Alarm Bahaya, Toto Wolff Takjub dengan Kejutan Red Bull Racing di Awal Musim

4 April 2021, 23:10 WIB
Penulis: Any Hidayati
Editor: Doddy Wiratama
Ekspresi ketegangan Toto Wolff saat menyaksikan balapan F1 GP Bahrain Minggu (28/3/2021).
Ekspresi ketegangan Toto Wolff saat menyaksikan balapan F1 GP Bahrain Minggu (28/3/2021). /(TWITTER.COM/MERCEDESAMGF1)

  • Toto Wolff merasakan perbedaan signifikan antara performa Red Bull Racing pada awal musim 2021 dibanding tahun-tahun sebelumnya.
  • Kemenangan Mercedes pada F1 GP Bahrain 2021 pun disebutnya tak lepas dari restu dari dewa balapan dan keberuntungan.
  • Toto Wolff mengakui bahwa timnya masih sangat lemah di babak kualifikasi.

SKOR.id - Toto Wolff makin yakin bahwa Red Bull Racing adalah rival yang mengerikan setelah melihat hasil F1 GP Bahrain 2021 pada Minggu (28/3/2021).

Dalam beberapa tahun terakhir, pimpinan tim Mercedes-AMG Petronas itu merasa belum pernah melihat kegarangan Red Bull Racing sejak awal musim.

Namun, F1 GP Bahrain 2021 mengubah persepsi itu. Red Bull Racing tampil memukau di Sirkuit Sakhir yang sejatinya tak begitu bersahabat untuk mereka.

"Bahrain selalu bukan menjadi balapan yang disenangi Red Bull Racing. Mereka juga tidak biasanya tampil apik pada awal musim," kata Wolff dilansir dari formula1.com.

"Akhir pekan ini menunjukkan bahwa hal itu sudah tidak berlaku lagi pada musim 2021. Jadi, saya tidak ragu lagi bahwa mereka sangat sulit untuk dikalahkan."

Wolff menambahkan bahwa kemenangan Lewis Hamilton di GP Bahrain 2021 tak lepas dari unsur hoki dan restu semesta.

Pasalnya, Red Bull Raving sudah tampil garang sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi lewat Max Verstappen yang selalu mencatatkan waktu tercepat.

Max Verstappen bahkan cukup lama memimpin balapan sebelum akhirnya finis 0,745 detik lebih lambat dibanding Lewis Hamilton yang jadi pemenang.

"Dewa balapan berpihak kepada kami. Itulah mengapa kami bisa menang," kata Wolff menerangkan.

"Ini bukan karena kami tetiba menampilkan performa luar biasa. Ini adalah kombinasi dari strategi hebat, mobil balap yang tangguh, serta sebuah keberuntungan." 

Sebagai salah satu petinggi tim, Wolff sangat menyadari di titik mana kelemahan Mercedes berada.

Max Verstappen (Red Bull Racing) sukses menyabet pole position pada sesi kualifikasi F1 GP Bahrain 2021 yang digelar di Sirkuit Sakhir pada Sabtu (27/3/2021).
Max Verstappen (Red Bull Racing) sukses menyabet pole position pada sesi kualifikasi F1 GP Bahrain 2021 yang digelar di Sirkuit Sakhir pada Sabtu (27/3/2021). (twitter.com/F1)

Pada awal 2021, babak kualifikasi adalah momok mengerikan untuk Mercedes W12 yang dipakai oleh Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas.

"Kami empat per sepuluh detik lebih lambat di kualifikasi. Itu adalah jarak yang cukup jauh dan sangat sulit untuk diperbaiki. Kami masih lambat di kualifikasi," ujarnya.

"Saya rasa kami cukup kompetitif. Kami sangat kompetitif dan kami pulih dengan baik ketimbang saat tes pramusim."

"Namun, saya akan jujur sepenuhnya dengan Anda bahwa kami masih sangat lambat di kualifikasi, sedikit lambat," Toto Wolff memungkasi.

Sementara itu, seri kedua F1 2021 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Imola, Italia pada 16-18 April mendatang.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Formula 1 Lainnya:

3 Persaingan di F1 yang Lebih Dramatis dari Lewis Hamilton vs Max Verstappen

Meski Juara di GP Bahrain 2021, Mercedes Akui Lebih Lambat dari Red Bull

  • Sumber: formula1.com
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Formula 1

    Senin, 29 Maret 2021

    F1 GP Bahrain 2021: Biarkan Hamilton Menang, Max Verstappen Lebih Baik Dapat Penalti

    Pembalap Red Bull, Max Verstappen, geram dengan kegagalannya memenangi F1 GP Bahrain 2021.

    Formula 1

    Senin, 29 Maret 2021

    Lewis Hamilton Akui Last Lap F1 GP Bahrain 2021 Mengerikan

    Lewis Hamilton sempat pesimis bisa menang atas Max Verstappen karena kondisi ban belakang yang sudah habis,

    Terbaru

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Legenda F1 Sebut Charles Leclerc Mirip Max Verstappen Semasa Muda

    Eks pembalap Formula 1 (F1), David Coulthard, pasang badan terhadap kritik yang ditujukan kepada Charles Leclerc.

    Formula 1

    Rabu, 10 Agustus 2022

    Skor 5: Pembalap-pembalap ''Zonk'' dalam Sejarah Formula 1

    Terdapat ribuan pembalap mobil di dunia, namun hanya 20-an pembalap terpilih yang pernah berkompetisi di Formula 1.

    Formula 1

    Selasa, 9 Agustus 2022

    Bos Alpine F1 Berang Menyusul Kepindahan Fernando Alonso ke Aston Martin

    Bos Alpine F1, Ottmar Szafnauer, berang dengan keputusan Fernando Alonso menerima pinangan Aston Martin.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Dapat Banyak Pelajaran di F1, Charles Leclerc Banyak Berubah

    Charles Leclerc merasa dirinya sudah menjadi pembalap yang lebih baik.

    Formula 1

    Senin, 8 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Masuk Radar Alpine untuk Gantikan Fernando Alonso di F1 2023

    Alpine awalnya tertarik dengan Oscar Piastri tapi sang pembalap menolak karena lebih memilih McLaren.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Prinsipal Mercedes F1: 5 Tim Bisa Menangi Balapan pada Musim 2024

    Toto Wolff memprediksi akan ada lima tim yang mampu bersaing memenangi balapan pada F1 2024.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Ferrari di Ambang Kutukan Tim Williams 1995

    Ferrari terancam bernasib sama dengan Williams pada F1 1995.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Daniel Ricciardo Sebut Pierre Gasly sebagai Pembalap Underrated di F1 2022

    Daniel Ricciardo menyebut Pierre Gasly diremehkan salah satunya karena momen setengah musim di Red Bull pada 2019.

    Formula 1

    Minggu, 7 Agustus 2022

    Max Verstappen: Balapan F1 Seharusnya Hanya 16 per Musim

    Max Verstappen sebut F1 idealnya hanya 16 balapan dalam satu musim. Ini bertentangan dengan visi Liberty Media

    Formula 1

    Sabtu, 6 Agustus 2022

    Christian Horner Ungkap Perkembangan Negosiasi Porsche dan Red Bull untuk F1 2026

    Porsche, menurut Horner, memiliki DNA serupa Red Bull tetapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.
    X