1 Resmi Pangkas Kalender Balapan 2022, Coret GP Rusia dan Tanpa Pengganti

    Rabu (18/5/2022), FIA dan Formula 1 menegaskan bahwa kalender 2022 hanya 22 seri setelah GP Rusia dicoret.

    Formula 1

    Rabu, 18 Mei 2022

    Max Verstappen Ungkap Syarat Pindah Tim pada Masa Depan

    Keberhasilan Max Verstappen menjuarai Formula 1 2021 membuat namanya meroket.

    Formula 1

    Selasa, 17 Mei 2022

    Masih Melempem di F1, Mick Schumacher Dituntut Mampu Bersaing

    Prinsipal Haas, Guenther Steiner, berharap Mick Schumacher segera meraih poin pertamanya dalam Formula 1.
    X