IIMS

3 Persaingan di F1 yang Lebih Dramatis dari Lewis Hamilton vs Max Verstappen

1 April 2021, 16:50 WIB
Editor: Aditya Fahmi Nurwahid
Pertarungan antara Lewis Hamilton (kanan depan) dan Max Verstappen (kiri belakang) mewarnai F1 GP Bahrain 2021.
Pertarungan antara Lewis Hamilton (kanan depan) dan Max Verstappen (kiri belakang) mewarnai F1 GP Bahrain 2021. /(TWITTER.COM/F1)

  • Lewis Hamilton dan Max Verstappen menampilkan persaingan sengit di F1 GP 2021.
  • Namun, persaingan ini ternyata bukan yang paling dramatis dalam sejarah F1.
  • Skor Indonesia menampilkan tiga persaingan paling dramatis di lintasan Formula 1.

SKOR.id - Seri pertama Formula 1 (F1) 2021 di GP Bahrain, Minggu (28/3/2021), menampilkan persaingan sengit antara pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, dan pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen.

Lewis Hamilton, tampil sebagai pemenang balapan, diikuti Max Verstappen dengan selisih 0,745 detik.

Hamilton yang memulai balapan di pos kedua berhasil menyalip Verstappen menggunakan strategi undercut pada pit stop pertamanya.

 

Namun, Hamilton juga keteteran setelah lebih dulu mengambil pit stop kedua pada lap ke-30, sedangkan Verstappen baru merapat pada lap ke-41.

Hamilton pun mulai kehilangan daya cengkeram ban saat akhir perlombaan. Menyisakan tiga lap, Verstappen dengan ban relatif lebih segar akhirnya kembali mengambil alih posisi terdepan. 

Akan tetapi, Mobil Red Bull yang dikendarai Verstappen melebar saat melakukan overtake di tikungan keempat. Posisi pertama pun kembali kepada Hamilton.

Namun, persaingan ini bukan yang paling dramatis di sejarah balapan Formula 1.

Skor Indonesia merangkum tiga persaingan lomba paling dramatis di Formula 1, beserta momen terbesar yang terjadi.

Ayrton Senna vs Alain Prost - GP Jepang 1989

Salah satu persaingan yang paling besar adalah duel antara Ayrton Senna vs Alain Prost yang terjadi pada tahun 1988 hingga 1990.

Senna dikenal sebagai pembalap dengan "bakat alami" dan melawan Prost yang disebut "Si Professor" karena dianggap jenius di masalah-masalah teknis.

Salah satu persaingan kedua pembalap yang paling seru terjadi pada GP Jepang 1989. Bahkan keduanya terlibat insiden saat memperebutkan posisi terdepan.

Sebastian Vettel vs Mark Webber - GP Turki 2010

Sebastian Vettel dan Mark Webber juga terlibat persaingan pada F1 2010-2013, meski berada dalam satu tim.

Beberapa persaingan terekam di lintasan balap, termasuk GP Inggris 2010 dan GP Malaysia 2013.

Namun, duel Vettel vs Webber yang diingat di benak pecinta Formula 1 adalah kecelakaan insiden kedua pembalap pada GP Turki 2010.

Lewis Hamilton vs Nico RosbergGP Barcelona 2016

Sebelum Max Verstappen, Lewis Hamilton juga bersaing dengan rekan setimnya di Mercedes yang juga juara dunia, Nico Rosberg.

Persaingan keduanya intensif sejak 2014 hingga 2016. Salah satu insiden pertama yang disebut menyebabkan ketegangan atas keduanya adalah kualifikasi GP Monaco 2014.

Namun, insiden besar yang menandai persaingan Hamilton dan Rosberg terjadi pada 2016, saat insiden tabrakan di GP Barcelona.

Ikuti juga InstagramFacebook, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Formula 1 Lainnya:

F1 GP Bahrain 2021: Biarkan Hamilton Menang, Max Verstappen Lebih Baik Dapat Penalti

Hasil F1 GP Bahrain 2021: Sengit! Lewis Hamilton Menang usai Atasi Perlawanan Alot Max Verstappen

  • Sumber: F1
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Liga 1

    Kamis, 1 April 2021

    Starter Pemain Asing Liga Indonesia yang Pernah Mencicipi Liga Champions Eropa

    Daftar 11 pemain asing terbaik di Liga Indonesia yang pernah tampil di ajang Liga Champions Eropa.

    Olahraga Lain

    Kamis, 1 April 2021

    Kontestan MLB 2021 Bikin Presiden AS Meradang, Ternyata Ini Penyebabnya

    Di tengah pandemi Covid-19, Texas Rangers tak membatasi jumlah penonton saat menjamu Kansas City Royals di pembukaan MLB 2021.

    Esports

    Kamis, 1 April 2021

    Wannn Bicara Nasibnya Andai Sudah Tak Lagi Bersama EVOS Legends

    Wannn sudah tak membela tim EVOS Legends terhitung sejak laga menghadapi Geek Fam ID di MPL Indonesia Season 7.

    Terbaru

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Bos Ferrari Merendah, Sebut Masih Sulit Bersaing dengan Mercedes dan Red Bull

    Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menyebut belum saatnya Ferrari menandingi Mercedes dan Red Bull.

    Formula 1

    Kamis, 27 Januari 2022

    Perpanjang Kontrak hingga 2028, Singapura dan F1 Sepakat soal Balapan Ramah Lingkungan

    Formula 1 (F1) dipastikan menggelar balapan di Singapura hingga 2028 mendatang.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Max Verstappen Akui Dirinya Bukan Pembalap Sempurna

    Max Verstappen mengaku dirinya bukan pembalap sempurna meski berhasil menjuarai F1 2021.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Catat, Ini Jadwal Tes Pramusim F1 2022 di Barcelona dan Bahrain

    Agenda tes pramusim F1 2022 akhirnya diumumkan.

    Formula 1

    Rabu, 26 Januari 2022

    Bos Ferrari Puji Carlos Sainz Jr, Cepat Beradaptasi Sepanjang F1 2021

    Mattia Binotto memuji kemampuan belajar cepat Carlos Sainz Jr, terutama soal pemahaman power unit Ferrari di F1 2021.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Sambut F1 2022, Ferrari Gelar Tes 4 Hari di Fiorano

    Ferrari mengintensifkan persiapan jelang bergulirnya F1 2022 mulai Maret mendatang.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Direktur Teknis Mercedes Keluhkan Regulasi Baru di F1 2022

    Direktur Teknis Mercedes-AMG Petronas, James Allison, sedikit mengeluhkan perubahan regulasi di F1 2022

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Lewis Hamilton Sabet Hawthorn Trophy untuk Kali ke-11 dalam 15 Tahun

    Hawthorn Trophy merupakan penghargaan yang diberikan kepada pembalap F1 asal Persemakmuran Inggris tersukes setiap tahunnya.

    Formula 1

    Selasa, 25 Januari 2022

    Bos Red Bull Mengklaim Tidak Ada Noda, Max Verstappen Layak Juara

    Balapan F1 2021 sarat adegan dramatis. Bos Red Bull Christian Horner mengklaim gelar juara perdana Max Verstappen tidak ternoda oleh kontroversi di GP Abu Dhabi.

    Formula 1

    Senin, 24 Januari 2022

    Lakukan Perubahan Regulasi Mulai 2022, F1 Pernah Gagal pada 2009

    F1 melakukan perubahan regulasi mulai 2022 untuk meningkatkan aksi salip menyalip di lintasan.
    X